Awas, Ini Tanda-Tanda Tubuh Kelebihan Gula Darah

Awas, Ini Tanda-Tanda Tubuh Kelebihan Gula Darah

Halodoc, Jakarta – Pernah selalu merasa haus atau tubuh terasa lemas meski sudah mengonsumsi makanan? Hmm, barangkali hal ini menandai kalau gula darah dalam tubuhmu sedang meningkat. Awas, jangan anggap remeh kondisi ini, sebab gula darah yang meroket berkaitan dengan diabetes. Bahkan, bisa menyebabkan kerusakan saraf, pembuluh darah, dan bisa mengancam nyawa.

Normalnya kadar gula darah apabila dirinya memiliki kadar gula darah puasa lebih dari 126 miligram per desiliter (mg/dl) atau kadar gula darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl. Kadar gula darah yang meroket ini sering dialami pengidap diabetes. Penyebabnya bisa karena lupa atau tidak mengonsumsi obat penurun glukosa atau menyuntikkan insulin.

Nah, selain kedua obat tersebut, kurangnya aktivitas fisik, stres, infeksi, dan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, juga bisa jadi penyebab naiknya kadar gula darah.

Baca juga: 2 Cara Sederhana Menggendalikan Gula Darah

Ingat, kondisi ini enggak cuma mengintai pengidap diabetes saja, orang sehat yang enggak mengidap diabetes juga berisiko mengalami kondisi ini. Lalu, seperti apa gejala-gejalanya?

Kenali Gejala Gula Darah Tubuh Meningkat

1. Tubuh Terasa Lebih Lamban

Pernah merasa badan jadi lebih lamban dari biasanya? Awas, bisa jadi hal ini menandai tingginya kadar gula darah. Gula darah yang tinggi ini akan menimbulkan lonjakan insulin yang menimbulkan berbagai masalah pada tubuh. Salah satunya, energi jadi enggak stabil. Nah,ketika tubuhmu terlalu banyak mengonsumsi gula, level gula darah pun akan semakin tinggi, sehingga terjadilah pasang-surut energi.

2. Mengidam Makanan atau Minuman Manis

Merasa sulit berhenti ketika sedang mengasup makanan atau minuman manis? enggak usah heran. Kata ahli dalam buku The Sugar Detox: Lose Weight, Feel Great and Look Years Younger, semakin banyak gula yang kamu konsumsi, maka semakin bertambah pula keinginanmu untuk mengonsumsinya. Hal ini bukan disebabkan karena kurangnya gula darah atau selera seseorang. Namun, Si Manis memang bisa membuat seseorang ketagihan karena kandungan yang terdapat di dalamnya.

Baca juga: Adakah Pengaruh Puasa Terhadap Kadar Gula Darah?

3. Kelaparan

Pada dasarnya, kondisi diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama bisa mengacaukan kadar glukosa. Inilah yang bisa menimbulkan siklus kelaparan di saat tubuh sedang mencoba mengembalikan kadar gula darah ke kondisi normal. Kadar glukosa yang rendah memang bisa membuat nafsu makan seseorang meningkat, tapi kadar gula darah yang tinggi juga demikian. Melansir Self, kata ahli dari Mount Sinai School Medicine, seseorang akan sulit merasakan rasa kenyang ketika kadar gula darahnya melonjak.

4. Timbulnya Masalah Kulit

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan sederet masalah bagi kulit. Menurut ahli dari Washington Institute of Dermatologic Laser Surgery, Amerika Serikat, seperti dilansir Self, sebagian orang memiliki kesensitifan yang berbeda-beda terhadap lonjakan insulin. Nah, melonjaknya insulin inilah yang memicu hormon lainnya yang bisa menimbulkan masalah kulit. Contoh paling sederhananya adalah pertumbuhan jerawat.

Gejala Lainnya dan Efek yang Ditimbulkan

Cek laboratorium memang menjadi cara terjitu untuk memastikan level gula darah dalam tubuh. Namun, melonjaknya gula darah juga bisa menimbulkan beberapa gangguan fisik. Nah, berikut tanda-tanda bila kadar gula darah tubuh melonjak.

  • Mudah merasa lelah dan mengantuk.

  • Sering merasa haus.

  • Kulit gatal dan kering.

  • Berat badan turun.

  • Penglihatan menjadi buram.

  • Frekuensi urin meningkat, terutama pada malam hari.

  • Berat badan turun, tapi nafsu makan bertambah.

  • Sulit berkonsentrasi.

  • Sakit kepala.

Baca juga: Cegah Diabetes dengan Cara Ini

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!