Begini Cara Mengatasi Sembelit Saat Puasa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Begini Cara Mengatasi Sembelit Saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Sembelit adalah keluhan umum saat puasa. Pada kebanyakan kasus, sembelit saat puasa disebabkan karena usus besar menyerap terlalu banyak air dari makanan yang ada di usus besar. Semakin lambat makanan bergerak melalui saluran cerna, semakin banyak air yang diserap usus besar. Hal ini membuat feses menjadi kering sehingga frekuensi buang air besar (BAB) menjadi berkurang.

Baca Juga: Sering Diabaikan, Sembelit Bisa Jadi Pertanda Gonore

Ketahui Penyebab Sembelit Saat Puasa

Kebutuhan BAB tiap orang berbeda-beda. Secara umum, seseorang dikatakan mengidap sembelit jika sudah lebih dari tiga hari tidak BAB. Pasalnya setelah tiga hari, struktur feses menjadi lebih keras dan semakin sulit dikeluarkan. Lantas, apa saja penyebab sembelit saat puasa?

1. Kurang Serat

Puasa mengubah pola makan. Hal ini membuat sebagian orang makan "sembarangan" asal kenyang. Salah satu sumber makanan yang sering luput dari menu sahur dan berbuka adalah serat. Serat berfungsi meningkatkan kemampuan gerak peristaltik usus. Serat juga membuat dinding usus lebih mengembang, sehingga sisa makanan bisa tercerna dengan baik.

2. Kurang Minum

Sebagian orang masih bingung cara memenuhi kebutuhan cairan saat puasa. Kebanyakan orang sekadar minum saat rasa haus hilang dan berharap selama puasa tidak muncul tanda dehidrasi.

Tanpa disadari, kurang minum saat puasa bisa memicu sembelit. Alasannya karena air berperan dalam melarutkan zat-zat makanan dan mengangkut sisa makanan ke dalam sistem pembuangan tubuh. Ketika tubuh dehidrasi, sisa makanan sulit terbawa ke sistem pembuangan tubuh sehingga menyebabkan sembelit.

3. Banyak Konsumsi Makanan Berlemak

Misalnya gorengan. Makanan ini banyak disajikan sebagai menu berbuka karena selain murah, gorengan juga terasa lezat dan cukup mengenyangkan. Padahal tanpa disadari, terlalu banyak konsumsi gorengan dan makanan berlemak lain memicu sembelit karena makanan berlemak tinggi sulit dicerna oleh usus.

Baca Juga: Tips Atasi Sakit Perut Karena Kekenyangan Sehabis Buka Puasa

Cara Mengatasi Sembelit Saat Puasa

Sembelit saat puasa tentu tidak mengenakkan. Penyakit ini tidak hanya membuat pengidapnya jarang BAB, tapi menimbulkan gejala yang bikin tidak nyaman. Misalnya feses kering, perut terasa penuh, sakit perut, hingga BAB berdarah. Apabila kondisi ini sedang kamu alami, atasi dengan cara berikut:

  • Konsumsi makanan berserat saat sahur, berbuka, atau makan malam. Misalnya serat yang berasal dari buah dan sayuran.
  • Penuhi kebutuhan cairan saat puasa, setidaknya delapan gelas per hari. Aturannya dua gelas air putih saat sahur, dua gelas air putih saat berbuka, dan empat gelas air putih saat makan malam.
  • Batasi atau hindari konsumsi makanan berlemak tinggi (seperti gorengan) dan produk olahan susu.
  • Minum kafein boleh karena dapat memicu rasa ingin BAB, namun jangan berlebihan karena meningkatkan asam lambung.
  • Olahraga untuk melancarkan saluran cerna, setidaknya 15-30 menit per hari. Kamu bisa olahraga menjelang waktu berbuka agar tidak kelelahan.
  • Hindari menunda keinginan buang air besar. Kebiasaan ini juga bisa memicu sembelit.

Baca Juga: 5 Tips untuk Mencegah Sembelit

Itulah penyebab dan cara mengatasi sembelit saat puasa. Kalau kamu punya keluhan serupa saat menjalani puasa, jangan ragu berbicara dengan dokter Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!