• Home
  • /
  • Begini Prosedur Tes Urine untuk Deteksi Narkoba dalam Darah

Begini Prosedur Tes Urine untuk Deteksi Narkoba dalam Darah

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
prosedur tes urine, tes urine untuk cek narkoba,  tes toksikologi,skrining toksikologi

Halodoc, Jakarta - Kabar ditangkapnya selebriti karena kedapatan menggunakan narkoba mungkin sudah tidak asing lagi. Mereka dinyatakan melakukan penyalahgunaan narkoba setelah pihak kepolisian melaporkan hasil tes urine mereka yang hasilnya positif. Namun, pernahkah kamu ingin tahu cara kerja dan prosedur dari tes urine untuk deteksi narkoba ini? 

Untuk mendeteksi apakah seseorang menggunakan narkoba, maka laboratorium forensik melakukan sebuah tes yakni tes toksikologi atau skrining toksikologi. Tes ini merupakan tes untuk mengecek kadar narkoba dalam tubuh. Tes ini mengecek kandungan obat-obatan atau bahan kimia seperti narkoba. Namun, tes ini tidak hanya bisa dilakukan pada urine, melainkan juga pada darah dan air liur. Bagaimana prosedurnya? Ini ulasannya.

Baca juga: Begini Prosedur Tes Urine untuk Mendiagnosis Diabetes

Prosedur Tes Urine untuk Deteksi Narkoba

Obat-obatan seperti narkoba dapat masuk ke sistem tubuh dengan ditelan, dihirup, suntikan, atau diserap melalui kulit. Melalui tes toksikologi, mereka bisa dideteksi keberadaannya. Kamu memerlukan untuk melakukannya di rumah sakit, dan prosedur yang dilakukan, yaitu: 

  • Kamu akan menerima cangkir spesimen dari petugas yang melakukan tes;
  • Kamu harus meninggalkan dompet, tas kerja, atau barang-barang lainnya di ruangan lain saat mengikuti tes dan kamu harus memastikan bahwa kamu telah mengosongkan kantong;
  • Pada kasus yang jarang terjadi, perawat atau teknisi dengan jenis kelamin yang sama akan menemani ke kamar mandi untuk memastikan kamu mengikuti semua prosedur pengujian. Mereka akan menjelaskan alasan mereka harus mengawasinya; 
  • Bersihkan area genital dengan kain lembab yang disediakan oleh teknisi;
  • Buanglah air kecil ke dalam cangkir, dan kamu memerlukan untuk menghasilkan setidaknya 45 mililiter untuk sampel;
  • Setelah selesai buang air kecil, tutup gelas dan bawalah ke petugas; 
  • Suhu sampel diukur untuk memastikan bahwa ia dalam kisaran yang diharapkan;
  • Setelah itu, kamu dan petugas harus melakukan kontak visual dengan spesimen urin setiap saat agar sampel urine kamu tidak terkontaminasi oleh benda-benda lain seperti tisu toilet, feses, darah atau rambut. Pengawasan ini dilakukan sampai sempel disegel dan dikemas untuk pengujian.

Baca juga: 20 Tahun Pakai Narkoba, Ini Dampaknya pada Tubuh

Apa Saja Tujuan Dilakukan Tes Urine?

Berdasarkan tujuannya, berikut ini alasan dilakukannya tes urine atau tes toksikologi:

  • Untuk keperluan penelitian, misalnya untuk mengetahui apakah kasus overdosis obat-obatan tertentu menyebabkan gejala yang membahayakan nyawa, kehilangan kesadaran hingga perilaku aneh. Biasanya, ini dilakukan 4 hari setelah obat dimakan.
  • Untuk melihat penggunaan obat-obatan terlarang yang meningkatkan kemampuan atlet, seperti steroid.
  • Untuk mengecek penggunaan narkoba di tempat kerja atau untuk proses rekrutmen. Tes ini dilakukan di tempat kerja pengemudi bus, taksi, hingga orang-orang yang bekerja di penitipan anak.
  • Untuk kepentingan rencana pengobatan/penyelamatan. Mirip dengan poin pertama, skrining obat dalam urine dan darah bisa dilakukan pada orang-orang yang mengalami overdosis obat (tidak selalu overdosis obat terlarang).

Tes toksikologi dapat mengenali hingga 30 jenis obat-obatan dalam satu kali tes. Jenis obatnya pun tidak terbatas untuk golongan narkotika saja. Tes ini mampu mendeteksi residu obat resmi untuk keperluan pengobatan medis, misalnya aspirin, vitamin, suplemen, bahkan mendeteksi kandungan alkohol dalam darah. 

Baca juga: Kecanduan Narkoba Berdampak pada Fungsi Otak

Jika kamu ingin tahu lebih banyak mengenai prosedur dilakukannya tes urine, kamu bisa chat dokter di Halodoc untuk menanyakannya. Dokter di Halodoc akan memberikan informasi kesehatan yang kamu butuhkan.

 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Urine Drug Test.
National Health Services UK. Diakses pada 2019. What to Know About Urine Drug Screening.