Benarkah Berjemur di Pagi Hari Bisa Atasi Biduran?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Benarkah Berjemur di Pagi Hari Bisa Atasi Biduran?

Halodoc, Jakarta - Beberapa orang mungkin saja mengalami reaksi tertentu ketika mengalami suatu hal, sehingga mengalami munculnya bentol. Salah satu gangguan pada kulit yang dapat terjadi adalah biduran. Selain bentol, hal ini juga terlihat berwarna merah dan terasa gatal ketika menyerang.

Gangguan ini dapat terjadi di seluruh bagian tubuh dan menyerang secara tiba-tiba. Selain itu, beberapa orang beranggapan apabila berjemur dapat atasi biduran. Apakah hal tersebut benar adanya? Untuk mengetahui hal tersebut, berikut ulasan lengkapnya!

Baca juga: Biduran, Alergi atau Sakit Kulit?

Dapatkah Biduran Diatasi dengan Berjemur di Pagi Hari?

Biduran adalah suatu kondisi yang menyebabkan ruam dan gatal pada permukaan kulit disebabkan oleh beberapa hal. Umumnya, gangguan ini terjadi karena gigitan serangga atau alergi. Ruam yang terjadi jika tidak segera diatasi dapat menyebar ke bagian tubuh lain yang akhirnya seluruh tubuh mengalaminya.

Apakah biduran yang terjadi dapat diatasi dengan terkena sinar matahari di pagi hari? Hal yang harus kamu tahu adalah salah satu penyebab biduran pada beberapa orang adalah sinar matahari. Maka dari itu, kamu tidak dapat mengatasinya, serta mungkin saja memperparah gangguan yang terjadi.

Gangguan yang disebut juga dengan biduran atau urtikaria surya ini dapat menyerang semua orang dengan usia berapa pun, walaupun paling sering terjadi pada seseorang dengan usia 20-40 tahun. Kelainan pada kulit ini terbilang penyakit yang jarang terjadi dan juga dapat menyebabkan gangguan ketika pakaiannya terlalu tipis.

Biduran surya ini terjadi karena respons spesifik yang disebabkan oleh sinar ultraviolet (UV) dikandung oleh sinar matahari. Biduran tersebut terjadi karena reaksi antara radiasi UV dengan sejenis bahan kimia di dalam tubuh, yang disebut juga fotoalergen. Namun, bahan kimia tersebut masih belum teridentifikasi.

Walau begitu, terdapat juga gangguan pada kulit yang menimbulkan biduran disebabkan oleh panas. Jika kelainan ini dibiarkan tanpa perawatan, kamu mungkin mengalami rasa sakit, merasakan kesengsaraan, hingga rasa malu. Dengan begitu, ada baiknya kamu segera melakukan pemeriksaan terhadap penyakit tersebut dan segera mengatasinya.

Jika kamu masih mempunyai pertanyaan terkait biduran, tanyakan saja pada dokter di Halodoc. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc untuk mendapatkan fitur tersebut. Selain itu, kamu dapat menggunakan fitur lain, seperti membeli obat di apotek terdekat dari rumah sekitarmu.

Baca juga: 4 Cara Ampuh Atasi Gatal Biduran

Cara Mengatasi Biduran yang Timbul karena Sinar Matahari

Jika kamu mengalami biduran disebabkan oleh kandungan sinar UV yang dihasilkan oleh matahari, maka beberapa pengobatan dapat dilakukan untuk mengatasinya. Berikut beberapa cara agar penyakit tersebut tidak kunjung kambuh:

  1. Antihistamin

Obat ini disebutkan dapat membantu untuk mengatasi ruam dan dapat mengurangi kemerahan, dan gatal-gatal. Antihistamin adalah cara terbaik untuk mengobati biduran karena matahari dalam jangka pendek karena dapat memberikan bantuan cepat untuk mengatasi gejala utama. Namun, mereka tidak membantu mencegah terjadinya reaksi alergi pada kulit.

  1. Desensitisasi

Hal ini juga dapat menjadi perawatan jangka panjang sekaligus pencegahan terhadap reaksi alergi pada kulit. Cara ini dilakukan dengan serangkaian paparan sinar UV agar menurunkan kepekaannya. Tidak lama setelah itu, kamu dapat mencegah ruam yang berkembang karena cahaya atau menekan gangguan yang mungkin terjadi.

Baca juga: Tidak Kena Air Bisa Jadi Obat Biduran Ampuh?

  1. Imunosupresi

Kamu juga dapat mengonsumsi imunosupresi yang dapat menekan respons imun terhadap reaksi kulit untuk meminimalisir produksi histamin. Walau begitu, obat ini memiliki efek samping lain jika digunakan. Maka dari itu, penggunaannya hanya bersifat jangka pendek dan hanya digunakan untuk kasus yang parah.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. What to know about solar urticaria
Health Line. Diakses pada 2019. Solar Urticaria