• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Rutin Makan Pepaya Bisa Menyembuhkan Wasir?

Benarkah Rutin Makan Pepaya Bisa Menyembuhkan Wasir?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya perhatikan asupan dan nutrisi yang dikonsumsi setiap harinya. Kekurangan serat dalam tubuh dapat sebabkan kamu mengalami konstipasi atau sembelit. Sembelit yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan wasir atau ambeien. 

Baca juga: 5 Kebiasaan untuk Mencegah Wasir

Wasir atau ambeien terjadi ketika ada pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah pada usus besar bagian akhir. Umumnya, wasir dapat dialami oleh siapa saja dan menyebabkan pengidapnya mengalami rasa tidak nyaman hingga perdarahan saat buang air besar. Benarkah mengonsumsi pepaya dapat mengatasi wasir?

Buah Pepaya Dapat Mencegah Wasir

Adanya peningkatan aliran darah di dalam atau di sekitar anus menjadi faktor pemicu utama. Adanya tekanan ini yang menyebabkan pembuluh darah di sekitar anus mengalami pembengkakan hingga peradangan. Dilansir Healthline, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mengalami wasir, seperti rutin mengangkat beban, memiliki kelebihan berat badan, menjalani kehamilan, dan mengalami diare terus-menerus.

Sembelit atau konstipasi yang dialami dalam waktu yang cukup lama dan tidak diatasi dapat meningkatkan risiko wasir. Lalu, benarkah pepaya dapat mengatasi wasir? Melansir Medical News Today, pepaya mampu mencegah sembelit atau konstipasi yang dialami. Hal ini sebabkan kandungan papain, serat, dan kandungan air yang cukup tinggi dalam buah pepaya baik untuk kesehatan pencernaan sehingga terhindar dari sembelit.

Makan buah pepaya memang mampu mencegah wasir namun tidak dapat mengatasi wasir yang sudah terjadi. Jika wasir sudah terjadi, buah pepaya hanya membantu untuk melancarkan pencernaan sehingga wasir yang dialami tidak semakin memburuk. Tanyakan pada dokter tentang penanganan yang harus dilakukan ketika mengalami wasir. Kamu bisa bertanya langsung dengan dokter melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Gejala dari Penyakit Wasir yang Sering Diabaikan

Kenali Gejala Wasir

Melansir National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, wasir dapat kamu kenali dengan beberapa gejala yang kerap muncul, seperti gatal, iritasi, dan alami pembengkakan pada sekitar anus.

Tidak hanya itu, pengidap wasir umumnya mengalami benjolan dengan posisi menggantung pada anus dan pada kondisi yang belum terlalu parah, benjolan dapat masuk pada anus setelah selesai melakukan buang air besar

Perdarahan tanpa rasa nyeri juga dialami pengidap wasir yang ditandai dengan munculnya darah yang menetes dari dubur. Kamu juga bisa melihat tanda dari feses yang keluar, misalnya feses yang kerap keluar tanpa adanya tekanan atau muncul lendir setelah BAB selesai.

Cara Mengatasi Wasir

Wasir dapat diatasi dengan pengobatan mandiri di rumah atau pengobatan secara medis. Pengobatan di rumah dapat kamu lakukan dengan mengubah pola makan dan perilaku buang air besar. Sebaiknya perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat untuk membuat feses dalam pencernaan menjadi lebih lunak. 

Serat yang tercukupi membuat kebiasaan BAB menjadi lebih lancar. Jadi, jangan lupa untuk perbanyak mengonsumsi buah dan sayuran untuk mencukupi kebutuhan serat dalam tubuh.

Selain itu, jangan menahan atau menunda keinginan untuk buang air besar. Kebiasaan ini akan membuat feses menjadi lebih keras. Hindari juga mengejan karena dapat memperparah wasir yang kamu alami.

Baca juga: Apakah Pengidap Wasir Harus Dioperasi?

Namun, jika kondisi ini tidak dapat mengatasi wasir yang kamu alami, tentunya pengobatan secara medis perlu dilakukan. Kamu dapat mengunjungi rumah sakit terdekat untuk memastikan kesehatan kamu dan menjalankan pengobatan yang perlu dilakukan, misalnya prosedur medis dengan operasi atau tanpa operasi.

Referensi:
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2020. Hemorrhoids
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to Know About Hemorrhoids
Medical News Today. Diakses pada 2020. What Are The Health Benefits of Papaya?
Healthline. Diakses pada 2020. 8 Evidence Based Health Benefits of Papaya