Berapa Banyak Identitas yang Muncul pada Kepribadian Ganda?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Berapa Banyak Identitas yang Muncul pada Kepribadian Ganda?

Halodoc, Jakarta - Pada orang yang memiliki gangguan kepribadian ganda, ada 2 atau lebih kepribadian yang ada di dalam dirinya, yang masing-masing berdiri sendiri. Gangguan ini biasanya terjadi karena kekerasan fisik, emosional, atau seksual berulang yang dialami pada masa kecil. Lalu, sebenarnya ada berapa banyak identitas atau kepribadian yang dapat muncul pada pengidap gangguan kepribadian ganda?

Gangguan ini juga dikenal dengan sebutan gangguan identitas disosiatif (dissociative identity disorder). Sebenarnya, sebagian orang pernah mengalami disosiatif ringan, misalnya melamun atau hilang arah ketika sedang mengerjakan sesuatu. Namun, kepribadian ganda adalah bentuk dari gangguan disosiatif yang sudah berat.

Orang yang memiliki kepribadian ganda kadang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki kelainan. Salah satu tanda dan gejala yang dapat menandakan bahwa seseorang memiliki ciri kepribadian ganda adalah perasaan seperti dirasuki ketika kepribadian akan berganti, beberapa orang menggambarkan kondisi ini seperti kesurupan.

Baca juga: Mitos dan Fakta Kepribadian Ganda

Banyaknya kepribadian yang muncul dalam diri seseorang merupakan respons adaptif terhadap rasa sakit, takut, dan trauma yang luar biasa. Hal ini mirip dengan mekanisme pertahanan diri.

Masing-masing kepribadian pada gangguan kepribadian ganda memiliki identitas berbeda satu sama lain. Setiap kepribadian memiliki pola pikir, cara berbicara, perilaku, jenis kelamin, dan usia yang berbeda. Masing-masing kepribadian dapat memegang kendali penuh atas tubuh si pengidap secara bergantian. 

Identitas yang Muncul pada Kepribadian Ganda Bisa Sampai Ratusan

Meski berlabel ‘ganda’, seorang pengidap gangguan kepribadian ganda tidak hanya mampu memunculkan 2 kepribadian saja. Mungkin jika pernah membaca buku berjudul 24 Wajah Billy (24 Faces of Billy), yang diangkat dari kisah nyata yang berhasil menggemparkan dunia pada tahun 1970-an, anggapan kamu mengenai gangguan kepribadian ini akan berbeda.

Dalam buku tersebut, diceritakan seseorang bernama William Stanley Milligan alias Billy Milligan, pria asal Amerika Serikat yang mengidap gangguan kepribadian ganda dan punya 24 identitas berbeda. Masing-masing kepribadian Milligan punya usia, jenis kelamin, latar belakang budaya, dan profesi atau keahlian yang berbeda.

Beberapa di antaranya yang paling terkenal adalah Adalana (wanita lesbian yang pemalu, kesepian, dan haus akan cinta), Artur (pria asal Inggris yang pintar ilmu biologi dan kedokteran), Christene (anak perempuan berusia tiga tahun), Allen (motivator dan ahli melukis wajah), dan Swan (tuna rungu).

Baca juga: 5 Gangguan Kepribadian dengan Rasa Cemas Berlebihan

Seperti kisah Milligan, mungkin pada awalnya gangguan kepribadian ini rata-rata bisa memunculkan 2-4 karakter berbeda. Namun, seiring berjalannya waktu, seseorang dengan penyakit kepribadian ganda bisa memiliki sampai lebih dari 100 kepribadian yang berbeda. Berapa banyak yang muncul akan tergantung dari pemicu dan tingkat keparahan kondisinya.

Bisakah Kepribadian Ganda Disembuhkan?

Sejauh ini belum ada pengobatan khusus yang dapat menyembuhkan gangguan kepribadian ganda secara total. Penanganan yang dianjurkan untuk gangguan ini umumnya adalah kombinasi terapi psikologis, yaitu psikoterapi, terapi perilaku, disertai dengan pemberian obat-obatan. 

Karena gangguan kepribadian ganda ini sering kali disertai adanya masalah kejiwaan lain, seperti depresi dan kecemasan, obat antidepresan dan obat penenang mungkin akan diresepkan untuk mengontrol gejala.

Respons masing-masing orang dengan kepribadian ganda berbeda-beda. Meski begitu, umumnya terapi dapat membantu menangani gejala jika dilakukan secara rutin. Terapi juga berperan untuk mencegah munculnya masalah psikologis dan perilaku terkait gangguan kepribadian ganda.

Baca juga: Apakah Olahraga Dapat Meminimalisir Gangguan Kepribadian?

Sebab, orang dengan kepribadian ganda mungkin akan kesulitan dalam menjaga hubungan dengan orang-orang di sekitarnya, dapat menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain, atau menyalahgunakan obat-obatan. Terapi yang akan dijalani oleh pengidap akan berfokus agar mereka nyaman berhubungan dengan orang lain dan mencegah hal-hal berbahaya yang mungkin dilakukan.

Itulah sedikit penjelasan tentang gangguan kepribadian ganda. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!