25 February 2019

Biduran Pada Anak? Ini Faktor Penyebabnya

biduran

Halodoc, Jakarta - Selain terasa gatal, ruam pada anak juga bisa terasa perih atau menyengat. Ruam ini bisa muncul pada seluruh tubuh Si Kecil, termasuk pada wajah, lidah, tenggorokan, telinga, dan bibir. Gejala yang dialami, bisa berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari. Ibu, yuk cari tahu faktor penyebab biduran pada Si Kecil!

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Alergi yang Sering Dialami Anak

Ibu, Ini yang Dimaksud Biduran pada Anak

Biduran punya nama medis, yaitu urtikaria. Kondisi ini merupakan reaksi kulit yang ditandai dengan bilur yang menonjol keluar kulit berwarna merah atau putih dan terasa gatal. Bilur ini bisa muncul di salah satu bagian tubuh atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ukurannya juga bisa berbeda-beda pada setiap orang. Biduran bukan merupakan kondisi yang berbahaya, tapi bisa membuat Si Kecil merasa tidak nyaman saat tidur karena sensasi rasa gatal yang muncul.

Si Kecil Mengidap Biduran? Ini Gejala yang Ditimbulkan!

Bilur-bilur yang muncul ini biasanya akan sangat terasa gatal. Bilur ini juga mempunyai ukuran dan lokasi yang berbeda-beda. Gejala umum jika Si Kecil mengidap biduran ditandai dengan:

  • Sensasi rasa gatal yang amat sangat.

  • Ruam berwarna merah atau putih.

  • Adanya bekas luka pada wajah, badan, kaki, atau lengan.

  • Bilur atau ruam ini berbentuk oval atau panjang seperti cacing.

Gejala di atas bisa sering kambuh dan terjadi secara tiba-tiba. Gejala yang kambuh bisa berlangsung selama berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun. Ruam atau bilur ini bisa muncul karena beberapa faktor pemicu, antara lain kondisi suhu udara yang panas, dan stres.

Baca juga: 4 Alergi Kulit yang Bisa Terjadi pada Bayi

Si Kecil Mengidap Biduran? Ini Penyebabnya

Biduran pada Si Kecil terjadi akibat paparan suatu alergen. Sumber utama alergen pada anak biasanya adalah obat dan makanan. Nah, biduran yang timbul merupakan respon dari sistem kekebalan tubuh yang merespon suatu zat yang dianggap beracun oleh tubuh.

Selain itu, bilur bisa muncul karena dipicu oleh tingginya kadar histamin dan senyawa kimia lain yang dilepaskan oleh lapisan bawah kulit, sehingga menyebabkan pembengkakan jaringan. Histamin juga bisa menyebabkan bocornya cairan plasma dari pembuluh darah, sehingga terjadi penumpukan cairan. Kelebihan cairan ini juga bisa menyebabkan kulit membengkak dan terasa gatal.

Beberapa hal lain yang bisa jadi pemicu terjadinya biduran pada Si Kecil, yaitu paparan udara yang ekstrem, digigit serangga, obat-obatan tertentu, atau infeksi seperti influenza.

Baca juga: Biduran, Alergi atau Penyakit?

Si Kecil Mengidap Biduran, Ini Penanganannya!

Jika Si Kecil mengidap kondisi ini, hindari menggaruk kulit yang gatal, jangan memakai sabun mandi yang mengandung bahan kimia yang keras, gunakan pakaian yang ringan dan longgar, serta usahakan agar ruam pada kulit tetap dalam kondisi dingin guna membantu menenangkan kulit. Kasus biduran pada Si Kecil biasanya ringan dan bisa sembuh dalam dua hari. Penanganan atau pengobatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan faktor penyebab yang dialami.

Ibu, segera diskusikan dengan dokter jika biduran tidak juga hilang dalam waktu 48 jam, Si Kecil merasa pusing, mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas, serta merasa lidah atau tenggorokannya membengkak. Ibu mau bertanya seputar masalah kesehatan anak? Ibu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, ibu juga bisa membeli obat yang sedang dibutuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!