Agar Tak Pelit, 4 Cara Ajarkan Si Kecil untuk Berbagi

Agar Tak Pelit, 4 Cara Ajarkan Si Kecil untuk Berbagi
IBU & ANAK 12 April 2018

Halodoc, Jakarta – Jika Si Kecil masih balita, ibu enggak perlu heran jika ia cenderung “pelit” untuk berbagi. Ini adalah hal yang normal. Sebab berbagi adalah konsep yang perlu dipelajari. Meski enggak mudah, ibu tetap bisa lho mengajarkan Si Kecil tentang konsep berbagi. Bagaimana caranya? Simak tips mengajarkan untuk berbagi berikut ini, yuk. (Baca juga: 3 Tips Agar Si Kecil Minta Maaf Sungguh-sungguh)

1. Perhatikan Pilihan Kata

Pilihan kata yang bisa ibu gunakan untuk mengajarkan Si Kecil tentang konsep berbagi adalah “pinjam”, “gantian”, dan “giliran”. Misalkan, “Adik, pinjam mainannya sebentar, ya”, “Sekarang giliran adik kamu yang main, gantian ya sayang”, dan contoh lainnya. Agar Si Kecil lebih paham, ibu bisa menjelaskan kepadanya tentang siapa pemilik mainan tersebut. Jelaskan juga pada Si Kecil kalau ia harus meminjam dan mengembalikan mainan yang bukan miliknya. Hal ini dilakukan agar Si Kecil terbiasa dengan konsep dalam berbagi, seperti meminjamkan, meminjam, dan mengembalikan.

2. Jadi Contoh

Anak-anak cenderung belajar dari meniru perilaku orang lain di sekitarnya. Karena itulah mereka disebut sebagai peniru ulung. Kabar baiknya, kondisi ini bisa ibu manfaatkan untuk mengajarkan Si Kecil tentang konsep berbagi sejak dini. Ibu hanya perlu menunjukkan perilaku berbagi di depan Si Kecil. Misalkan ibu berbagi makanan dengan anggota keluarga, “Ibu bagikan kue ini untuk adik, kakak, dan ayah ya, biar kita bisa menikmati makanan ini bersama-sama”.

(Baca juga: 5 Cara Didik Anak Agar Cepat Mandiri)

3. Ajak Si Kecil Play Date

Play date adalah acara bermain bersama yang dihadiri oleh dua anak atau lebih. Biasanya, play date dilakukan di taman bermain atau tempat lain yang ramah anak. Momen play date ini bisa ibu manfaatkan untuk mengajarkan Si Kecil tentang konsep berbagi. Misalkan dengan menyiapkan mainan yang boleh dan tidak boleh dipinjam oleh teman saat play date, memberi tahu Si Kecil untuk meminjam barang orang lain sebelum menggunakannya, dan meyakinkan Si Kecil bahwa mainannya yang dipinjam akan dikembalikan oleh temannya. Hal ini akan mengajarkan padanya bahwa bermain bersama dan berbagi itu menyenangkan. Jika Si Kecil menolak, ibu enggak usah memaksanya dan Ibu bisa melakukannya dilain waktu.

4. Puji keberhasilannya

Saat Si Kecil sudah mengerti dan menerapkan konsep berbagi, jangan lupa untuk memberikannya pujian. Sebab pujian bisa memotivasi Si Kecil untuk terus melakukan perilaku positif tersebut, misalkan “Ibu senang adik mau meminjamkan mainan kepada kakak. Adik anak yang baik”. Ini dibuktikan dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Child Development. Studi tersebut menyebutkan bahwa pujian diberikan agar anak fokus terhadap usahanya untuk meraih sesuatu.

Selama Si Kecil berada di fase pertumbuhan dan perkembangan, jangan lupa untuk perhatikan kondisi kesehatan Si Kecil ya, bu. Jika Si Kecil sakit, sekarang ibu enggak perlu lagi repot ke luar rumah untuk membelikan Si Kecil obat/vitamin. Ibu bisa memanfaatkan fitur Pharmacy Delivery atau Apotik Antar di aplikasi Halodoc. Ibu hanya tinggal pesan obat/vitamin yang dibutuhkan Si Kecil melalui aplikasi Halodoc dan pesanan ibu akan diantar dalam satu jam. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. (Baca juga: Timbang-menimbang Pola Asuh Untuk Anak)


Rekomendasi Artikel

KEHAMILAN

20 July 2018

Banyak yang bilang kalau makan terong saat hamil itu enggak boleh. Padahal, seorang ahli gizi menyebutkan, mak...

Selengkapnya

KEHAMILAN

20 July 2018

Mengonsumsi mangga saat hamil ada manfaat dan risikonya. Simak penjelasan tentang manfaat dan risiko makan man...

Selengkapnya

DIET & NUTRISI

20 July 2018

Oatmeal bukan sekadar untuk diet, tapi menyehatkan. Berikut adalah lima manfaat oatmeal yang perlu diketahui....

Selengkapnya