Alasan Kenapa Banyak Wanita Kena Insomnia

4 Alasan Kenapa Banyak Wanita Kena Insomnia
KECANTIKAN 13 February 2018

Halodoc, Jakarta – Sudah larut malam, tapi kenapa enggak bisa tidur? Mungkin kamu mengalami insomnia, yakni gangguan tidur yang bisa menyebabkan kamu kesulitan tidur dan mempertahankan tidur. Akibatnya, orang dengan insomnia pun sering tidur pada larut malam sekali. Atau pun akan terbangun di tengah tidurnya dan sulit kembali terlelap. Akibat dari pola tidur yang kacau ini, maka tidak heran jika orang yang mengidap insomnia ini jadi kelelahan keesokan harinya.

Wanita Lebih Banyak Terkena Insomnia

Nyatanya, kaum Hawa lebih banyak yang terkena insomnia dibandingkan kaum Adam. Hal ini diketahui dari survei yang dilakukan oleh National Sleep Foundation pada tahun 2015. Hormon adalah tersangka utama yang menyebabkan para perempuan umum terkena insomnia. Misalnya saja, menstruasi, kehamilan, dan menopause membuat fluktuasi hormon estrogen dan progesteron sehingga memengaruhi pola tidur. Nah, berikut ini adalah 4 alasan kenapa banyak perempuan terkena insomnia:

1. Sindrom Pramenstruasi (PMS)

Enggak hanya bikin mood naik turun, tapi PMS juga bisa bikin insomnia, lho. Survei yang dilakukan oleh National Sleep Foundation tahun 2007 menemukan bahwa 33 persen wanita yang sedang PMS mengalami kesulitan tidur. Dikutip melalui WebMD, insomnia saat PMS disebabkan karena fluktuasi kadar hormon estrogen dan progesteron pada fase menstruasi, folikular (fase hari pertama periode menstruasi dimulai dan berakhir segera setelah ovulasi terjadi), ovulasi, dan luteal (fase setelah ovulasi). Nah, saat PMS atau di fase luteal, kadar estrogen dan progesteron menurun drastis sehingga menyebabkan wanita mengalami kesulitan tidur atau insomnia.

2. Kehamilan

Sama halnya dengan fase PMS, kehamilan juga menyebabkan perubahan hormon yang memicu insomnia. Sebuah studi yang dilakukan di Spanyol menyebutkan bahwa 64 persen wanita hamil mengalami insomnia pada trimester tiga kehamilan. Selain perubahan hormon, kesulitan ibu hamil mencari posisi nyaman saat tidur, sering terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil atau kaki terasa kram, dan rasa cemas menuju persalinan juga dapat memicu terjadinya insomnia pada ibu hamil.

3. Menopause

Di fase menopause, wanita juga akan mengalami perubahan hormon, seperti menurunnya hormon estrogen dan progesteron serta naiknya adrenalin. Penurunan hormon estrogen dan progesteron inilah yang memicu terjadinya insomnia pada wanita saat menopause.

4. Multitasking

Salah satu keahlian yang dimiliki banyak para wanita adalah multitasking. Hal ini karena wanita cenderung dapat melakukan banyak hal, seperti mengurus anak, suami, rumah, pekerjaan, dan kehidupan sosialnya. Meskipun multitasking termasuk keahlian yang baik, namun hal ini juga dapat menjadi penyebab insomnia pada perempuan. Apalagi jika ada hal yang belum terselesaikan dari berbagai aktivitas yang harus dilakukan tersebut. Akibatnya, hal tersebut dapat membuat otak sulit untuk rileks pada malam hari dan mengganggu tidurnya.

Nah, jika kamu mengalami keluhan tidur, kamu bisa memanfaatkan fitur contact doctor di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan dimana saja melalui Voice/Video Call dan Chat. Melalui fitur di aplikasi Halodoc, kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan. Kamu hanya tinggal pesan lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam.

Atau, jika kamu penasaran dengan kadar kolesterol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain, kamu bisa cek melalui aplikasi Halodoc. Caranya mudah! Kamu tinggal pilih Lab Service yang terdapat pada aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui kamu pada waktu yang sudah ditentukan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

14 August 2018

Agar konsumsi jeroan tak menimbulkan masalah kesehatan, sebaiknya kamu perlu memperhatikan porsi mengonsumsiny...

Selengkapnya

SEKS

14 August 2018

Penyakit sifilis atau raja singa, sebenarnya sudah menjadi problem kesehatan global sejak berabad-abad lamanya...

Selengkapnya

OLAHRAGA

14 August 2018

Selain menyenangkan, bersepeda juga dapat melatih kekuatan otot dan stamina. oleh karena itu bersepeda memberi...

Selengkapnya