Inilah 8 Ciri Miss V Sehat yang Harus Diketahui Wanita

Inilah 8 Ciri Miss V Sehat yang Harus Diketahui Wanita
SEKS 06 June 2018

Halodoc, Jakarta - Meski statusnya sama-sama organ reproduksi, fungsi Miss V ternyata lebih kompleks bila dibandingkan dengan Mr P. Kamu tentu tahu kalau Mr P berperan sebagai saluran pembuangan urin dan organ reproduksi untuk berhubungan intim bagi kaum Adam.

Nah, pada kaum Hawa, fungsi Miss V lebih dari itu, lho. Organ reproduksi wanita ini berperan penting untuk berhubungan intim, pembuangan urin, darah mestruasi, serta proses melahirkan. Makanya, menjaga Miss V agar tetap sehat merupakan hal yang wajib dilakukan tiap wanita. Lalu, apa sih ciri-ciri Miss V sehat?

 

  • Diukur dari Tingkat Kelembaban

 

Kata ahli, Miss V sehat dan normal bisa dinilai dari tingkat kelembapannya. Apabila terasa hangat dan lembab saat diraba maka Miss V tergolong sehat. Sedangkan jika Miss V dalam kondisi kering, umumnya ini terjadi pada wanita yang telah menopause. Yang perlu diketahui, kelembaban ini bisa membuat sperma bertahan hidup lebih lama di dalam Miss V.

 

  • Tidak Berbau

 

Kamu mesti harap-harap cemas bila Miss V mengeluarkan aroma yang tak sedap. Kata ahli, aroma itu bisa saja disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur. Enggak cuma itu, Miss V yang terinfeksi juga bisa menyebabkan rasa terbakar dan gatal. Jadi bisa dikatakan bahwa Miss V sehat enggak mengeluarkan aroma menyengat.

(Baca juga: Inilah 6 Cara yang Tepat Jaga Kebersihan Miss V)

 

  • Cairan Berwarna Putih

 

Keputihan memang merupakan hal yang normal. Namun, bila disertai keluhan lain seperti berubahnya warna menjadi hijau, terasa gatal dan terbakar, kamu mesti waspada. Bisa jadi keluhan itu disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri. Bila kamu mengalami keluhan seperti di atas, segeralah pergi ke dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

  • Tidak Terinfeksi

 

Enggak cuma mulut, hidung, telinga, tangan, atau kaki saja yang banyak mengandung bakteri. Ternyata organ reproduksi wanita pun banyak mengandung jenis bakteri yang melimpah. Namun, kata ahli, jika Miss V cuma didominasi oleh satu jenis bakteri saja, hal itu bisa menyebabkan infeksi. Lalu, apa sih yang bisa menyebabkan infeksi pada Miss V?

Banyak faktor penyebabnya, mulai dari kehamilan, hubungan seksual, mengenakan pakaian dalam yang basah dan ketat, hingga kehamilan.

 

  • Terhindar dari Penyakit Seksual Menular

 

Yang satu ini enggak bisa diganggu-gugat, Miss V sehat pastilah terhindar dari berbagai macam penyakit menular seksual. Misalnya, hepatitis, klamidia, gonore, hingga HIV/AIDS. Penyakit seksual menular ini bisa disebabkan oleh virus dan mikroba.

(Baca juga: Inilah 4 Cara Mengatasi Keputihan)

 

  • Tidak Ada Luka

 

Luka di sini bisa dikarenakan beberapa hal. Misalnya, benturan yang disebabkan ketika berhubungan intim sehingga menyebabkan kulit Miss V lecet. Nah, bila kamu mengalami hal ini, sebaiknya mintalah saran dari dokter untuk penanganan yang tepat. Sebab bekas luka itu bisa menjadi tempat masuk virus dan dan bakteri yang menyebabkan infeksi.

 

  • Terhindar dari Kanker Serviks

 

Kanker serviks sendiri disebabkan oleh infeksi Human Papiloma Virus (HPV). Gejalanya biasanya ditandai dengan nyeri panggul dan disertai pendarahan. Selain itu, cairan vagina yang encer dan berbau busuk juga bisa menjadi tanda lainnya. Kata ahli, cara paling sederhana untuk terhindar dari penyakit ini adalah menjaga kebersihan Miss V.

 

  • Tidak Ada Kelainan

 

Terakhir, tanda organ reproduksi wanita yang normal dan sehat enggak mempunyai tanda kelainan. Contohnya, enggak ada benjolan, tidak ada perdarahan, hingga tidak ada nyeri. Yang mesti diketahui, memang membutuhkan pemeriksaan dalam oleh dokter spesialis untuk menilai Miss V yang sehat.

(Baca juga: 7 Faktor yang Menurunkan Kesuburan Wanita)

Itulah ciri Miss V sehat, kalau kamu ingin mendiskusikan masalah kesehatan Miss V dengan dokter tanpa harus keluar rumah. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan saja, dimana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!


Rekomendasi Artikel

KEHAMILAN

20 July 2018

Banyak yang bilang kalau makan terong saat hamil itu enggak boleh. Padahal, seorang ahli gizi menyebutkan, mak...

Selengkapnya

KEHAMILAN

20 July 2018

Mengonsumsi mangga saat hamil ada manfaat dan risikonya. Simak penjelasan tentang manfaat dan risiko makan man...

Selengkapnya

DIET & NUTRISI

20 July 2018

Oatmeal bukan sekadar untuk diet, tapi menyehatkan. Berikut adalah lima manfaat oatmeal yang perlu diketahui....

Selengkapnya