Jangan Sembarangan, Ini Bahayanya Kebanyakan Minum Kopi

Jangan Sembarangan, Ini Bahayanya Kebanyakan Minum Kopi
MAKANAN SEHAT 06 December 2017

Halodoc, Jakarta - Ritual meminum secangkir kopi di pagi hari semakin populer dan sulit dilewatkan. Pasalnya sebagian besar orang percaya bahwa mengonsumsi secangkir kopi -yang merupakan salah satu sumber kafein- dapat menambah semangat. Namun hati-hati, ternyata kopi bisa membuat seseorang kecanduan, lho.

Zat kafein dapat memberikan efek adiktif alias kecanduan pada penikmatnya. Alhasil, kamu akan melakukan apapun untuk memenuhi kecanduan tersebut, dan jika dituruti dapat membuat konsumsi kafein berlebih. Pada dasarnya, kafein memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secukupnya. Namun konsumsi kafein dalam jumlah yang berlebih dapat mendatangkan dampak buruk bagi tubuh. Berikut gejala-gejala yang sering menjadi tanda bahwa konsumsi kafein sudah berlebihan!

       1. Detak jantung tak Beraturan

Menurut National Heart Lung and Blood Institute, salah satu zat yang paling erat dengan detak jantung tak beraturan dan tak normal adalah kafein. Artinya, jika kamu menemukan detak jantung yang tak normal, seperti berdegup sangat kencang tak seperti biasanya, bisa jadi kamu sudah terlalu banyak mengonsumsi kafein dalam satu hari.

Namun kafein bukanlah satu-satunya penyebab detak jantung tak beraturan. Coba ingat-ingat  lagi berapa banyak kafein yang telah kamu konsumsi dalam satu hari. Jika masih dalam batas normal, namun jantung berdetak tak beraturan, bisa jadi ada masalah kesehatan lainnya.

Beberapa penyebab detak jantung yang tak normal seperti konsumsi nikotin, stres dan kelelahan. Biasanya detak jantung juga akan menjadi tidak beraturan saat seseorang melakukan olahraga berat dan memacu adrenalin.

       2. Sakit Kepala

Ada anggapan yang salah mengenai sakit kepala dan minum kopi. Banyak orang yang menyebut bahwan terlalu banyak minum kopi atau terlalu banyak kafein dapat membuat sakit kepala. Padahal tidak demikian. Mengonsumsi kafein sebenarnya tidak akan menyebabkan sakit kepala.

Namun, saat seseorang secara teratur meminum kafein, tubuh akan menyesuaikan. Hal ini mengakibatkan tubuh merasa ‘kehilangan’ sesuatu saat kamu berhenti atau melewatkan kopi. Setelah itu, pembuluh darah akan membesar dan mengakibatkan sakit kepala. Artinya, sakit kepala yang dirasakan oleh penikmat kafein adalah tanda bahwa dia telah kecanduan, bukan sakit kepala yang disebabkan kafein. Mengutip The List, John Hopkins University Schoold of Medicine menemukan 50% orang yang minum kafein secara rutin terserang sakit kepala ketika mereka berhenti meminumnya selama satu hari.

       3. Susah Tidur

Kafein memiliki efek yang unik pada tubuh. Asupan kafein dapat merangsang tubuh untuk memompa adrenalin dan membuat kamu merasa lebih bersemangat dan lebih waspada sepanjang hari. Secangkir kopi nyatanya telah lama dipercaya sebagai ‘penyelamat’ saat seseorang terserang kantuk di tengah aktivitas yang padat.

Namun sama seperti khasiatnya, dampak dari meminum kopi juga telah lama diketahui. Yaitu kesulitan tidur alias insomnia di malam hari. Hal ini terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat membuat tubuh terbiasa untuk berjaga dan waspada, sehingga insomia adalah konsekuensinya.

Untuk menghindari hal itu, pastikan kamu tidak melewati batas takaran konsumsi kafein harian. Rekomendasi dari sebuah studi baru menyebut batas aman mengonsumsi kafein adalah 400 miligram atau sekitar empat cangkir perhari. Tentunya takaran ini berbeda pada ibu hamil, atau pada orang yang menderita penyakti seputar pencernaan seperti maag.

Nyatanya terlalu banyak mengonsumsi kafein bisa berdampak buruk. Namun kamu tak perlu berhenti meminum kopi secara drastis. Lakukanlah secara perlahan namun pasti. Jika muncul gejala-gejala di tengah proses mengurangi kopi dan membutuhkan saran dokter, kamu bisa pakai aplikasi Halodoc. Di Halodoc, kamu bisa berbicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Membeli produk kesehatan pun sangat mudah lewat Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

16 August 2018

Bosan mengonsumsi daging kambing, ayam atau sapi? Coba deh cicipi daging rusa yang tak kalah bergizinya dari k...

Selengkapnya

KEHAMILAN

16 August 2018

Kualitas sperma dan ovum dipengaruhi oleh usia, benarkah? Simak faktanya di Halodoc, yuk!...

Selengkapnya

KECANTIKAN

16 August 2018

Xerostomia merupakan kondisi yang bisa dialami sesekali oleh siapapun. Khususnya dalam kondisi gugup atau cema...

Selengkapnya