Penggemar Matcha, Ini Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan

Penggemar Matcha, Ini Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan
DIET & NUTRISI 15 December 2017

Halodoc, Jakarta – Apakah kamu termasuk salah satu orang yang suka minum teh hijau? Bahkan sekarang ini  semakin banyak makanan yang bertemakan matcha atau bubuk teh hijau. Selain aromanya yang khas dan rasanya yang enak, ternyata jenis teh yang terbuat dari tumbuhan Camelia sinensis ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, lho!

Sudah sejak dari zaman dulu, orang-orang di daerah Asia rutin meminum teh berwarna hijau ini. Teh hijau yang asalnya dari Tiongkok ini memang dipercaya mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Nyatanya, teh hijau kaya akan kandungan antioksidan, yaitu cathecin dan polyphenol, yang sangat berguna untuk melawan radikal bebas. Beberapa penyakit akibat radikal bebas adalah penuaan dini, kanker, dan lain-lain. Selain itu, kandungan lainnya yang juga terdapat dalam teh hijau adalah vitamin, asam folat, mineral dan kafein.

Meskipun belum terbukti bahwa teh hijau berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit, namun konsumsi teh hijau setiap hari dalam porsi yang normal diduga dapat memberikan manfaat bagi tubuh, seperti:

  • Membantu Menurunkan Berat Badan

Banyak orang yang mempercayai bahwa meminum teh hijau dapat menurunkan berat badan. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang rutin meminum teh hijau dapat menurunkan indeks masa tubuh dan presentase lemak  hanya dalam 12 minggu. Kandungan senyawa katekin dalam teh hijau juga diperkirakan oleh para peneliti, dapat membakar lemak dalam tubuh. Karena itulah, teh hijau sering dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang diet.

  • Sebagai Minuman Penurun Kolesterol

Ada dua jenis kolesterol di dalam tubuh, yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa teh hijau berkhasiat menurunkan kadar kolesterol jahat dan mampu meningkatkan kadar kolesterol baik. Sebuah penelitian lainnya juga mengungkapkan bahwa kandungan polifenol pada teh hijau dapat mencegah kolesterol diserap oleh usus dan membantu menyingkirkannya.

  • Membantu Menjaga Tekanan Darah

Bagi para lanjut usia yang tekanan darahnya suka menurun setelah habis makan, meminum teh hijau dapat membantu menaikkan tingkat tekanan darah. Namun, hal ini juga belum dibuktikan oleh penelitian yang cukup.

  • Mencegah Penyakit Diabetes

Teh hijau juga diminum sejak dahulu kala untuk menjaga agar kadar gula dapat tetap terkontrol.  Menurut sebuah penelitian yang dilakukan kepada seekor binatang, terbukti bahwa teh hijau dapat mencegah bahkan memperlambat perkembangan diabetes tipe 1. Namun, perlu penelitian lebih lanjut kepada manusia untuk membuktikan hal ini.

  • Menjaga Kesehatan Mulut

Selain menyikat gigi, coba lah meminum the hijau untuk menjaga kesehatan mulut. Melalui sebuah penelitian, ditemukan bahwa kandungan antioksidan bernama catechin dalam teh hijau dapat membantu menghentikan perkembangan bakteri yang menjadi penyebab gusi berlubang dan masalah gusi lainnya. Jenis antioksidan tersebut juga dapat mengurangi bau mulut.

  • Baik untuk Kesehatan Sendi

Teh hijau mengandung jenis antioksidan bernama epigallocatechin gallate (EGCG) yang sangat banyak. EGCG ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di universitas Michigan, bahwa dapat menghentikan sistem imun untuk memproduksi molekul yang dapat menyebabkan rematik. Karena itu, minum teh hijau secara rutin dipercaya dapat mengurangi inflamasi dan kerusakan sendi.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut soal jenis makanan tertentu dan kandungan nutrisi di dalamnya, tanyakan saja ke dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Di Halodoc, kamu bisa menghubungi dokter melalui Chat dan Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu hanya cukup order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

16 August 2018

Bosan mengonsumsi daging kambing, ayam atau sapi? Coba deh cicipi daging rusa yang tak kalah bergizinya dari k...

Selengkapnya

KEHAMILAN

16 August 2018

Kualitas sperma dan ovum dipengaruhi oleh usia, benarkah? Simak faktanya di Halodoc, yuk!...

Selengkapnya

KECANTIKAN

16 August 2018

Xerostomia merupakan kondisi yang bisa dialami sesekali oleh siapapun. Khususnya dalam kondisi gugup atau cema...

Selengkapnya