Pigmentasi Pengaruhi Warna Kulit Wanita

masalah kulit, masalah pigmentasi pada wanita, definisi pigmentasi, faktor penyebab pigmentasi,pigmentasi
KECANTIKAN 08 August 2018

Halodoc, Jakarta – Pigmen adalah zat warna tubuh pada makhluk hidup, termasuk pada manusia, tumbuhan, maupun binatang. Warna tubuh pada manusia sangat dipengaruhi zat melanin yang terkandung dalam pigmen. Jika kamu memiliki kandungan melanin yang cukup tinggi, kamu akan memiliki warna kulit lebih gelap. Begitu juga jika kamu memiliki kandungan melanin sedikit dalam pigmen kamu, warna kulit kamu akan terang.

Baca juga: Tips Merawat Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

Pigmentasi sendiri adalah salah satu masalah kulit yang menimbulkan bercak gelap yang muncul pada kulit. Biasanya bercak kulit menyebabkan warna kulit menjadi tidak merata secara keseluruhan. Banyak faktor yang menyebabkan pigmentasi pada kulit. Beberapa di antaranya karena seringnya terpapar sinar matahari, pencemaran lingkungan, permasalah hormonal, atau masalah kesehatan lainnya.

Jenis Pigmentasi Pada Kulit Wanita

Zat melanin pada pigmen dihasilkan oleh sel-sel melanosit. Namun saat melanosit mengalami kerusakan dan tidak sehat, tentu produksi melanin bisa terganggu. Hal inilah yang menyebabkan pigmentasi pada kulit terjadi. Ada sebagian pigmentasi yang hanya membuat sedikit warna kulit berbeda, sehingga hanya memengaruhi sebagian kecil warna kulit. Namun ada juga gangguan pigmen yang menyerang hampir seluruh warna kulit pada tubuh wanita. Berikut adalah beberapa jenis masalah pigmen pada kulit yang bisa menyerang wanita:

1. Melasma

Wanita yang mengalami penyakit melisma, biasanya akan mengalami warna kulit dengan timbul bercak-bercak di kulit pipi, dahi, batang hidung, dagu, tangan, dan leher. Tidak hanya di sekitar area tersebut, melasma juga bisa muncul pada bagian-bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari.

Biasanya, melasma lebih sering menyerang wanita. Namun, tidak menutup kemungkinan pria juga bisa terkena gangguan pigmen ini. Biasanya wanita hamil juga akan mengalami hal ini karena adanya perubahan hormon. Gangguan ini bisa hilang setelah masa kehamilan selesai atau dengan pengobatan menggunakan krim kulit.

2. Vitiligo

Tidak hanya wanita, vitiligo juga dapat menyerang pria. Vitiligo adalah penyakit yang menyebabkan hilangnya warna kulit, sehingga timbul bercak putih pada kulit. Biasanya, bagian yang sering terkena gangguan vitiligo adalah bagian-bagian yang sering terpapar sinar matahari langsung. Tidak hanya itu, pemakaian produk yang mengandung kimia dan tidak cocok untuk kulit juga dapat menyebabkan vitiligo pada kulit. Maka, sebaiknya perhatikan produk-produk yang akan digunakan pada kulit kamu.

3. Albinisme

Albinisme adalah kelainan genetik ketika kondisi sel melanin tidak dapat berfungsi dengan baik. Biasanya ciri seseorang yang mengalami albinisme terdapat masalah pada warna mata, rambut, dan kulit. Penyakit ini tidak dapat diobati. Maka, pengidap albinisme disarankan untuk menggunakan tabir surya setiap saat agar kulit tetap terjaga meskipun terpapar sinar matahari. Kulit penderita albinisme lebih sensitif dan lebih berisiko rusak akibat paparan sinar matahari.

Baca juga: 6 Tips Merawat Kulit Sensitif

Merawat kulit sama pentingnya dengan menjaga kesehatan bagian tubuh yang lain. Bahkan, kulit sendiri bisa menjadi ukuran terhadap kesehatan seseorang. Jika kamu memiliki masalah kesehatan pada kulit kamu, kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung mengenai masalah kamu. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!


Rekomendasi Artikel

KEHAMILAN

16 August 2018

Kualitas sperma dan ovum dipengaruhi oleh usia, benarkah? Simak faktanya di Halodoc, yuk!...

Selengkapnya

KECANTIKAN

16 August 2018

Kamu mungkin pernah mendengar istilah "kronis" dan "akut" yang sering digunakan dalam diagnosis penyakit. Wala...

Selengkapnya

DIET & NUTRISI

16 August 2018

Tahukah kamu, selain rasanya yang manis, ternyata buah nangka punya banyak manfaat tersembunyi, lho! Salah sat...

Selengkapnya