• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bukan Cuma Gatal, Ini Gejala Penyakit Menular Seksual Lainnya

Bukan Cuma Gatal, Ini Gejala Penyakit Menular Seksual Lainnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Masih yakin kalau hubungan seksual cuma mengenai hasrat dan romantisme saja? Ingat, hubungan intim juga berkaitan erat dengan kesehatan tubuh, khususnya organ reproduksi. Nah, ada keterkaitan antara organ reproduksi dan hubungan seksual, yaitu penyakit menular seksual (PMS)

Hati-hati, penyakit menular seksual tak pandang bulu, virus dan bakteri penyebabnya bisa menyerang siapa saja. Mau tahu berapa banyaknya kasus penyakit menular seksual di dunia? Jangan kaget ya, menurut catatan WHO setidaknya ada sekitar satu juta kasus penularan infeksi seksual yang terjadi tiap harinya. Tuh, fantastis bukan angkanya? 

Pertanyaannya seperti apa sih gejala penyakit menular seksual? Gejala penyakit menular seksual ini bisa beragam yang bergantung dari penyebabnya. 

Nah, berikut penyakit menular seksual dan gejala yang mungkin dialami oleh pengidapnya. 

Baca juga: 3 Penyakit Menular Seksual yang Berbahaya

1. Gatal dan Perdarahan karena Gonore

Gonore merupakan salah satu penyakit yang ditularkan dari hubungan seksual. Infeksi bakteri merupakan biang keladi utama dari penyakit ini. Awas, gonore amat menular, bakterinya bisa menyebar dari kontak seksual dengan penis, vagina, anus, atau mulut seseorang yang telah terinfeksi. 

Bagaimana dengan gejala penyakit menular seksual ini? Dalam kebanyakan kasus, gejala gonore tak disadari oleh pengidapnya atau tanpa disertai gejala. Namun, ketika gejalanya sudah mulai muncul, pengidapnya akan mengalami gatal, rasa terbakar saat buang air kecil, hingga keputihan.

Tak cuma itu saja, gonore juga bisa menyebabkan keluarnya cairan berwarna hijau, putih, atau kuning dari penis. Sedangkan wanita, bisa saja terjadi pendarahan di luar siklus menstruasi. Ngeri, kan?

2. Luka pada Mulut atau Kelamin Akibat Sifilis

Hubungan seksual yang tidak aman juga bisa menularkan sifilis. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang bisa menyebar dari oral, penis, anal, vagina, dan kontak kulit. Selain itu, luka yang terbilang kecil pun juga bisa jadi media penularan sifilis. 

Bagaimana dengan gejalanya? Menurut ahli di National Institutes of Health - MedlinePlus, gejala awal penyakit ini bisa berupa timbulnya luka terbuka (kecil) pada alat kelamin, mulut, kulit, atau dubur. Luka ini umumnya sembuh dengan sendirinya dalam tiga sampai enam minggu. Tak cuma itu saja, sifilis juga bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di area yang terasa sakit. 

Di samping itu, gejala penyakit menular seksual ini juga bisa berupa demam, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, hingga rambut rontok. 

Ingat, sifilis yang tak ditangani atau tak diobati dengan tepat bisa menyebabkan sederet masalah lain. Mulai dari demensia, kegagalan organ, hingga masalah kesehatan serius lainnya. 

Baca juga: Jangan Salah, Sifilis Tak Hanya Menular Lewat Kontak Seksual

3. Kutil Kelamin, Gatal-Gatal sampai Berdarah

Kutil kelamin merupakan penyakit lainnya yang bisa ditularkan lewat hubungan seksual. Penyakit ini akibat infeksi virus human papillomavirus (HPV). Virus HPV ini dari 40 tipe, tetapi yang lebih sering menyebabkan kutil kelamin adalah HPV 6 dan 11. Kutil kelamin ini bisa muncul setelah beberapa bulan atau tahun ketika seseorang telah terinfeksi HPV. 

Kutil kelamin merupakan kutil yang muncul di sekitar alat kelamin atau di dubur. Umumnya sih kutil ini enggak menimbulkan rasa sakit. Lalu, bagaimana dengan gejala penyakit menular seksual ini? 

Dalam banyak kasus, bisa membuat pengidapnya gatal-gatal, kulit memerah, bahkan bisa berdarah pada area kelamin. Hal yang bikin ngeri lagi, kutil ini bisa saja tumbuh bergerombol, sehingga terlihat seperti kembang kol. Tak cuma itu, kutil kelamin juga bisa timbul di bagian mulut seseorang melalui oral seks, lho. Tuh, ngeri kan?

4. Luka dari Kelamin sampai Bokong

Selain tiga penyakit menular seksual di atas, ada pula herpes genital yang mesti diwaspadai. Penyakit menular seksual ini disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Hati-hati, herpes genital merupakan penyakit yang sangat menular, apalagi ketika terjadi wabah aktif. 

Ketika seseorang terserang herpes genital, di tubuhnya akan muncul luka pada sekitar wilayah genitalnya. Luka ini akan disertai rasa sakit dan warna kemerahan. Awas, luka ini bisa saja menyebar ke bokong, paha, atau daerah terdekat lainnya. 

Baca juga: Ini Pengobatan Rumahan untuk Atasi Herpes Genital

Meski pada dasarnya virus HSV bersifat tidak aktif atau dan bersembunyi di dalam tubuh tanpa menyebabkan gejala, tetapi virus ini bisa kembali aktif dan memunculkan kembali luka. 

Mau tahu lebih jauh mengenai gejala penyakit menular seksual dan cara mencegahnya? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses 2020. Sexually Transmitted Diseases (STDs).
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses 2020. Syphilis. 
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Sexually Transmitted Diseases.