21 December 2017

Bukan Karena Kuat, Ini yang Mungkin Terjadi Kalau Otot Kamu Sebesar Popeye

Bukan Karena Kuat, Ini yang Mungkin Terjadi Kalau Otot Kamu Sebesar Popeye

Halodoc, Jakarta – Popeye si pelaut  tut tut! Kalau kamu anak kelahiran tahun 90-an, tentunya akan merasa tak asing dengan jingle tersebut. Popeye memang pernah populer dan digilai anak-anak maupun orang dewasa pada masanya.

Popeye adalah seorang pelaut yang digambarkan memiliki otot besar di kedua lengannya. Otot-otot ini ia dapatkan dari makan bayam kaleng. Namun nyatanya hasil tersebut tak bisa serta merta didapat dengan cara instan.

Seperti seorang pria asal Rusia yang melakukan cara instan untuk mendapat otot lengan yang besar. Alih-alih berolahraga, ia malah memutuskan untuk menyuntik zat kimia yang diracik sendiri ke lengannya. Pria bernama Kirill Tershin itu memang disebut memiliki obsesi untuk membentuk otot bisepnya agar terlihat seperti milik seorang binaragawan.

Zat yang ia racik itu terbuat dari campuran minyak zaitun, lidokain dan benzyl alkohol. Dia membuat racikan tersebut dengan tujuan memberi efek seperti synthol, namun dengan harga yang lebih murah.

Mengutip Mirror, perlahan namun pasti suntikan tersebut memberikan efek nyata. Kirill harus menerima otot popeye miliknya menjadi semakin merah dan memiliki garis urat berwarna ungu. Aksi pria ini pun mendapat banyak perhatian baik dari warganet maupun dari pihak medis.

Pasalnya dengan lengan baru, berat badannya mengalami peningkatan dari 62 kg menjadi 68 kg. Namun karena bukan tersusun dari jaringan otot, lengan besarnya tidak menjadi sesuatu yang kuat malah berisiko diamputasi.

Daripada nekat, cobalah melakukan olahraga untuk menguatkan dan membesarkan otot. Pakai aplikasi Halodoc untuk berbicara seputar rencana pembesaran otot pada dokter terpercaya. Yuk, download sekarang.