Bukan Masuk Angin, Ini 4 Penyebab Sering Sendawa

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bukan Masuk Angin, Ini 4 Penyebab Sering Sendawa

Halodoc, Jakarta - Sendawa boleh dibilang hal yang cukup normal, atau hal yang biasa ketika usai menyantap makanan. Meski terkadang mengganggu kenyamanan dan memalukan, tapi sendawa umumnya bukan pertanda penyakit serius. Namun, bagaimana dengan sering sendawa?

Nah, hal ini bisa lain lagi cerita. Banyak penyebab dan faktor yang membuat seseorang jadi sering sendawa. Hal yang perlu digarisbawahi, penyebab sering sendawa bukan tentang masuk angin saja.

Lalu, hal apa saja yang membuat seseorang sering sendawa?

Baca juga: Sendawa Berlebihan Disertai Gejala-gejala Ini, Segera ke Dokter

  1. Kebiasaan Makan yang Keliru

Sendawa dapat muncul karena udara yang masuk atau tertelan saat makan dan minum. Untuk mencegah udara tersebut masuk ke dalam perut, hindari makan sambil bicara dan makan terlalu cepat. Selain itu, kunyahlah makanan dengan mulut tertutup untuk mencegah udara masuk ke dalam perut. Selain menyebabkan sendawa, makan sambil bicara dan terlalu cepat bisa menyebabkan cegukan.

  1. Masuknya udara ke Tubuh

Selain kebiasaan makanan yang keliru, ada berbagai penyebab sering sendawa karena masuknya udara ke tubuh. Contohnya mengunyah permen karet, mengisap permen, minum melalui sedotan, memakai gigi palsu yang tidak pas, bernapas melalui hidung, atau merokok.

  1. Makanan dan Minuman Bergas

Penyebab sering sendawa bisa karena konsumsi makanan atau minuman yang bergas. Contohnya minuman soda atau berkarbonasi, kacang-kacangan, brokoli, biji-bijian utuh, kismis, atau pisang. Di samping itu, sering sendawa dapat disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol, makanan mengandung gula, tepung, atau serat.

  1. Konsumsi Obat-obatan tertentu

Pada beberapa kasus, sering sendawa bisa dipicu oleh konsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya aspirin, ibuprofen, acarbose (obat diabetes tipe 2), dan obat pencahar seperti sorbitol.

Baca juga: Ketahui Cara Tepat Atasi Perut Kembung

Sering Sendawa, Idap Penyakit Tertentu?

Tertelannya udara baik secara sengaja atau tidak disebut aerophagia. Udara yang masuk tubuh akan menuju saluran pencernaan dan mengandung gas nitrogen dan oksigen. kemudian gas didorong ke atas oleh lambung menuju kerongkongan. Selanjutnya, udara ini akan keluar dari mulut dalam bentuk sendawa. Nah, begitulah proses sendawa secara menyeluruh.

Sendawa memang respons alami terhadap ketidaknyamanan perut. Namun, sering sendawa lain lagi ceritanya. Penyebab sering sendawa bisa berkaitan dengan penyakit tertentu. Contohnya, Gastroparesis.

Menurut ahli di National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, gastroparesis adalah gangguan pada otot lambung yang memperlambat atau menghentikan pergerakan makanan dari perut ke usus kecil. Nah, salah satu gejalanya adalah sering sendawa.

Selain gastroparesis, ada penyakit lainnya yang menyebabkan sering sendawa, seperti:

  • Intoleransi laktosa;

  • Dispepsia (keluhan mual, nyeri ulu hati, dan kembung);

  • Gangguan pankreas;

  • Gastritis atau peradangan pada dinding lambung;

  • Infeksi Helicobacter pylori pada lambung;

  • Tukak lambung atau luka pada dinding lambung atau usus halus bagian atas.

Baca juga: Perlunya Bersendawa Setelah Makan

Jangan Disepelekan, Temui Dokter

Sendawa memang respon alami tubuh untuk mengurangi ketidaknyamanan pada perut. Namun, bila sendawa terus berlangsung dan tidak kunjung sembuh, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Apalagi bila sering sendawa disertai dengan:

  • Berat badan berkurang: Jika sendawa terjadi terus-menerus dan menyebabkan berat badan berkurang, waspadalah. Kondisi ini bisa menjadi gejala terjadinya peradangan, infeksi, bisul (ulkus) pada sistem pencernaan, dan kanker perut.

  • Muntah-muntah: Sendawa disertai muntah bisa menjadi gejala hernia genital, pertumbuhan bisul di usus kecil, dan kenaikan asam lambung (GERD).

  • Sakit perut: Sendawa berlebihan yang disertai perut sakit dan perih, perut kembung, hingga turunnya berat badan bisa menjadi pertanda terjadinya infeksi bakteri H. pylori yang bisa menyebabkan tukak lambung.

  • Sembelit atau diare: Jika sendawa berlebihan yang dialami disertai sembelit, muntah, perut kembung, sakit perut, dan penurunan berat badan, ini bisa menjadi gejala peradangan usus atau irritable bowel syndrome (IBS).

Jadi, selalu perhatikan gejala yang terjadi di dalam tubuh kamu, ya. Ketika sendawa tidak kunjung sembuh dan disertai gejala lain, tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan kesehatanmu.

Referensi:

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases NIDDK.
Diakses pada Desember 2019. Definition & Facts for Gastroparesis.
Healthline. Diakses pada Desember 2019. What Causes Burping?