15 February 2018

Bukan Masuk Angin, Waspada Kalau Terlalu Sering Sendawa

Bukan Masuk Angin, Waspada Kalau Terlalu Sering Sendawa

Halodoc, Jakarta – Tubuh manusia juga “mengandung” gas yang butuh dikeluarkan agar tidak menjadi penyakit. Dan sendawa merupakan salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan gas secara alami.

Kalau gas tidak dikeluarkan, dampak negatifnya dapat membuat perut kembung dan sakit. Kalau dipandang dari segi etika, memang bersendawa seringkali dianggap tidak sopan. Padahal, kalau tidak dilakukan secara berlebihan bersendawa itu sah-sah saja dan baik untuk kesehatan, kok.

Oleh karena itu, kamu mesti memerhatikan kebiasaan sendawa yang kamu lakukan. Apakah masih masuk dalam taraf yang biasa saja, atau sudah berlebihan. Hati-hati, kalau berlebihan tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh kamu, kan? Nah, mulai sekarang coba perhatikan sendawa yang kamu alami, ya!

1. Perhatikan Etika saat Makan

Sendawa dapat muncul karena kamu menelan udara saat makan dan minum. Karena itu, untuk mencegah udara tersebut masuk ke dalam perut, hindari makan sambil bicara dan makan terlalu cepat. Usahakan mengunyah makanan dengan mulut tertutup untuk mencegah udara masuk ke dalam perut. Selain menyebabkan sendawa, makan sambil bicara dan terlalu cepat juga bisa menyebabkan cegukan.

2. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Bersendawa biasanya disebabkan oleh kelebihan asupan makanan atau minuman yang mengandung gas seperti soda, buah mentah, jus buah, kacang polong dan lain-lain. Jika dikonsumsi, beberapa makanan tersebut dapat menghasilkan gas selama proses pencernaan sehingga menyebabkan sendawa. Karena itu, perhatikan diet yang dilakukan selama beberapa hari untuk mengenali tipe makanan yang membuat kamu bersendawa. Menghindari makanan yang memicu sendawa bisa menjadi cara untuk mengurangi sendawa berlebih yang kamu alami.

3. Minum Jahe Hangat

Konsumsi jahe bisa membantu mengurangi gas di lambung dan mengurangi sendawa berlebih yang kamu alami. Kamu bisa mengonsumsi jahe dalam bentuk permen, jahe instan yang diseduh dengan air hangat, atau membuat air jahe sendiri.

Kalau beberapa tips di atas enggak bikin sendawa kamu berkurang, kamu bisa bicara dengan dokter di Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui fitur contact doctor di aplikasi Halodoc melalui Chat dan Video/Voice Call.

Dengan menghubungi dokter, kamu bisa tahu penyebab dari sendawa berlebihan yang kamu alami. Karena sendawa berlebihan bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti:

  • Berat badan berkurang: Jika sendawa terjadi terus-menerus dan menyebabkan berat badan kamu berkurang, kamu perlu waspada. Kondisi ini bisa menjadi gejala terjadinya peradangan, infeksi, bisul (ulkus) pada sistem pencernaan, dan kanker perut.
  • Muntah-muntah: Sendawa disertai muntah bisa menjadi gejala hernia henital, pertumbuhan bisul di usus kecil, dan kenaikan asam lambung (GERD).
  • Sakit perut: Sendawa berlebihan yang disertai perut sakit dan perih, perut kembung, hingga turunnya berat badan bisa menjadi pertanda terjadinya infeksi bakteri H. pylori yang bisa menyebabkan tukak lambung.
  • Sembelit atau diare: Jika sendawa berlebihan yang kamu alami disertai sembelit, muntah, perut kembung, sakit perut, dan penurunan berat badan, ini bisa menjadi tanda gejala terjadinya peradangan usus atau irritable bowel syndrome (IBS).

Selain bicara dengan dokter, kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Kamu hanya tinggal pesan melalui aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Kalau kamu penasaran dengan kadar kolesterol, kadar gula dalam darah, dan lain-lain, kamu juga melakukan pemeriksaan laboratorium di Halodoc. Kamu tinggal pilih Lab Service yang terdapat pada aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemui kamu pada waktu yang sudah ditentukan. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.