Gatal-Gatal di Selangkangan? Ini 8 Cara Ampuh Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Gatal-Gatal di Selangkangan? Ini 8 Cara Ampuh Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Pernah atau sedang mengalami gatal-gatal di bagian selangkangan? Pasti rasanya menyebalkan, atau memalukan mungin? Di dunia medis, kondisi ini bisa disebabkan oleh  tinea cruris akibat infeksi jamur. Tinea cruris ini biasa disebut dengan jock itch. Di dalam bahasa Indonesia, sering disebut kurap selangkangan atau infeksi jamur saja.

Jock itch adalah kondisi kulit yang mengalami infeksi jamur akibat adanya faktor kerentanan. Umumnya area yang terserang meliputi lipat selangkangan, meluas ke perut bawah, dan bisa sampai bokong ketika semakin meluas. Tandanya berupa timbul bercak-bercak kemerahan melingkar, bersisik, dan gatal. Lama-kelamaan kondisi tersebut dapat menebal, menghitam, dan semakin meluas.

Baca juga: Gejala Tinea Capitis Penyakit yang Diakibatkan Infeksi Jamur

Jaga Tetap Kering hingga Antibiotik

Sebenarnya cara mengatasi tinea cruris ini sederhana. Kamu bisa mengatasinya dengan obat-obatan yang dijual bebas, seperti salep, bedak, losion anti-jamur, atau obat semprot agar ruam bisa segera menghilang.

Nah, berikut beberapa upaya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi tinea cruris atau gatal di selangkangan menurut National Institutes of Health - MedlinePlus:

  1. Jaga kulit di area selangkangan tetap bersih dan kering.

  2. Jangan memakai pakaian yang bisa menggosok dan mengiritasi area selangkangan.

  3. Kenakan pakaian dalam yang longgar.

  4. Cuci perlengkapan atau alat pendukung atletik sesering mungkin.

  5. Gunakan serbuk antijamur atau pengeringan yang dijual bebas untuk membantu mengendalikan infeksi. Contohnya seperti miconazole, clotrimazole, terbinafine, atau tolnaftate.

  6. Cucilah ruam dengan sabun dan air, lalu olesi krim anti-jamur di atas ruam dan di luar tepi ruam.

Bagaimana bila cara di atas tidak ampuh mengatasi gatal-gatal di selangkangan? Pengidapnya dapat memerlukan perawatan dari dokter bila infeksi bertahan lebih darah dua minggu.

  1. Obat antijamur topikal yang lebih kuat (dioleskan pada kulit) atau obat antijamur oral. Biasanya obat ini harus dikonsumsi dalam waktu yang lama, bahkan berbulan-bulan.
  2. Antibiotik mungkin diperlukan untuk mengobati infeksi bakteri yang terjadi akibat menggaruk daerah tersebut.

Hal yang perlu diingat, biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengurangi gejala atau mengatasi tinea cruris. Untuk tips atau informasi yang lebih dalam mengenai tinea cruris, Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Sering Mengeluarkan Keringat? Penyakit Tinea Cruris Bisa Menyerang

Seseorang yang cenderung rentan terhadap tinea cruris, sebaiknya gunakan bubuk antijamur setelah mandi untuk penyakit kulit ini. Ingat, tinea cruris ini umumnya lebih sering terjadi pada mereka yang  kelebihan berat badan dengan lipatan kulit yang dalam dan lembab.

Bukan Cuma Serangan Jamur

Mau tahu siapa yang paling rentan terserang gatal di selangkangan atau tinea cruris? Masalah jamur ini dapat menjangkiti orang-orang yang banyak mengeluarkan keringat, contohnya atlet.

Namun, mereka yang mengidap diabetes dan obesitas juga rentan terhadap penyakit kulit ini. Untungnya, tinea cruris bukan penyakit yang serius, tapi sering mengganggu aktivitas pengidapnya karena rasa gatal yang ditimbulkan.

Faktanya, tinea cruris disebabkan oleh jamur. Hati-hati, cara penyebarannya bisa dari pemakaian handuk atau pakaian yang terkontaminasi atau melalui kontak langsung dengan pengidapnya. Enggak cuma itu, jamur selangkangan ini bisa disebabkan oleh fungi (jamur) penyebab tinea pedis atau kutu air, karena infeksinya bisa menyebar dari kaki ke pangkal paha.

Nah, jamur itu paling gampang tumbuh di bagian tubuh yang hangat dan lembap. Misalnya, di paha bagian dalam, pangkal paha, bokong, dan di lingkungan yang lembap di antara handuk yang kotor, lantai yang basah, atau pakaian yang penuh keringat.

Baca juga: Mudah Berkeringat? Hati-Hati Terkena Infeksi Jamur

Selain itu, ada juga beberapa hal yang meningkatkan seseorang terserang masalah jamur ini:

  •  Obesitas;

  •  Memiliki penyakit kulit lain;

  •  Banyak mengeluarkan keringat;

  •  Memiliki sistem imun yang lemah. Contohnya, pengidap diabetes melitus atau orang yang sedang menjalani pengobatan kanker;

  •  Menggunakan ruangan loker dan kamar mandi umum;

  •  Sering memakai celana dalam yang ketat.

Untuk itu, selalu waspada ketika terjadi gejala-gejala yang mengindikasikan penyakit tinea cruris.

Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada Desember 2019. Jock itch
Mayo Clinic. Diakses pada Desember 2019. Jock itch