• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan

Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 01 September 2021
Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan

"Faktanya, seseorang bisa mengalami radang amandel dan radang tenggorokan secara bersamaan. Namun, tetap ada perbedaan gejala antara keduanya. Jika kamu belum tahu yang mana yang sedang kamu alami, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter dan lakukan anjuran yang dokter berikan, seperti minum obat teratur dan istirahat secukupnya."


Halodoc, Jakarta - Tahukah kamu bahwa seseorang bisa mengalami radang tenggorokan tanpa mengalami radang amandel, atau mengalami keduanya secara bersamaan? Tonsilitis dapat disebabkan oleh bakteri kelompok A Streptococcus, yang bertanggung jawab untuk radang tenggorokan juga. Namun, kamu bisa juga bisa mengalami radang amandel akibat infeksi bakteri dan virus lain.

Radang tenggorokan alias faringitis adalah penyakit yang terjadi akibat peradangan pada daerah tenggorokan. Sementara radang amandel (tonsilitis) menyerang kelenjar tonsil, yaitu kelenjar yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh. Kelenjar ini bertugas untuk menangkap dan membunuh kuman yang menyerang saluran pernapasan. 

Simak ulasan lengkap berikut ini untuk memahami cara membedakan amandel dan radang tenggorokan.

Baca juga: Begini 6 Cara Simpel Mengatasi Sakit saat Menelan



Perbedaan Gejala Radang Amandel dan Radang Tenggorokan 

Cara pertama untuk mengetahui perbedaan di antara dua penyakit ini tentu saja melalui gejalanya. Tonsilitis dan radang tenggorokan memiliki banyak gejala serupa karena radang tenggorokan dianggap sebagai jenis radang amandel. Namun, orang-orang dengan radang tenggorokan memiliki gejala tambahan yang unik.

Dua penyakit ini sama-sama menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening di area leher, gangguan menelan, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Namun pada beberapa aspek tetap bisa dilihat perbedaannya. Misalnya pada radang tenggorokan akan tampak kemerahan pada amandel, sementara pada radang tenggorokan hanya tampak bintik-bintik merah pada mulut.

Radang amandel juga akan menyebabkan gejala seperti demam, leher kaku, sakit perut, dan perubahan warna putih atau kuning pada atau di sekitar amandel. Sementara radang tenggorokan sebabkan demam yang lebih tinggi, pegal linu pada sekujur tubuh, mual dan muntah, serta tampak amandel merah bengkak dengan garis-garis putih nanah.

Jika salah satu atau beberapa gejala seperti yang disebutkan di atas kamu alami, maka segera periksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang bisa wajib kamu konsumsi. Selain itu, kamu juga bisa tebus resep obat tersebut di Halodoc. Dengan layanan antar, pesanan kamu pun bisa segera tiba kurang dari satu jam. 

Baca juga: Amandel pada Anak, Perlukah Dioperasi?

Beda Penyebab Radang Amandel dan Radang Tenggorokan

Tonsilitis bisa disebabkan oleh berbagai kuman, termasuk virus dan bakteri. Namun ia paling sering disebabkan oleh virus, seperti:

  • Influenza.
  • Coronavirus.
  • Adenovirus.
  • Virus Epstein-Barr.
  • Virus herpes simpleks.
  • HIV.

Tonsilitis juga dapat disebabkan oleh bakteri dan diperkirakan 15-30 persen tonsilitis disebabkan oleh bakteri. Bakteri menular yang paling umum adalah kelompok A Streptococcus, yang menyebabkan radang tenggorokan. Spesies lain dari bakteri strep dapat menyebabkan tonsilitis juga, termasuk:

  • Staphylococcus aureus (MRSA).
  • Chlamydia pneumoniae (chlamydia).
  • Neisseria gonorrhoeae (gonore).

Sementara untuk radang tenggorokan, ia disebabkan secara khusus oleh bakteri Streptococcus kelompok A. Tidak ada kelompok bakteri atau virus lain yang menyebabkannya.

Baca juga: Bisakah Amandel Kambuh Saat Dewasa?

Langkah Atasi Gejala Keduanya

Untuk meredakan gejala sakit tenggorokan, kamu dapat mencoba pengobat rumahan, antara lain: 

  • Beristirahat cukup.
  • Minum banyak air.
  • Minum cairan hangat, seperti kaldu, teh dengan madu dan lemon, atau sup hangat.
  • Berkumurlah dengan air hangat yang asin.
  • Mengisap permen keras atau permen pelega tenggorokan.
  • Tingkatkan kelembapan di rumah atau kantor dengan menggunakan pelembap udara.

Sementara untuk kasus radang amandel yang lebih berat, dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi. Pastikan untuk minum antibiotik persis seperti yang diarahkan oleh dokter.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. The Difference Between Tonsillitis and Strep Throat.
Web MD. Diakses pada 2021. The Difference Between A Cold, Strep Throat, and Tonsillitis.