Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan

Halodoc, Jakarta - Kamu mungkin pernah mendengar tonsilitis atau radang amandel dan radang tenggorokan yang digunakan secara bergantian, sebenarnya ini bukanlah hal yang akurat.

Faktanya, seseorang bisa mengalami radang tenggorokan tanpa mengalami radang amandel. Tetapi, dua hal ini bisa terjadi bersamaan. Tonsilitis dapat disebabkan oleh bakteri kelompok A Streptococcus, yang bertanggung jawab untuk radang tenggorokan, tetapi kamu bisa mengalami radang amandel dari bakteri dan virus lain.

Radang tenggorokan alias faringitis adalah penyakit yang terjadi akibat peradangan pada daerah tenggorokan. Sementara radang amandel (tonsilitis) menyerang kelenjar tonsil, yaitu kelenjar yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh. Kelenjar ini bertugas untuk menangkap dan membunuh kuman yang menyerang saluran pernapasan. Simak perbedaan dari dua penyakit tersebut berikut ini.

Baca juga: Begini 6 Cara Simpel Mengatasi Sakit saat Menelan

Perbedaan Gejala Radang Amandel dan Radang Tenggorokan 

Cara pertama untuk mengetahui perbedaan di antara dua penyakit ini tentu saja melalui gejalanya. Tonsilitis dan radang tenggorokan memiliki banyak gejala serupa karena radang tenggorokan dianggap sebagai jenis radang amandel. Namun, orang-orang dengan radang tenggorokan memiliki gejala tambahan yang unik.

Dua penyakit ini sama-sama menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening di area leher, gangguan menelan, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Pada beberapa aspek tampak perbedaannya, misalnya pada radang tenggorokan tampak kemerahan pada amandel, sementara pada radang tenggorokan hanya tampak bintik-bintik merah pada mulut.

Radang amandel disebabkan demam, leher kaku, sakit perut, dan perubahan warna putih atau kuning pada atau di sekitar amandel. Sementara radang tenggorokan sebabkan demam yang lebih tinggi, pegal linu pada sekujur tubuh, mual dan muntah, serta tampak amandel merah bengkak dengan garis-garis putih nanah.

Jika salah satu atau beberapa gejala seperti yang disebutkan di atas kamu alami, maka segera periksakan diri ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Kamu bisa langsung buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc agar lebih mudah.

Baca juga: Amandel pada Anak, Perlukah Dioperasi?

Ketahui Perbedaan Penyebab Radang Amandel dan Radang Tenggorokan

Tonsilitis bisa disebabkan oleh berbagai kuman, termasuk virus dan bakteri. Namun ia paling sering disebabkan oleh virus, seperti:

  • Influenza;

  • Coronavirus;

  • Adenovirus;

  • Virus Epstein-Barr;

  • Virus herpes simpleks;

  • HIV.

Tonsilitis juga dapat disebabkan oleh bakteri dan diperkirakan 15-30 persen tonsilitis disebabkan oleh bakteri. Bakteri menular yang paling umum adalah kelompok A Streptococcus, yang menyebabkan radang tenggorokan. Spesies lain dari bakteri strep dapat menyebabkan tonsilitis juga, termasuk:

  • Staphylococcus aureus (MRSA);

  • Chlamydia pneumoniae (chlamydia);

  • Neisseria gonorrhoeae (gonore).

Sementara untuk radang tenggorokan, ia disebabkan secara khusus oleh bakteri Streptococcus kelompok A. Tidak ada kelompok bakteri atau virus lain yang menyebabkannya.

Baca juga: Bisakah Amandel Kambuh Saat Dewasa?

Langkah Atasi Gejala Radang Tenggorokan dan Radang Amandel

Melansir dari Healthline, untuk meredakan gejala sakit tenggorokan, kamu dapat mencoba pengobat rumahan, antara lain: 

  • Beristirahat;

  • Minum banyak air;

  • Minum cairan hangat, seperti kaldu, teh dengan madu dan lemon, atau sup hangat;

  • Berkumurlah dengan air hangat yang asin;

  • Mengisap permen keras atau permen pelega tenggorokan;

  • Tingkatkan kelembapan di rumah atau kantor dengan menggunakan pelembap udara.

Sementara untuk kasus radang amandel yang lebih berat, dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi. Pastikan untuk minum antibiotik persis seperti yang diarahkan oleh dokter.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. The Difference Between Tonsillitis and Strep Throat.
Web MD. Diakses pada 2019. The Difference Between A Cold, Strep Throat, and Tonsillitis.