• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Flu dan Batuk, Ini Cara Membiasakan Anak Cuci Tangan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Flu dan Batuk, Ini Cara Membiasakan Anak Cuci Tangan

Cegah Flu dan Batuk, Ini Cara Membiasakan Anak Cuci Tangan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 22 Juli 2021
Cegah Flu dan Batuk, Ini Cara Membiasakan Anak Cuci TanganCegah Flu dan Batuk, Ini Cara Membiasakan Anak Cuci Tangan

“Anak-anak adalah salah satu kelompok yang rentan terserang flu dan batuk. Hal itu dikarenakan sistem kekebalan tubuh anak yang masih lemah. Flu dan batuk bisa dicegah dengan cara yang mudah, yaitu dengan mencuci tangan. Itulah mengapa penting bagi orangtua untuk mengajarkan kebiasaan baik ini pada anak-anak. Mencuci tangan bisa menghindarkan anak dari berbagai penyakit menular.”

Halodoc, Jakarta – Sampai usia 7 tahun, sistem kekebalan tubuh anak belum bekerja dengan sempurna dan menyebabkan tubuh mudah terserang virus penyebab penyakit. Hal itu yang menjadi alasan anak-anak disebut sebagai kelompok yang paling rentan terserang flu dan batuk

Selain karena sistem kekebalan tubuh yang belum matang, saluran pernapasan, termasuk telinga, juga belum berkembang sempurna pada usia tersebut. Itulah mengapa penting bagi orangtua untuk mengajarkan anak kebiasaan baik yang bisa membantu melindunginya dari berbagai penyakit menular. Mencuci tangan adalah salah satu kebiasaan baik dan mudah yang bisa mencegah anak terserang flu dan batuk. 

Memahami Flu dan Batuk pada Anak

Flu dan batuk adalah dua jenis penyakit yang sama-sama disebabkan oleh infeksi virus. Flu alias influenza adalah penyakit yang terjadi karena adanya infeksi virus pada sistem pernapasan yang meliputi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Sementara pada batuk, infeksi virus menyerang hidung, tenggorokan, dan sinus. Batuk-batuk juga sering muncul sebagai gejala yang menyertai flu. 

Gejala-gejala yang muncul saat anak flu tidak hanya memicu rasa sakit, tapi juga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kabar buruknya, virus penyebab penyakit ini sangat mudah menyerang dan bisa berkembang dengan sangat cepat. Masa inkubasi virus penyebab flu tergolong singkat, gejala penyakit bisa muncul hanya dalam satu, hingga tiga hari setelah pertama kali terinfeksi.

Anak-anak bisa tertular penyakit flu dan batuk dari lingkungan sekitar maupun karena tidak menjaga kebersihan. Risiko penyakit ini meningkat jika Si Kecil aktif bermain di luar rumah atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus. Biasanya, anak-anak tidak menyadari dan langsung menyentuh mulut, mata, dan hidung, sehingga terjadilah penularan virus penyebab penyakit. 

Baca juga: 4 Tanda Batuk yang Berbahaya pada Anak

Pentingnya Membiasakan Anak Cuci Tangan 

Penularan virus penyebab flu dan batuk bisa terjadi di mana saja, baik dari orang lain maupun diri sendiri. Penyakit ini bisa menular dari percikan air liur saat pengidapnya flu atau batuk. Selain itu, virus penyebab flu dan batuk juga bisa masuk ke dalam tubuh saat anak memasukkan jari ke mulut, atau menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah sebelumnya menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus. 

Maka dari itu, salah satu cara terbaik untuk mencegah flu dan batuk adalah membiasakan anak untuk mencuci tangan, terutama setelah beraktivitas. Biasakan Si Kecil untuk mencuci tangan setelah dari kamar mandi, sebelum dan setelah makan, serta setelah bermain. Pastikan anak mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih agar kuman-kuman yang menempel di tangan mati. 

Baca juga: Ini Pentingnya Mencuci Tangan dengan Sabun

Cara Mengatasi Flu dan Batuk pada Anak

Anak-anak cenderung mudah dan sering terserang flu dan batuk, tapi seiring berjalannya waktu hal itu akan berkurang. Sebab, tubuh sudah mengenali virus penyebab penyakit ini dan membangun pertahanan untuk melawannya.

Flu dan batuk yang bersifat ringan sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu penanganan khusus. Namun, ibu tetap tidak boleh menganggap sepele jika anak sering mengalami flu dan batuk. 

Jika Si Kecil sedang mengalami flu dan batuk, lakukan beberapa perawatan sederhana untuk mengatasi gejalanya. Ibu bisa mengatasi penyakit ini dengan memberi asupan makanan sehat, memastikan Si Kecil cukup beristirahat, dan konsumsi obat pereda flu dan batuk jika dibutuhkan. 

Biar lebih aman, pastikan untuk memilih jenis obat yang sudah terkenal khasiatnya, seperti bodrexin Flu dan Batuk yang hadir dengan rasa jeruk dan memiliki kandungan Phenylephrine HCl (PE). Tidak perlu khawatir, kandungan Phenylephrine HCl (PE) dalam bodrexin Flu dan Batuk PE ini bekerja sebagai dekongestan untuk meredakan hidung tersumbat.

Selain itu, bodrexin Flu dan batuk juga mengandung dextromethorphan yang berfungsi untuk meringankan batuk kering pada anak, paracetamol yang berfungsi sebagai analgesic untuk pereda nyeri, dan Chlorphenamine Maleate yang berfungsi untuk mengatasi alergi.



Bodrexin Flu dan Batuk Sirup memiliki dua varian, yaitu bodrexin Flu & Batuk PE dan bodrexin Flu & Batuk Tidak Berdahak PE. Bila Si Kecil mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, bersin-bersin, dan hidung tersumbat yang disertai batuk berdahak, ibu bisa memberikan bodrexin Flu & Batuk PE. Bila gejala flu pada anak tidak disertai batuk berdahak, pilih bodrexin Flu & Batuk Tidak Berdahak PE.

Baca juga: 5 Tips Tepat Memilih Obat Flu dan Batuk untuk Anak

Bila flu dan batuk pada anak tidak kunjung sembuh juga setelah memberikan obat-obatan, sebaiknya bicarakan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ibu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk minta saran kesehatan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!


Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Children and Colds