10 August 2018

Cara Mengatasi Nyeri Payudara di Trimester Pertama

nyeri payudara

Halodoc, Jakarta – Nyeri payudara adalah salah satu masalah yang dialami banyak ibu hamil di trimester pertama. Kondisi ini disebabkan karena perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh ibu selama masa kehamilan. Perubahan ini bisa mengubah jaringan payudara serta meningkatkan aliran darah di area tersebut, sehingga membuat payudara jadi terasa nyeri dan lebih sensitif. Nyeri payudara tentu bikin ibu enggak nyaman saat menjalani aktivitas sehari-hari. Nah, ibu bisa mengatasi masalah kehamilan ini dengan cara-cara berikut.

Penyebab Nyeri Payudara Saat Hamil

Saat hamil, hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh ibu akan meningkat. Sebenarnya kedua hormone tersebut adalah penyebab wanita mengalami nyeri payudara saat pra-menstruasi. Karena itu, hormon-hormon tersebut juga lah yang diduga menjadi penyebab ibu mengalami nyeri payudara saat hamil.

Hormon estrogen dan progesteron berperan untuk menunjang tumbuh kembang bayi saat berada di dalam kandungan. Selain itu, kedua hormon tersebut juga bertugas untuk mempersiapkan payudara ibu untuk proses menyusui. Nah, saat saluran susu membesar dan merenggang karena terisi oleh susu, payudara khususnya bagian puting akan menjadi lebih sensitif. Bahkan payudara bisa terasa nyeri hanya karena bergesekan dengan pakaian. Selain nyeri, payudara ibu juga bisa membengkak dan terasa seperti kesemutan.

Namun, ibu hamil enggak perlu khawatir bila mengalami kondisi ini, karena nyeri payudara merupakan tanda-tanda awal ibu sedang berbadan dua. Ketidaknyamanan ini akan ibu alami sejak kehamilan berusia sekitar 4-6 minggu dan akan terus berlangsung selama trimester pertama. Namun, produksi hormon penyebab nyeri payudara akan berkurang saat memasuki trimester kedua kehamilan. Meski begitu, tidak ada jaminan ibu akan terbebas dari nyeri payudara selama masa kehamilan.

Baca juga: Tahapan Perubahan Bentuk Payudara Saat Hamil

Menggunakan Bra yang Tepat

Nah, cara yang paling efektif untuk mengatasi rasa nyeri payudara saat hamil adalah dengan menggunakan bra yang tepat. Saat hamil, ibu sudah tidak bisa lagi mengenakan bra yang biasa dipakai sehari-hari waktu sebelum hamil dulu. Payudara ibu sudah berubah dan membesar seiring usia kehamilan. Karena itu, gantilah bra dengan ukuran yang lebih sesuai dan berbahan yang nyaman. Berikut kriteria bra yang dianjurkan untuk ibu hamil:

  • Ibu hamil sebaiknya tidak memakai bra berkawat, karena dapat membuat payudara semakin terasa tidak nyaman serta tidak cocok untuk menghadapi perubahan payudara ibu.
  • Jangan menggunakan bra yang terlalu ketat atau longgar. Namun, carilah bra yang sesuai dengan ukuran payudara ibu agar payudara dapat ditopang dengan baik.
  • Ibu mungkin perlu mengganti bra beberapa kali selama masa kehamilan, karena payudara dapat terus membesar.
  • Bila payudara terasa nyeri di malam hari sehingga membuat ibu susah tidur, cobalah gunakan bra untuk ibu hamil yang terbuat dari katun. Cara ini mungkin bisa mengatasi rasa nyeri tersebut. Usahakan selalu menggunakan bra saat tidur untuk mencegah timbulnya rasa nyeri akibat puting yang bergesekkan dengan baju.

Baca juga: Tips Memililh Underwear yang Nyaman Untuk Ibu Hamil

Selain mengenakan bra yang tepat, ibu juga perlu memberi tahu suami tentang kondisi payudara yang sedang terasa nyeri, agar suami dapat berhati-hati saat berhubungan intim dengan ibu. Pasalnya, sebuah pelukan saja bisa membuat payudara ibu kesemutan atau terasa sakit.

Ibu hamil sebenarnya tidak disarankan untuk mengonsumsi obat penghilang rasa sakit. Namun, bila rasa nyeri pada payudara sudah tidak tertahankan lagi, ibu mungkin bisa mengonsumsi obat parasetamol. Namun ingat, bicarakan dulu ke dokter kandungan bila ingin mengonsumsi obat saat hamil.

Ibu juga bisa membeli berbagai macam obat dan suplemen di Halodoc, lho. Enggak perlu repot-repot keluar rumah, ibu tinggal order saja lewat fitur Apotik Antar dan pesananmu akan tiba dalam waktu satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.