26 February 2019

Jangan Asal, Begini Cara Mengobati Bisulan yang Tepat

Jangan Asal, Begini Cara Mengobati Bisulan yang Tepat

Halodoc, Jakarta – Bisul dikenal sebagai benjolan merah bernanah pada kulit. Bisul disebabkan karena infeksi bakteri yang memicu peradangan pada folikel rambut.

Kebanyakan bisul muncul di area tubuh yang sering mengalami gesekan dan berkeringat seperti wajah, leher, ketiak, bokong, dan paha. Bila muncul di kelopak mata, bisul disebut bintitan.

Baca Juga: Benarkah Telur Bisa Sebabkan Bisul?

Bagaimana Cara Bisul Tumbuh?

Bisul muncul karena infeksi Staphylococcus aureus, bakteri yang biasa ditemukan pada kulit dan di dalam hidung tanpa memicu infeksi. Infeksi terjadi saat bakteri masuk hingga ke folikel lewat luka gores atau gigitan serangga. Bakteri mengeluarkan racun dan tubuh meresponsnya dengan menambah sel darah putih.

Setelah itu, sel kulit menutup racun agar tubuh tidak menyebar dengan melakukan pembentukan dinding. Dinding berkembang menjadi bisul yang di dalamnya berisi racun dan nanah.

Apa Saja Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengobati Bisul?

Bisul mulanya berukuran kecil, kemudian bertambah besar karena mengalami pembengkakan, bernanah, dan terbentuk titik putih di bagian puncak benjolan. Kebanyakan kasus bisul sembuh dengan sendirinya. Namun, ada cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan bisul.

1. Kompres Air Hangat

Bisul bernanah pecah dengan sendirinya dalam 1-2 minggu. Biar proses pematangan bisul lebih cepat, kamu bisa menempelkan kompres air hangat di lokasi benjolan. Siapkan air hangat suam-suam kuku dan handuk bersih. Celupkan handuk ke dalam air hangat dan peras hingga kering, kemudian letakkan di lokasi benjolan selama 10 menit beberapa kali sehari sampai bisul pecah. Cara ini mengurangi rasa sakit dan memancing nanah naik ke puncak benjolan.

2. Pakai Obat Bisul

Minta resep obat bisul pada dokter. Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati bisul antara lain benzoine, mupirocin, dan gentamicin. Obat-obatan ini berfungsi mengurangi rasa sakit dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bisul. Gunakan secara teratur dan sesuai anjuran dokter agar mendapatkan manfaat maksimal. Menghentikan konsumsi obat terlalu cepat membuat bakteri lanjut berkembang sehingga pengidap bisul bisa terinfeksi kembali.

3. Hindari Memencet Bisul

Memencet bisul meningkatkan risiko penyebaran infeksi di area kulit sekitarnya, terlebih jika kamu melakukannya dalam keadaan tangan kotor. Bila infeksi menyebar, pengidap bisul berisiko mengalami komplikasi seperti selulitis hingga sepsis. Maka sebaiknya, cuci tangan pakai sabun terlebih dahulu sebelum menyentuh dan mengobati bisul dengan cara di atas.

4. Operasi Kecil

Dilakukan pada kasus bisul yang tergolong parah atau sudah menjadi abses. Operasi bertujuan mengeluarkan nanah dalam benjolan yang besar dan dalam.

Baca Juga: Biar Cepat Sembuh Bisul Sebaiknya Dipecahkan, Benarkah?

Itulah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bisul. Jika cara di atas belum berhasil mengatasi bisul yang kamu alami, jangan ragu berdiskusi dengan dokter Halodoc. Apalagi jika bisul disertai demam, terus membesar, terasa nyeri, dan bertambah banyak perlu mendapatkan penanganan medis segera. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!