23 October 2018

Cara Menjaga Keseimbangan pH Miss V

cara menjaga keseimbangan ph miss v

Halodoc, Jakarta – Tahukah kamu bahwa organ intim wanita memiliki pH yang perlu dijaga keseimbangannya. PH atau yang biasa dikenal dengan kadar asam basa menunjukkan kesehatan organ intim kamu. Saat organ intim memiliki kadar pH atau asam basa yang seimbang, maka pH Miss V ini bisa melindungi kamu dari infeksi. Jadi, jangan abaikan kesehatan organ intim kamu. Begini caranya menjaga keseimbangan pH Miss V.  

Selain tidak berbau, tidak terasa gatal, dan tidak terasa nyeri, ciri Miss V yang sehat adalah memiliki kadar pH yang seimbang. Menurut Dr. Radius A. Tanoto SpOG Obstetri dan Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan), Miss V sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk mempertahankan keseimbangan keasamannya. Mekanisme ini dilakukan oleh bakteri-bakteri baik yang tinggal di dalam Miss V. Selain menjaga keseimbangan pH Miss V, bakteri baik ini juga berfungsi untuk melindungi organ intim dari berbagai macam infeksi. Tingkat asam basa atau pH Miss V dikatakan normal bila berada di kisaran angka 3,5 sampai 4,5.

Bila keseimbangan pH Miss V terganggu, maka bakteri baik dalam Miss V akan mati. Sebaliknya, bakteri jahat yang akan berkembang dengan pesat dalam organ intim dan berisiko menimbulkan jamur yang menjadi pemicu iritasi, gatal, dan keputihan yang tidak normal. Itulah mengapa penting bagi kamu untuk menjaga keseimbangan pH Miss V.

1. Bersihkan Miss V secara Teratur

Setelah buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB), biasakan untuk bersihkan Miss V dengan air bersih dari arah depan ke belakang, agar bakteri yang ada di anus tidak masuk ke dalam Miss V.

2. Bersihkan Miss V Tanpa Menggunakan Sabun Antibakteri

Ingat, hindari membersihkan Miss V dengan menggunakan sabun antibakteri. Penggunaan jenis sabun ini justru bisa mengganggu keseimbangan pH Miss V dan membunuh bakteri baik. Jadi, bersihkanlah Miss V dengan air biasa saja.

3. Anjuran Menggunakan Sabun Pembersih Kewanitaan

Sebenarnya membersihkan organ intim cukup dilakukan dengan membasuhnya menggunakan air hangat saja. Namun, kalau kamu ingin menggunakan sabun pembersih kewanitaan, maka gunakan hanya sesekali saja dan jangan digunakan dalam jangka waktu yang lama. Pastikan juga kamu hanya menggunakan sabun pembersih kewanitaan di area luar Miss V saja.

Selain itu, pilihlah sabun pembersih Miss V yang mengandung povidone iodine. Menurut sebuah penelitian, kandungan povidone iodine mampu mengembalikan kadar bakteri baik di dalam Miss V kamu, sehingga bisa membantumu menjaga kadar pH Miss V agar tetap seimbang.

4. Keringkan Miss V Setelah Membersihkannya

Pilihlah tisu yang lembut untuk mengeringkan Miss V. Hindari menggunakan tisu makan yang kasar karena bisa menyebabkan iritasi kulit di area Miss V.

5. Menjaga Kebersihan Miss V saat Menstruasi

Saat menstruasi, gunakan pembalut yang tidak mengandung pewangi. Ganti pembalut sekitar 4—6 jam setelah pemakaian atau saat sudah penuh. Hal ini untuk menjaga agar Miss V tetap bersih dan terbebas dari bakteri.

6. Alasi Tempat Duduk dengan Handuk Saat Bersauna

Saat duduk di tempat sauna, gunakanlah handuk bersih sebagai alas kamu duduk untuk mencegah vaginosis bakterialis atau ketidakseimbangan bakteri baik di dalam Miss V yang bisa menimbulkan keputihan dengan bau tidak sedap. Pasalnya, tempat duduk maupun berbaring di dalam ruangan sauna mungkin saja terdapat bakteri. Apalagi tempat sauna merupakan tempat umum yang digunakan bersama-sama orang lain.

Jadi, jagalah kebersihan organ intim ketika menggunakan fasilitas umum, seperti toilet, spa, dan jacuzzi.

7. Hindari Menggunakan Pakaian Dalam Berbahan Sintetis

Kamu sebaiknya tidak mengenakan celana dalam yang berbahan sintetis, karena tidak menyerap keringat. Jenis celana dalam ini bisa membuat area organ intim menjadi lembap, sehingga memudahkan bakteri untuk berkembang biak. Jadi, pilihlah celana dalam berbahan katun yang bisa menjaga area Miss V tetap kering dan mengurangi risiko reaksi alergi.

Kalau kamu mengalami masalah di sekitar area intim, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter lewat aplikasi Halodoc. Tanpa perlu keluar rumah, kamu bisa ngobrol dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: