Cara Sehat Berpuasa Bagi Pengidap Hipertensi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Cara Sehat Berpuasa Bagi Pengidap Hipertensi

Halodoc, Jakarta –  Hipertensi disebut silent killer karena pasien dengan tekanan darah tinggi mungkin tidak memiliki gejala selama bertahun-tahun. Meskipun merupakan penyakit yang umum dan menyebar, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kondisi ini, kecuali mereka mengalami gejala, seperti sakit kepala atau memiliki kerusakan permanen pada jantung, ginjal atau arteri.

Sebagian besar studi medis menunjukkan bahwa pasien dengan hipertensi dapat menyelesaikan puasa mereka jika mereka tidak memiliki komplikasi atau masalah medis lainnya. Jika kamu memiliki tekanan darah tinggi dan ingin berpuasa, nyatanya puasa tidak akan berdampak negatif pada keseimbangan tekanan darahmu.

Pun begitu, ada baiknya kamu mendiskusikannya ke dokter untuk menilai kesehatan dan menentukan apakah kamu diperbolehkan berpuasa atau tidak. Ini dilakukan untuk penyesuaian yang diperlukan terhadap dosis obat dan waktu terbaik untuk mengonsumsinya.

Baca juga: 7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Hipertensi

Dokter juga dapat menentukan apakah kamu membutuhkan obat antihipertensi jangka panjang yang dapat diminum malam hari, sekali atau dua kali sehari, tanpa memengaruhi puasa. Selain itu, ada baiknya pengidap hipertensi minum banyak cairan dan jus alami tanpa pemanis untuk menghindari rasa haus, dehidrasi, dan komplikasi terkait lainnya.

Selain hal-hal yang sudah diuraikan tadi, berikut tips lain untuk menjalani puasa sehat buat pengidap hipertensi:

  • Jadikan buah dan sayuran sebagai bagian penting dari makanan berbuka, karena merupakan sumber penting kalium yang membantu mengendalikan tekanan darah tinggi.

  • Hindari makanan dan cairan berlemak tinggi.

  • Hindari stimulan, seperti kopi dan minuman ringan berkafein untuk mengurangi asupan kafein.

  • Jauhi makanan tinggi natrium seperti kacang asin dan acar yang dapat menyebabkan hipertensi, dan gantikan dengan salad hijau segar.

  • Makanlah ikan bakar setidaknya dua kali seminggu, karena mengandung lemak sehat yang disebut Omega-3 yang membantu mengatur tekanan darah dan mencegah penyakit kardiovaskular. Sumber Omega-3 yang baik termasuk salmon dan sarden.

  • Konsumsi daging merah dan unggas dalam jumlah sedang.

  • Makan produk susu rendah lemak karena kalsium berperan penting dalam mengatur tekanan darah dan meningkatkan kesehatan tulang.

Baca juga: 5 Tanda Orang yang Berpotensi Terkena Hipertensi

  • Hindari daging dan keju olahan, seperti sosis dan mortadella, karena mengandung natrium konsentrasi tinggi.

  • Waspadai tanda-tanda peringatan hipertensi, seperti pusing dan sakit kepala.

Jika kamu mengalami salah satu dari gejala ini, maka harus segera mencari layanan medis darurat atau segera diskusikan dengan dokter.

Baca juga: Tips Mencegah Tekanan Darah Naik Drastis

  • Ukur tekanan darah secara teratur.

Terus berolahraga selama bulan puasa dapat membantu mengatur tekanan darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dilakukan oleh umat Islam selama sholat tarawih membantu mengurangi tekanan darah tinggi.

Tapi, pasien yang mengidap masalah medis khusus harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum membuat keputusan untuk meningkatkan aktivitas fisik mereka selama bulan Ramadan.

Mengurangi rokok dan menjalankan pola hidup sehat adalah cara terbaik untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Ramadan adalah peluang bagus untuk menurunkan berat badan secara bertahap. Penelitian telah menunjukkan bahwa penurunan berat badan, bahkan pada hanya lima persen dari berat badan, membantu menormalkan tekanan darah di bulan Ramadan.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai cara sehat berpuasa buat pengidap hipertensi, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.