21 October 2017

Cari Tahu 5 Penyebab Sariawan dan Cara Mengatasinya

Cari Tahu 5 Penyebab Sariawan dan Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Sariawan merupakan luka di dalam mulut yang menimbulkan rasa sakit. Sariawan bukan termasuk penyakit yang bisa menular, namun bisa membuat pengidapnya tidak nyaman. Sariawan sendiri memiliki nama medis stomatitis aftosa (apthous stomatitis) atau canker sore. Luka sariawan bisa berbentuk oval atau bulat, dan berwarna putih atau kuning dengan tepiannya yang berwarna merah akibat peradangan. Sariawan yang tumbuh dapat berjumlah satu atau lebih.

Sariawan pada umumnya bisa terjadi pada bagian dalam pipi atau bibir, serta di permukaan gusi dan lidah dengan ukuran yang berbeda-beda yakni minor, mayor, dan herpatiformis. Untuk luka sariawan minor biasanya berdiameter sekitar 1 cm dan paling banyak diidap oleh semua orang. Sementara luka sariawan mayor memiliki diameter 2-3 cm dan biasanya tumbuh pada langit-lagit mulut atau lidah. Yang terakhir, herpetiformis adalah jenis luka sariawan yang jarang sekali terjadi. Biasanya ukuran luka ini hanya berdiameter 1-2 milimeter dan cederung tumbuh lebih dari satu luka.

(Baca juga: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh Ketika Panas Dalam?)

Penyebab Sariawan
Penyakit sariawan kebanyakan dialami oleh remaja yang berusia 10 hingga 19 tahun akibat kurang menjaga kebersihan mulut atau adanya kerusakan pada selaput lendir di rongga mulut. Selain itu ada beberapa penyebab sariawan lain yang perlu kamu ketahui, diantaranya:

1.  Cedera atau kerusakan pada lapisan dalam mulut yang biasanya terjadi karena bibir tergigit secara tidak sengaja, gigi yang terlalu tajam, memakai kawat gigi, atau mengunyah makanan yang keras.

2.  Kondisi medis yang meliputi kekurangan zat besi atau vitamin B12, sistem imunitas yang lemah (misalnya akibat HIV dan penyakit lupus), dan infeksi virus seperti pilek, penyakit tangan, kaki, dan mulut.
3.  Penyebab sariawan juga dikarenakan dari efek samping mengonsumsi obat atau metode pengobatan, misalnya nicorandil, penghambat beta, obat antiinflamasi nonsteroid (AINS), kemoterapi, dan radioterapi.

4.  Mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti makanan pedas dan kopi

5.  Adanya perubahan hormon yang biasanya dialami wanita yang bisa mengalami sariawan selama masa menstruasi. Bahkan sariawan bisa muncul saat seseorang merasa gelisah atau stres.

Cara Mengatasi Sariawan
Sariawan biasanya bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun untuk menangani sariawan, bisa dilakukan dengan cara mandiri guna mengurangi rasa sakit atau ketidaknyamanan yang dialami, di antaranya berupa:

1.  Menggunakan pasta gigi yang tidak mengandung bahan-bahan yang memicu iritasi, seperti sodium laurel sulfat, serta memakai sikat gigi yang lembut untuk menggosok gigi.
2.  Mengonsumsi makanan yang lembut dan menghindari makanan yang keras, pedas, asam, asin atau minuman panas hingga luka sariawan sembuh.
3.  Menggunakan sedotan saat minum guna mengurangi rasa sakit.
4.  Menghindari semua pemicu yang bisa memperparah luka sariawan.

Bila  cara mengurangi rasa sakit sariawan di atas tidak bisa diandalkan bahkan bisa membuat luka bertambah banyak atau besar, sariawan muncul berkali-kali, sariawan bertambah sakit atau menjadi merah yang mengindikasikan infeksi bakteri, dan sariawan tidak kunjung sembuh dalam waktu tiga minggu, maka sebaiknya kamu mendiskusikannya pada dokter untuk diberikan obat-obatan. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan seperti:

(Baca juga: Cara Mencegah Sariawan yang Sering Kambuh)

Obat Pereda Nyeri
Obat ini bisa menjadikan mulut kebas sehingga tidak terasa nyeri untuk sementara waktu. Beberapa pilihan obat pereda nyeri yakni dalam bentuk obat kumur, semprot, atau gel (misalnya krim benzocaine dan lidocaine). Sebaiknya untuk penggunaan obat kumur,  tidak  diaplikasikan selama lebih dari 7 hari dan tidak diberikan untuk anak-anak berusia di bawah 12 tahun. 

Obat Kortikosteroid
Obat Kortikosteroid dapat segera digunakan begitu luka muncul. Kegunaannya bisa meredakan nyeri dan mempercepat kesembuhan. Yang termasuk obat kortiosteroid adalah dexamethasone, triamcinolone, fluocinonide, dan clobetasol.

Obat Antimikroba
Obat ini berfungsi untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi pada luka. Contoh obat ini diantaranya tetracycline, chlorhexidene gluconate, dan hidrogen peroksida.


Itu dia 5 penyebab sariawan dan cara mengatasinya yang perlu kamu ketahui. Untuk berdiskusi dengan dokter, kamu bisa mengandalkan aplikasi Halodoc. Aplikasi ini menghubungkan kamu dengan ribuan dokter yang ahli dibidangnya masing-masing. Kamu bisa menggunakan menu Contact Doctor untuk berdiskusi dengan dokter. Selain itu kamu juga bisa membeli kebutuhan  medis di Pharmacy Delivery. Download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang.

(Baca juga: Cara Ampuh Atasi Masalah Kesehatan Mulut karena Makanan)