26 March 2018

Cari Tahu Tren Metode Pembelajaran Anak Zaman Now

Cari Tahu Tren Metode Pembelajaran Anak Zaman Now

Halodoc, Jakarta – Semua orangtua tentu ingin memberikan pendidikan yang terbaik buat buah hatinya. Untuk memenuhi kebutuhan para orangtua ini, lembaga-lembaga pendidikan pun
“berlomba” menyediakan metode pembelajaran anak yang dapat membantu anak semakin mudah belajar dan juga meningkatkan kecerdasannya.

Beberapa waktu lalu home schooling sempat menjadi trend dan banyak paparan mengenai kelebihan dari home schooling. Nah, sekarang ini ada metode pembelajaran anak terkini yang sedang trend saat ini. Apa sajakah itu? (Baca juga Timbang-menimbang Pola Asuh untuk Anak)

  1. Montessori

Montessori adalah metode pembelajaran yang diterapkan pada anak usia dini yang membebaskan anak untuk memilih aktivitasnya dan memanfaatkan lingkungan yang ada untuk mengembangkan kepribadiannya. Jadi, tugas guru sebagai pendamping, menyediakan informasi dan memberikan bimbingan yang dibutuhkan anak.

Pendekatan yang dilakukan kepada anak lebih bersifat perorangan dengan mengembangkan kemampuan berbahasa, menghitung, budaya, sensorik dan kehidupan sehari-hari. Anak pun diajarkan hal-hal yang sifatnya praktikal seperti kemandirian, mengenal ragam bentuk, penekanan pada EQ serta menceritakan responnya terhadap suatu peristiwa.

  1. Steiner atau Waldrof

Metode pembelajaran ini meyakini kalau 7 tahun awal usia anak adalah masa-masa dimana anak dikhususkan untuk mengembangkan kognitif. Bermain dan berinteraksi dengan lingkungan adalah pelajaran sehari-hari anak-anak yang mengikuti metode pembelajaran Steiner atau Waldrof. Dalam rentang usia sampai 7 tahun, anak tidak diberi konten akademis kecuali kalau anak tersebut menunjukkan ketertarikannya.

Di usia 7-14 tahun anak difokuskan pada pengembangan indra penciuman, perasa dan psikologis. Sedangkan 14-21 tahun lebih kepada indra bicara, individualitas dan pemikiran. Tujuan dari metode pembelajaran anak terkini versi ini adalah mengembangkan artistik, kapasitas sosial, pemikiran kritis, empati anak secara bertahap, tidak bersamaan supaya hasilnya lebih maksimal.

  1. The Harkness

Metode pembelajaran Harkness lebih menekankan pada diskusi dimana guru bersama murid-murid duduk berkelompok membicarakan mata pelajaran serinci mungkin. Pendapat individu dibentuk, disanggah dan direvisi sedangkan tugas guru adalah menjadi penengah, pemerhati dan memastikan tidak ada murid yang mendominasi topik dan semua obrolan sesuai pada jalurnya.

Sistem belajar seperti ini membentuk murid untuk bertanggungjawab atas pembelajarannya sendiri dan mendorong mereka untuk mempertanyakan keilmuan yang mereka dapatkan. Bersikap kritis terhadap informasi yang diterima adalah fokus dari metode pembelajaran anak terkini ini.

Bagaimana Peran Orangtua?

Sebenarnya orangtua tidak bisa hanya pasif saja menerima metode pembelajaran yang diterapkan guru kepada anak. Orangtua harus aktif dan mencari tahu apakah sistem pendidikan yang dijalani anak memang sudah sesuai dengan kebutuhan anak atau tidak. Beberapa kontrol yang bisa dilakukan orangtua adalah sebagai berikut ini:

  1. Dukung Minat Anak

Jangan memaksakan hobi orangtua ke anak tetapi dukung apa yang menjadi minat anak. Misalnya nih, anak suka memasak, hobi menggambar ataupun main lego. Orangtua menjadi wadah dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan anak untuk mengembangkan minatnya tersebut.

  1. Tanyakan Perkembangan Anak Secara Berkala Kepada Gurunya

Ini dilakukan supaya orangtua bisa mengawasi dan tahu apa saja yang dikerjakan anak selama di sekolah. Bagaimana antusiasnya dalam belajar, lingkungan pertemanan, apakah dia bisa mengikuti pelajaran yang dibagikan oleh gurunya atau tidak.

  1. Mengobrol dengan Anak Mengenai Situasi Sekolah

Jangan hanya menanyakan informasi kepada guru, tanyakan juga langsung kepada anak. Sejauh ini apakah anak menikmati proses belajar mengajar atau tidak. Lantas amati bagaimana perkembangan laku anak saat di rumah.

Buat orangtua yang ingin tahu lebih banyak mengenai metode pembelajaran anak yang sedang tren saat ini, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orangtua bisa memilih ngobrol lewat Video/Voice Call atau Chat dan langsung terhubung dengan dokter-dokter spesialis di bidangnya.