11 July 2018

Darah Haid Hitam? Ini Fakta yang Harus Diketahui

darah haid hitam

Halodoc, Jakarta – Setiap bulan, wanita yang sudah dewasa atau berusia di atas 11 atau 14 tahun akan mengalami siklus haid. Normalnya, darah haid yang keluar berwarna merah. Namun, ada juga beberapa wanita yang mengeluarkan darah berwarna hitam saat haid. Normal kah hal tersebut? Sebenarnya apa penyebab darah haid berwarna hitam?

Jangan panik dulu bila darah haid yang keluar berwarna hitam, karena darah haid terkadang memang bisa berwarna cokelat gelap atau bahkan hampir hitam. Darah haid berwarna cokelat ini biasanya masih merupakan kondisi yang normal. Selama mengalami siklus haid pun, warna dan konsistensi darah wanita juga bisa berubah-ubah. Kadang darah haid yang keluar bisa cair dan sedikit, namun bisa juga kental dan keluar dengan deras atau banyak. Warna darah haid pun bermacam-macam, kadang berwarna merah terang, cokelat atau berwarna gelap. Baca juga: 7 Arti Warna Darah Menstruasi yang Perlu Diketahui

Biasanya darah yang muncul menjelang siklus haid akan berakhir berwarna cokelat gelap dan hampir hitam. Hal ini normal, karena darah haid tersebut sudah tinggal cukup lama di dalam rahim, sehingga ketika keluar berwarna cokelat kehitaman. Jadi, ketika tubuh meluruhkan lapisan rahim pada awal-awal masa haid, darah yang keluar biasanya masih berwarna merah terang. Namun, di akhir siklus haid, darah yang keluar merupakan darah tua yang sudah lama tersimpan, sehingga sangat mungkin untuk berubah warna.

Pada anak perempuan yang baru pertama kali haid, wanita yang sedang menggunakan alat kontrasepsi, atau wanita yang mendekati masa menopause, kadang-kadang bercak darah berwarna cokelat bisa muncul walaupun sedang tidak haid.

Baca juga: Jangan Khawatir, Ini 3 Tanda Periode Menstruasi Kamu Normal

Penyebab Darah Haid Hitam

Walaupun darah haid yang berwarna hitam biasanya merupakan hal normal, namun ada beberapa masalah kesehatan tertentu yang bisa menyebabkan darah haid berubah warna menjadi hitam, seperti keguguran, uterus yang tidak kembali ke ukuran aslinya setelah meregang saat hamil, terhambatnya aliran darah dari uterus ke Miss V, atau menopause. Selain itu, gangguan hormon yang sifatnya tidak permanen juga bisa menyebabkan perubahan warna darah haid. Penyebab terjadinya gangguan hormon pun bermacam-macam, bisa karena pola makan yang tidak sehat ataupun stres.

Cara Menjaga Darah Haid Tetap Normal

Agar siklus haid kamu tetap normal dan tidak terjadi perubahan warna pada darah haid, kamu disarankan untuk menjaga pola makan serta menghindari makanan yang dapat memicu perubahan hormon. Selain itu, perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan kalsium yang bermanfaat untuk menenangkan dinding rahim, sehingga kamu bisa terhindar dari masalah haid. Olahraga secara teratur juga penting agar kamu terhindar dari stres, dan jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air putih. Baca juga: 6 Olahraga yang Baik Dilakukan Saat Menstruasi

Jadi, darah haid yang berwarna hitam masih termasuk kondisi yang normal. Jadi, kamu enggak perlu khawatir dengan perubahan warna darah haid ini. Namun, kamu disarankan untuk memeriksakan diri bila perubahan warna darah haid disertai oleh gejala lain. Dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan, kamu dapat memastikan ada tidaknya masalah dengan organ reproduksi kamu. Selain itu, dokter juga bisa memberikan penanganan yang tepat untuk masalah haid yang kamu alami.

Kamu juga bisa membicarakan masalah seputar siklus haid dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Tanpa perlu keluar rumah, kamu bisa ngobrol dan minta saran kesehatan dari dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.