• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Darah Haid Hitam? Ini Fakta yang Harus Diketahui

Darah Haid Hitam? Ini Fakta yang Harus Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Setiap bulan, wanita yang berada pada masa subur akan mengalami siklus haid. Haid adalah kondisi normal yang menandai bahwa wanita tersebut dalam masa subur dan mampu bereproduksi. Selama mengalami haid, wanita mengeluarkan darah-darah kotor yang luruh dari dinding-dinding rahimnya. Warna darah yang dikeluarkan dapat berbeda-beda tergantung waktu dan kondisi wanita tersebut.

Di hari-hari awal haid, wanita biasanya mengeluarkan darah berwarna merah. Mendekati selesainya siklus haid, warna darah bisa berubah. Lantas, normalkah jika wanita yang sedang haid mengeluarkan darah berwarna hitam?

Baca juga: 7 Arti Warna Darah Menstruasi yang Perlu Diketahui

Normalkah Darah Haid Berwarna Hitam?

Jangan panik dulu bila darah haid yang keluar berwarna hitam, karena darah haid terkadang memang bisa berwarna cokelat gelap atau bahkan hampir hitam. Darah haid berwarna cokelat kehitaman ini biasanya masih merupakan kondisi yang normal.

Selama mengalami siklus haid, warna dan konsistensi darah wanita dapat berubah-ubah. Darah haid yang keluar bisa cair dan sedikit, namun bisa juga kental dan keluar dengan deras atau banyak.

Warna darah haid bermacam-macam, kadang berwarna merah terang, cokelat atau berwarna gelap. Melansir dari Healthline, biasanya darah yang muncul menjelang siklus haid berakhir memang berwarna cokelat gelap dan hampir hitam.

Pada anak perempuan yang baru pertama kali haid, wanita yang sedang menggunakan alat kontrasepsi, atau wanita yang mendekati masa menopause, terkadang dapat mengeluarkan bercak darah berwarna cokelat walaupun sedang tidak haid.

Penyebab munculnya bercak tersebut bisa jadi merupakan gejala PMS, sisa darah haid, tanda adanya kehamilan, cedera vagina akibat penetrasi, hasil pemasangan alat kontrasepsi, telah melakukan pap smear atau gejala perimenopause. 

Mengapa Darah Haid Bisa Berwarna Hitam?

Kamu tidak perlu khawatir apabila darah haid yang keluar berwarna coklat kehitaman. Dilansir dalam laman Healthline, alasan darah haid berwarna hitam adalah karena darah haid tersebut sudah tinggal cukup lama di dalam rahim, sehingga ketika keluar berwarna cokelat kehitaman.

Jadi, ketika tubuh meluruhkan lapisan rahim pada awal-awal masa haid, darah yang keluar biasanya masih berwarna merah terang.

Baca juga: Jangan Khawatir, Ini 3 Tanda Periode Menstruasi Kamu Normal

Namun, di akhir siklus haid, darah yang keluar merupakan darah tua yang sudah lama tersimpan, sehingga sangat mungkin untuk berubah warna. Walaupun darah haid yang berwarna hitam biasanya merupakan hal normal, namun ada masalah kesehatan tertentu yang menyebabkan darah haid berwarna hitam.

Keguguran, uterus yang tidak kembali ke ukuran aslinya setelah meregang saat hamil, terhambatnya aliran darah dari uterus ke vagina, atau menopause adalah contohnya. Selain itu, gangguan hormon yang sifatnya tidak permanen dapat menyebabkan perubahan warna darah haid. Penyebab terjadinya gangguan hormon bermacam-macam, bisa karena pola makan yang tidak sehat atau stres.

Jadi, darah haid yang berwarna hitam masih termasuk kondisi yang normal. Kamu tidak perlu khawatir dengan perubahan warna darah haid ini. Jika perubahan warna darah haid disertai oleh gejala lain seperti vagina terasa perih atau gatal, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Melalui pemeriksaan diri ke dokter kandungan, kamu dapat memastikan ada tidaknya masalah dengan organ reproduksi. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, kini kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu lewat aplikasi Halodoc

Baca juga: 6 Olahraga yang Baik Dilakukan Saat Menstruasi

Cara Menjaga Darah Haid Tetap Normal

Pastinya setiap wanita ingin mengalami siklus haid yang normal. Nah, cara untuk menjaga agar siklus haid kamu tetap normal dan tidak terjadi perubahan warna pada darah haid, disarankan untuk menjaga pola makan serta menghindari makanan yang dapat memicu perubahan hormon.

Selain itu, perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan kalsium yang bermanfaat untuk menenangkan dinding rahim, sehingga dapat terhindar dari masalah haid.

Olahraga secara teratur juga penting agar terhindar dari stres, dan jangan lupa juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air putih.

Referensi :
Healthline. Diakses pada 2019. Black, Brown, Bright Red, and More: What Does Each Period Blood Color Mean?.
Medical News Today. Diakses pada 2019. What does the color of period blood mean?.