26 February 2018

Fakta tentang Suhu Tubuh

Fakta tentang Suhu Tubuh

Halodoc, Jakarta – Bicara soal suhu tubuh, biasanya akan identik dengan suhu panas dan suhu dingin. Suhu tubuh adalah ukuran dari kemampuan tubuh dalam menghasilkan dan menyingkirkan hawa panas. Ini merupakan bagian dari sistem homeostatis tubuh yang membuat suhu di dalam dan luar tubuh dalam keadaan seimbang, sehingga tubuh dapat berfungsi secara normal. Agar kamu lebih tahu tentang suhu tubuh, berikut adalah beberapa fakta suhu tubuh yang perlu kamu tahu:

1. Suhu Tubuh Berubah-ubah

Tanpa kamu sadari, suhu tubuh bisa berubah-ubah sepanjang hari. Ini karena tubuh manusia mampu mengubah sendiri suhu tubuhnya sesuai dengan lingkungan sekitarnya. Jadi, kamu enggak perlu panik jika suhu tubuh kamu berubah-ubah. Karena umumnya, suhu tubuh bisa naik-turun sekitar 0,5 derajat celcius selama seharian, tergantung pada aktivitas apa yang kamu lakukan sepanjang hari.

2. Suhu Tubuh Normal

Banyak yang bilang kalau suhu tubuh normal manusia itu 37 derajat celcius. Ternyata, hal tersebut kurang tepat karena sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association telah menemukan jika suhu normal rata-rata orang dewasa adalah 36,7 derajat celcius, bukan pas 37 derajat celcius. Namun secara uum, dunia medis menyepakati bahwa suhu tubuh normal manusia antara 36,1 derajat celcius sampai 37,2 derajat celcius.

3. Pria dan Wanita Berbeda Suhu Tubuh

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Maryland menyebutkan bahwa suhu tubuh wanita lebih tinggi dibandingkan pria. Meskipun begitu, ada bagian tubuh wanita yang terasa lebih dingin, seperti tangan dan kaki. Ini kenapa wanita cenderung lebih cepat kedinginan dibandingkan pria. Misalkan, wanita akan kedinginan saat berada pada suhu di bawah 70 derajat fahrenheit, sedangkan pria baru akan merasakan kedinginan jika suhu turun di bawah 67 atau 68 derajat fahrenheit.

4. Merokok bisa Meningkatkan Suhu Tubuh

Kok bisa? Ini karena suhu di ujung rokok adalah 95 derajat celcius. Sehingga saat kamu menghirup asap rokok, ini dapat meningkatkan suhu paru-paru yang berakibat pada meningkatnya suhu tubuh. Tapi saat kamu berhenti merokok, suhu tubuh kamu akan kembali normal dalam waktu sekitar 20 menit.

5. Suhu Tubuh Terlalu Tinggi

Jika suhu tubuh terlalu tinggi, atau suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius, kamu berisiko mengalami hipertemia. Kondisi ini terjadi ketika seseorang berada di lingkungan yang panas, namun tubuh tidak mampu mendinginkan diri secara efektif. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan merusak organ tubuh secara permanen, seperti otak.

6. Suhu Tubuh Terlalu Rendah

Jika suhu tubuh terlalu rendah, atau di bawah 35 derajat celcius, kamu berisiko mengalami hiportemia. Kondisi ini bisa mengancam jiwa karena suhu tubuh terlalu rendah dapat memperlambat kinerja sistem kerja saraf dan berujung pada kegagalan fungsi organ jantung dan pernapasan yang bisa menyebabkan kematian. Biasanya, seseorang akan mengalami hiportemia jika berada di tempat dingin terlalu lama, tidak memakai pakaian hangat saat berada di tempat dingin, atau terjatuh ke dalam air yang sangat dingin. Gejala yang terjadi diantaranya menggigil, kulit berwarna merah, bicara tidak jelas, napas lebih pendek, dan perlahan-lahan hilang kesadaran.

Untuk mengukur suhu tubuh, kamu membutuhkan alat yang bernama termometer. Nah, jika kamu ingin mengukur suhu tubuh tapi belum punya termometer, kamu bisa lho membelinya di aplikasi Halodoc. Kamu hanya tinggal download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play. Setelah ter-install, kamu bisa pesan termometer yang kamu suka di aplikasi Halodoc, lalu pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam.