26 October 2018

Flek Hitam di Wajah Pengaruh Lingkungan atau Hormon?

Flek Hitam di Wajah Pengaruh Lingkungan atau Hormon?

Halodoc, Jakarta – Flek hitam pada kulit wajah dapat terjadi kapan saja walaupun paling sering ketika menginjak usia paruh baya. Selain karena perubahan hormon, paparan sinar matahari melalui sinar UV bisa menjadi penyebab kemunculan flek hitam.

Flek hitam juga bisa terkait dengan kondisi kulit tertentu dan dapat terjadi sebagai efek samping dari beberapa obat juga. Umumnya ini tidak berbahaya, tetapi ada kalanya flek hitam merupakan tanda dari jenis penyakit tertentu.

Flek-flek hitam dapat berkembang di mana saja, tetapi paling sering muncul di bagian-bagian tubuh yang menerima paparan sinar matahari paling banyak, termasuk:

  1. Muka,

  2. Punggung tangan,

  3. Bahu,

  4. Lengan, dan

  5. Bagian belakang tubuh

Meskipun biasanya kecil, tetapi beberapa titik dapat mengelompok bersama dan membentuk area kulit yang lebih gelap. Untuk beberapa kondisi, flek hitam disebabkan paparan sinar matahari, tetapi bisa juga karena konsumsi obat-obatan tertentu.

Pasalnya, mengonsumsi beberapa jenis obat dapat memicu kulit menjadi lebih sensitif yang jenis obatnya, yaitu :

  1. Estrogen, seperti vagifem, climara, dan estrace

  2. Tetrasiklin, antibiotik spektrum luas, seperti adoxa (doxycycline), declomycin (demeclocycline), dan minocin (minocycline)

  3. Amiodarone digunakan untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur; nama merek termasuk cordarone dan pacerone.

  4. Fenitoin, anti-konvulsan; nama-nama merek termasuk dilantin dan phenytek

  5. Fenotiazin digunakan untuk mengobati gangguan mental dan emosional; nama merek termasuk compro dan thorazine

  6. Sulfonamida digunakan untuk mengobati infeksi, nama merek termasuk bactrim dan septra (sulfamethoxazole / trimethoprim)

Beberapa penyebab lain kemunculan flek hitam adalah kehamilan, penyakit hati, penyakit addison, hemochromatosis (kandungan besi berlebihan di dalam tubuh), dan tumor hipofisis. Karenanya untuk melakukan perawatan dan penanganan mengenai flek hitam, perlu diketahui dulu penyebabnya.

Sebagian besar flek hitam tidak menimbulkan risiko kesehatan jadi kamu tidak perlu menyingkirkannya. Kecuali kalau flek tersebut menyebabkan rasa sakit dan perbedaan tekstur dengan kulit.

Rasa tidak percaya diri karena kemunculan flek hitam ini dapat diatasi dengan cara penggunaan produk perawatan kecantikan, seperti penggunaan krim tertentu ataupun perawatan di salon. Penggunaan make up yang terlalu berlebihan bisa menyebabkan kemunculan flek hitam.

Perawatan natural yang disarankan adalah mengaplikasikan masker buah seperti bengkuang, mentimun, ataupun pisang guna mengurangi flek hitamnya. Sebagai langkah pencegahan, kamu bisa memulai dengan rajin mengonsumsi air putih dan mengurangi minum minuman bersoda.

Terlalu banyak minum minuman bersoda dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi sehingga membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Efeknya adalah kulit wajah menjadi kering, kehilangan kekenyalannya, bahkan memunculkan flek hitam.

Sukar untuk menghindari paparan lingkungan sebagai salah satu pemicu kemunculan flek hitam. Meski begitu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menguranginya, seperti:

  1. Hindari matahari antara jam 10 pagi hingga 3 sore, ketika sinar matahari paling intens.

  2. Mengaplikasikan tabir surya setiap hari. Produk yang memiliki peringkat faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 30 lengkap dengan perlindungan UVA dan UVB.

  3.  Oleskan tabir surya setidaknya 30 menit sebelum paparan sinar matahari. Lebih baik lagi bila kamu mengaplikasikan kembali secara berkala setiap dua jam, atau lebih sering jika berenang atau berkeringat.

  4.  Kenakan pakaian pelindung, seperti topi, celana, dan kemeja lengan panjang.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai flek hitam di wajah serta bagaimana cara pencegahan dan perawatannya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Hubungi Dokter,  pasangan bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: