Gendang Telinga Pecah, Bisakah Kembali Seperti Semula?

Gendang Telinga Pecah, Bisakah Kembali Seperti Semula?

Halodoc, Jakarta - Ketika seseorang mengalami gendang telinga pecah, umumnya orang-orang tersebut akan merasakan ketidaknyamanan pada telinganya. Di samping itu, telinga juga akan berdengung dan mengeluarkan cairan. Gendang telinga adalah bagian yang paling penting pada indra pendengaran, karena berfungsi untuk mendengar suara-suara yang berada di sekitarnya.

Hal yang membuat gendang telinga pecah adalah infeksi, trauma, serta paparan suara yang terlalu keras dan terus-menerus, sehingga membuat robekan di gendang telinga. Selain itu, tekanan cairan di telinga yang meningkat karena infeksi, dapat membuat gendang telinga merenggang dan menyebabkan rasa nyeri di telinga. Di saat gendang telinga tidak dapat meregang, gendang telinga akan menjadi pecah dan bakteri akan masuk ke telinga bagian tengah.

Gendang Telinga yang Pecah Dapat Kembali ke Semula

Dalam istilah medis, gendang telinga yang pecah disebut dengan perforasi timpani. Hal ini terjadi karena selaput gendang telinga atau selaput timpani mengalami sobekan hingga berlubang. Ternyata, gendang telinga yang pecah dapat sembuh dengan sendirinya tanpa bantuan apapun.

Gendang telinga akan kembali seperti semula, tetapi membutuhkan waktu untuk penyembuhan. Waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke semula beragam, yaitu dalam beberapa minggu hingga tiga bulan. Penyembuhannya tergantung pada hal yang menyebabkan pecahnya gendang telinga.

Gendang telinga pecah memang dapat kembali seperti semula, tetapi kamu juga harus selalu memastikan kondisi telinga selalu kering. Maka dari itu, ketika kamu akan mandi, pastikan air tidak masuk ke dalam telinga. Kamu dapat menggunakan penutup kepala atau penutup telinga untuk hal tersebut.

Mengobati Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga memang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus melakukan pengobatan. Jika kondisi ini tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama, penanganan dokter harus segera dilakukan. Penanganan yang umumnya diberikan oleh dokter adalah:

  1. Antibiotik

Antibiotik merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengobati gendang telinga yang pecah dan tidak kunjung sembuh. Antibiotik terbagi menjadi dua jenis, yaitu bentuk pil atau obat tetes. Fungsi dari antibiotik tersebut adalah untuk membersihkan infeksi dan mencegah infeksi terjadi akibat gendang telinga yang robek.

  1. Penambalan pada Gendang Telinga

Salah satu cara untuk mengobati gendang telinga yang pecah adalah dengan melakukan penambalan di gendang telinga. Penambalan gendang telinga dapat dilakukan di dokter spesialis THT. Cara kerja dari penambalan tersebut adalah dengan mengoleskan bahan kimia di gendang telinga, agar dapat merangsang pertumbuhan selaput baru yang dapat menutup robekan tersebut. Hal ini akan terus dilakukan hingga lubang tertutup seluruhnya.

  1. Operasi

Operasi adalah cara yang paling akhir yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan gendang telinga pecah. Operasi yang dilakukan adalah operasi timpanoplasti, yaitu dengan mencangkok sedikit kulit pada tubuh pengidapnya untuk menutup robekan tersebut. Setelah operasi selesai, pengidapnya langsung dapat beraktivitas secara normal. Rawat inap diperlukan jika terjadi hal-hal yang di luar dugaan dan butuh penindakan lanjutan.

Itulah sedikit pembahasan tentang cara mengatasi gendang telinga yang pecah. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gendang telinga yang pecah, dokter-dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung di antar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!

Baca juga: