Harus Tahu, Bahaya Komplikasi Cacar Air pada Orang Dewasa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Harus Tahu, Bahaya Komplikasi Cacar Air pada Orang Dewasa

Halodoc, Jakarta – Meskipun banyak orang menganggap cacar air sebagai penyakit anak-anak, tapi orang dewasa masih rentan terserang. Cacar air Juga dikenal sebagai varicella, yang disebabkan oleh Virus Varicella-Zoster (VZV). Paling sering dikenali oleh ruam lepuh merah gatal yang muncul di wajah, leher, tubuh, lengan, dan kaki.

Orang yang mengidap cacar air biasanya memiliki kekebalan terhadap penyakit ini. Jadi, jika kamu sudah pernah mengalami cacar air saat kecil, maka kecil kemungkinan kamu akan terkena cacar air saat dewasa.

Baca juga: Cacar Air Penyakit Seumur Hidup, Benarkah?

Gejala cacar air pada orang dewasa, biasanya menyerupai pada anak-anak, tapi mereka bisa menjadi lebih parah. Penyakit ini berkembang melalui gejala yang dimulai satu hingga tiga minggu setelah terpapar virus, termasuk:

  1. Gejala mirip flu

Seperti demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, sakit tubuh, dan sakit kepala. Gejala-gejala ini biasanya mulai satu atau dua hari sebelum ruam muncul.

  1. Kemunculan bintik-bintik merah

Biasanya muncul di wajah dan dada, akhirnya menyebar ke seluruh tubuh. Bintik-bintik merah berkembang menjadi lepuh gatal yang dipenuhi cairan.

  1. Ketika lepuh menjadi luka

Kemudian membentuk kerak baru, lalu menyembuh. Beberapa lepuh yang membentuk kerak tidak jarang memunculkan kembali bintik merah.

Untuk orang dewasa, bintik-bintik cacar air baru sering berhenti muncul pada hari ketujuh. Setelah 10–14 hari, lecetnya hilang. Setelah lepuh menjadi kerak, kamu tidak lagi menular untuk orang lain.

Baca juga: 4 Cara Merawat Wajah Setelah Kena Cacar Air

Sebagai orang dewasa, kamu berisiko terkena cacar air jika kamu belum pernah mengidap cacar air saat anak-anak atau belum memiliki vaksin cacar air. Faktor risiko lain, termasuk:

  1. Hidup dengan anak-anak yang tidak divaksinasi di bawah usia 12 tahun.

  2. Bekerja di sekolah atau ruang penitipan anak.

  3. Menghabiskan lebih dari 15 menit di kamar dengan orang yang terinfeksi.

  4. Menyentuh ruam orang yang terinfeksi cacar air atau herpes zoster.

  5. Menyentuh sesuatu yang baru-baru ini digunakan oleh orang yang terinfeksi, seperti pakaian atau tempat tidur.

Kamu akan berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi dari penyakit ini jika:

  1. Seorang wanita hamil yang belum pernah mengidap cacar air sebelumnya

  2. Seseorang yang sedang dalam pengobatan, sehingga menekan sistem kekebalan tubuh, seperti kemoterapi

  3. Seseorang yang sistem kekebalannya terganggu oleh penyakit lain, seperti HIV

  4. Mengonsumsi obat steroid untuk kondisi lain, seperti rheumatoid arthritis

  5. Mengalami penurunan sistem kekebalan sebagai akibat transplantasi organ atau sumsum tulang sebelumnya

Cacar air biasanya merupakan penyakit ringan, tapi bisa memberikan sensasi tidak nyaman. Namun, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius, rawat inap, dan bahkan kematian. Beberapa komplikasi termasuk:

  1. Infeksi bakteri pada kulit, jaringan lunak, dan / atau tulang

  2. Sepsis atau infeksi bakteri pada aliran darah

  3. Masalah perdarahan

  4. Dehidrasi

  5. Mengalami ensefalitis, atau radang otak

  6. Pneumonia

  7. Reye's syndrome, terutama jika seorang anak mengonsumsi aspirin saat terinfeksi cacar air

  8. Sindrom syok toksik

Baca juga: Ini Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak Anak

Jika seorang wanita hamil terkena cacar air, maka dia dan anaknya yang belum lahir beresiko mengalami komplikasi serius, termasuk pneumonia, berat badan lahir rendah, serta cacat lahir, seperti ekstremitas abnormal dan perkembangan infeksi otak yang mengancam jiwa.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai komplikasi cacar air pada orang dewasa, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.