06 December 2017

Hindari Lakukan Ini agar Tak Mabuk Perjalanan

Hindari Lakukan Ini agar Tak Mabuk Perjalanan

Halodoc, Jakarta - Tak jarang seseorang menghindari melakukan perjalanan menggunakan alat tansportasi tertentu dengan alasan mabuk perjalanan. Seperti mabuk perjalanan darat, laut atau udara. Mabuk perjalanan atau motion sickness adalah kondisi yang bisa terjadi pada siapa saja yang melakukan perjalanan. Baik orang dewasa maupun anak kecil.

Mabuk perjalanan adalah satu kondisi yang sangat menyebalkan dan dapat mengganggu liburan. Biasanya mabuk perjalanan ditandai dengan rasa gelisah, lemas, rasa pusing, keringat dingin hingga mual dan muntah. Pada anak biasanya tanda ini juga disertai dengan rewel dan menangis terus-menerus.

Terkadang tak hanya pada kendaraan umum, saat menaiki kendaraan pribadi pun mabuk perjalanan bisa saja terjadi. Untuk menghindari mabuk dan membuat perjalanan kamu dan keluarga lebih menyenangkan, yuk baca tips mencegah mabuk perjalanan berikut ini.

       1. Jangan Makan Berlebihan

Sama seperti kendaraan yang akan menempuh perjalanan, kamu juga butuh ‘bahan bakar’ yaitu makan. Namun agar tidak mengalami mabuk selama perjalanan, hindari lah makan secara berlebihan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Sebab terlalu banyak makan sebelum melakukan perjalanan dapat mengganggu kinerja lambungnya. Lambung yang tengah memroses makanan akan tergoncang-goncang karena jalan yang dilalui. Hal ini yang kemudian memicu rasa mual dan menyebabkan mabuk perjalanan.

Karena itu, hindari mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, pedas dan berminyak. Jenis makanan ini dapat membuat kamu lebih mudah merasa mual. Namun usahakan juga untuk tidak melakukan perjalanan dengan perut yang kosong. Jika tak sempat makan sebelum berangkat, bawalah beberapa santapan ringan yang rendah lemak untuk dimakan selama perjalanan. Namun pastikan kamu hanya makan dalam porsi kecil, tapi sering. Jagan pernah berpikir untuk makan berat selama di perjalanan.

       2. Posisi Duduk yang Tepat

Jika kamu adalah orang yang mudah mengalami mabuk perjalanan, pilihlah tempat duduk yang paling minim guncangan. Saat melakukan perjalanan menggunakan mobil pribadi, bangku depan adalah pilihan terbaik untuk mencegah mabuk perjalanan. Atau saat melakukan perjalanan dengan pesawat,pilihlah tempat duduk di bagian tengah dekat sayap.

Selain itu, hindari juga untuk duduk menghadap belakang atau melawan arus laju dari kendaraan. Duduk dengan arah yang berlawanan dapat membuat kamu lebih rentan merasa mual dan pusing. Kamu juga harus mengatur posisi duduk sedemikian rupa agar terhindar dari mual dan mabuk perjalanan. Pastikan kamu duduk dengan santai dan nyaman, tempat duduk yang terlalu sempit dan minim ruang gerak bisa meningkatkan risiko mabuk perjalanan.

       3. Cukup Tidur

Rasa pusing dan mual juga bisa disebabkan karena kamu kurang tidur di malam hari. Meski tidur selama perjalanan memang bisa membantu menghindari mabuk, namun sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Artinya, terlalu banyak tidur di perjalanan malah bisa membuat kamu lebih pusing dan lemas.

Maka penting untuk menyiapkan tubuh sebaik mungkin sebelum berlibur, apalagi jika kamu berencana melakukan perjalanan yang jauh. Hindari begadang sebelum pergi dapat mencegah mabuk selama perjalanan.

       4. Istirahatlah

Sesekali ambil waktu untuk beristirahat dan menghirup udara segar di tengah perjalanan. Seperti berhenti untuk beberapa menit setelah menempuh perjalanan selama 4-5 jam. Hal ini ampuh untuk menyegarkan tubuh sehingga terhindar dari rasa mual dan pusing.

Atau kamu juga bisa mematikan AC mobil sejenak dan membuka jendela. Biarkan sinar matahari dan angin sepoi-sepoi masuk ke dalam kendaraan. Jangan memaksakan untuk melanjutkan perjalanan jika sudah benar-benar merasa sesak.

 

Ada beberapa hal yang harus kamu hindari agar tidak mengalami mabuk selama perjalanan. Salah satunya adalah memilih pengharum berbau menyengat di mobil. Parfum mobil memang sangat berguna untuk relaksasi selama menjalani petualangan. Namun, jika pengharum berbau menyengat malah berpotensi menyebabkan rasa mual dan pusing.

Kamu juga sebaiknya tidak menyimpan makanan atau benda lain yang berbau menyengat di dalam mobil. Seperti membawa durian selama perjalanan. Baunya yang sangat menyengat benar-benar ampuh untuk membuat mual. Membaca selama perjalanan adalah hal yang juga tidak dianjurkan. Sebab saat kamu membaca buku di tengah ‘guncangan’ mobil, kamu akan merasa pusing. Hal ini karena terlalu banyak sinyal yang dikirimkan tubuh ke otak, yaitu sinyal dari buku yang dibaca dengan pengalaman indra lain selama perjalanan yaitu pergerakan kendaraan, guncangan, pemberhentian dan sebagainya.

Agar perjalanan semakin menyenangkan pastikan untuk selalu menyimpan sediaan obat selama perjalanan termasuk obat anti mabuk. Jika kamu butuh saran dokter dalam menentukan sediaan yang harus dibawa, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan melalui Halodoc. Yuk, download sekarang.