15 December 2017

Ini Alasan Kenapa Vertigo Mengganggu

Ini Alasan Kenapa Vertigo Mengganggu

Halodoc, Jakarta- Vertigo sering dikaitkan dengan kondisi di mana tubuh mengalami sensasi seperti berputar, atau merasa seperti sekeliling berputar. Biasanya, titik pusat dari sensasi ini terasa di sekitar kepala. Apakah sebenarnya vertigo? Seberapa mengganggukah gejala yang satu ini?

Mengutip berbagai sumber, vertigo suatu gejala yang termasuk dalam gangguan keseimbangan yang disebabkan oleh kelainan sentral atau otak dan kelainan telinga bagian dalam. Orang yang mengalami vertigo biasanya akan merasakan persepsi gerakan yang tidak seharusnya. Tentunya kondisi tersebut akan mengganggu dan bisa menjadi berbahaya. Pasalnya, saat mengalami gejala vertigo, seseorang mungkin akan sulit menjaga keseimbangan dan berpotensi terjatuh atau sulit untuk melakukan aktivitas.

Agar tidak salah mengartikan dan salah mengambil tindakan, ada beberapa hal mengenai vertigo yang perlu untuk diketahui.

  1. Vertigo adalah Gejala

Nyatanya selama ini banyak yang menyalahartikan  kondisi vertigo sebagai sebuah penyakit. Padahal, vertigo adalah sebuah gejala bukan penyakit. Vertigo biasanya muncul sebagai  gejala dari penyakit seperti migrain hingga Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPVV). Yaitu sebuah kondisi yang terjadi karena adanya kelainan pada telinga bagian dalam.

Biasanya vertigo akan dibarengi dengan gejala seperti mual, muntah dan perasaan lemas. Untuk menghentikan gejala ini, penting untuk mengetahui penyakit apa yang menyebabkan vertigo.

  1. Tanda Vertigo

Tidak semua rasa sakit di  bagian kepala adalah gejala vertigo. Salah satu ciri khas dari vertigo adalah perasaan berputar dan bergerak padahal kamu sedang tidak melakukannya. Biasanya kondisi demikian akan berlangsung sekitar beberapa detik. Kondisi ini biasanya menyerang secara tiba-tiba dan membuat seseorang kesulitan untuk beraktivitas.

  1. Penyebab Vertigo

Pada dasarnya, vertigo bisa muncul sebagai  gejala penyakit. Namun selain itu, gejala ini juga bisa terjadi karena serangan virus. Labyrinthitis adalah virus yang dapat memicu vertigo, virus ini bekerja dengan cara menginfeksi telinga bagian dalam sehingga menyebabkan gangguan pada struktur bagian dalam telinga. Salah satu kondisi yang biasa terjadi adalah peradangan di telinga bagian dalam.

  1. Risiko yang Berbeda

Risiko  vertigo  berbeda antara satu orang dan orang lainnya. Yang menentukan risiko vertigo pada seseorang adalah struktur dan cara kerja tubuh masing-masing. Seperti bagaimana cara telinga bagian dalam bekerja dengan otak, atau organ  tubuh lainnya. Dan menurut sejumlah  penelitian, wanita lebih berisiko mengalami vertigo dibandingkan dengan pria.

  1. Bisa Menjadi Tanda

Rasa berputar pada kepala bisa jadi merupakan tanda kondisi yang lebih serius. Artinya, gejala vertigo tidak melulu tanda dari penyakit migrain atau BPVV. Vertigo yang disebabkan oleh penyakit atau kondisi radang telinga biasanya akan mereda pada beberapa hari.

Namun jika gejala tak kunjung berhenti bahkan setelah “menangani”, kemungkinan penyakit yang menyebabkan vertigo, bisa jadi ada hal lain yang salah. Apalagi kalau vertigo yang tak kunjung berhenti disertai dengan sakit kepala parah, penglihatan kabur, sulit berbicara, rasa sakit di sekitar dada hingga telinga yang berdengung dan kehilangan kemampuan mendengar yang baik. Jika ini yang terjadi, mungkin vertigo yang menyerang adalah tanda penyakit yang lebih serius seperti stroke atau masalah jantung.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan saat mengalami vertigo, pastikan kamu mengenali seluruh proses yang terjadi, termasuk perubahan pada tubuh dan sensasi rasa sakit yang terjadi. Usahakan juga untuk selalu terhubung dengan orang-orang yang dapat diandalkan  dan membantu  jika  suatu hal tak terduga terjadi. Atau kamu bisa memanfaatkan smartphone untuk berhubungan  dengan dokter di aplikasi Halodoc.

Download Halodoc di App Store dan Google Play untuk berbicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu  juga bisa membeli produk kesehatan dan obat dengan memesan di Halodoc. Pesanan akan diantar ke rumah  dalam waktu satu jam.