• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Dampak Bila Ibu Hamil Merokok

Ini Dampak Bila Ibu Hamil Merokok

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Selama kehamilan, sudah sewajarnya seorang ibu hamil menerapkan hidup sehat. Ini bisa dimulai dengan mengonsumsi makanan sehat, rajin olahraga dan menghindari stres. Selain itu, penting juga bagi ibu hamil untuk menghindari rokok demi kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan.

Sayangnya, meski bahaya merokok sudah disebutkan, data dari Centers Disease Control and  Prevention menyebutkan bahwa masih terdapat 10 persen perempuan yang merokok pada trimester akhir kehamilan.

Sebagian besar perempuan (50 persen di antaranya) memutuskan berhenti merokok selama kehamilan, sementara 40 persen sisanya memutuskan kembali merokok 6 bulan setelah persalinan. 

Baca juga: 4 Hal yang Penting Dilakukan saat Hamil Trimester Pertama

 

Merokok Saat Hamil, Kenali Bahayanya

Para ahli setuju bahwa merokok baik itu adalah aktivitas yang perlu dihindari, baik saat hamil atau tidak. Ini karena rokok mengandung bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan. Jika ibu tetap merokok saat hamil, maka ia berisiko lebih tinggi mengalami berbagai masalah termasuk keguguran dan persalinan prematur, dan dua kali lebih mungkin melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah dibandingkan dengan ibu yang tidak merokok.

Penting diingat bahwa bayi berat lahir rendah memiliki risiko kematian yang lebih besar dan lebih rentan terhadap infeksi, kesulitan bernapas, dan masalah kesehatan jangka panjang saat ia beranjak dewasa.

Semakin banyak rokok yang dihisap selama kehamilan, maka akan semakin besar juga risiko komplikasi dan memiliki bayi berat lahir rendah. Namun, tidak ada bukti kuat bahwa mengurangi jumlah rokok yang dihisap secara signifikan mengurangi risiko pada janin. Berhenti merokok sedini mungkin adalah pilihan yang jauh lebih baik untuk kesehatan ibu dan bayi.

Baca juga: 6 Kebiasaan yang Harus Dihentikan Saat Hamil

 

Komplikasi Kehamilan Akibat Merokok

Beberapa komplikasi kehamilan yang mungkin terjadi lebih umum dialami oleh wanita yang merokok termasuk:

  • Kehamilan Ektopik, yakni kondisi kehamilan di luar rahim, biasanya di tuba falopi;
  • Kematian Janin, kematian bayi di dalam rahim atau lahir mati;
  • Keguguran
  • Masalah dengan plasenta, termasuk pelepasan dini dari dinding rahim dan menghalangi pembukaan serviks (plasenta previa);
  • Ketuban pecah dini;
  • Persalinan prematur.

Sementara itu, merokok selama kehamilan juga akan memberikan efek pada janin juga. Ini karena setiap kali ibu hamil merokok, itu mengurangi oksigen untuk bayi yang belum lahir dan memaparkannya ke campuran bahan kimia, termasuk bahan kimia yang menyebabkan kanker. Nah, beberapa dari banyak efek merusak asap rokok pada janin termasuk:

  • Mengurangi suplai oksigen akibat paparan karbon monoksida dan nikotin;
  • Keterbelakangan pertumbuhan dan perkembangan;
  • Peningkatan risiko bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing;
  • Penurunan pergerakan janin di dalam rahim setidaknya satu jam setelah merokok satu batang;
  • Gangguan perkembangan dan kerja plasenta;
  • Perubahan otak dan paru-paru bayi.

Baca juga: 6 Makanan Wajib Bumil di Trimester Pertama

 

Tips Berhenti Merokok yang Bisa Dilakukan Ibu Hamil

Ada banyak program berhenti merokok yang tersedia untuk membantu seseorang untuk berhenti merokok. Kamu bisa chat dokter di Halodoc untuk informasi lebih lanjut tentang program ini. Sementara itu, berikut ini beberapa tips yang membantu untuk menghentikan kebiasaan merokok, antara lain: 

  • Sembunyikan korek api, rokok, dan asbak di rumah;
  • Jadikanlah rumahmu sebagai area bebas rokok;
  • Minta orang yang merokok untuk tidak merokok di sekitarmu;
  • Minumlah lebih sedikit minuman berkafein; kafein dapat merangsang keinginan seseorang untuk merokok. Hindari juga alkohol, karena dapat meningkatkan keinginan untuk merokok dan dapat membahayakan bayi;
  • Ubah kebiasaan yang berhubungan dengan merokok. Jika kamu merokok saat mengemudi atau ketika merasa stres, cobalah aktivitas lain untuk menggantikan kebiasaan merokok.
  • Simpan permen atau permen karet (sebaiknya tanpa gula) untuk saat-saat ketika kamu ingin merokok.
  • Tetap aktif untuk menjaga pikiran kamu dari merokok dan membantu meredakan ketegangan. Bisa berjalan-jalan, berolahraga, membaca buku, atau mencoba hobi baru.

Selain itu, ibu tidak ada salahnya untuk mencari dukungan dari orang lain. Bergabunglah dengan kelompok pendukung atau program berhenti merokok. Ibu hamil juga sebaiknya menghindari pergi ke tempat-tempat di mana banyak orang merokok.

Referensi:
Centers Disease Control and  Prevention. Diakses pada 2019. Smoking During Pregnancy.
Web MD. Diakses pada 2019. Smoking During Pregnancy.
Better Health Channel. Diakses pada 2019. Pregnancy and Smoking.