30 May 2017

Ini Gejala Tifus dan Penyebabnya

Ini Gejala Tifus dan Penyebabnya

Halodoc, Jakarta - Tifus (tipes) atau demam tifoid merupakan gejala yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi yang biasanya menyebar lewat makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Gejala tifus ini bisa membahayakan nyawa bila tidak ditangani dengan baik dan cepat. Banyak terjadi di negara-negara berkembang seperti di Indonesia. Hal ini disebabkan karena sanitasi yang kurang baik dan akses air bersih yang terbatas menjadi alasan utama gejala tifus ini berkembang. Selain itu penyebab lain dari gejala tifus diantaranya karena memakan seafood dari air yang telah terkontaminasi urin dan feses terinfeksi, memakan sayur-sayuran yang memakai pupuk dari kotoran manusia yang terinfeksi, meminum produk susu yang telah terkontaminasi, memakai toilet yang telah terkontaminasi bakteri.

(Baca juga: 5 Cara Merawat Diri saat Tipes)

Gejala tifus juga paling banyak diidap oleh anak-anak, karena sistem imun tubuh anak-anak yang belum terbentuk sempurna. Infeksi demam tiroid bisa terjadi ketika seseorang memakan atau minuman yang sudah terkontaminasi sejumlah kecil feses yang di dalamnya terdapat bakteri. Pada kasus penularan yang jarang terjadi, tifus bisa menular karena terkena urin yang sudah terinfeksi bakteri.

Tifus bisa diketahui jika pengidapnya menunjukkan tanda-tanda gejala tifus seperti demam yang dapat meninggi suhunya di malam hari secara bertahap tiap hari di minggu pertama, otot terasa sakit, pembesaran ginjal dan hati, sakit kepala, sakit perut, kelelahan dan lemas, batuk kering, berkeringat, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, linglung (merasa tidak tahu apa yang sedang terjadi di sekitar dirinya dan berada di mana, dan diare atau konstipasi. Biasanya gejala tifus mulai timbul pada 1-3 minggu setelah tubuh terinfeksi.

Gejala tifus biasanya berkembang dari minggu ke minggu dengan tanda-tanda gejala tifus sebagai berikut:

Minggu Pertama
Gejala tifus di awal-awal yang perlu diperhatikan adalah perkembangan suhu badan pengidap. Mula-mulanya demam yang diidap tidak tinggi, kemudian meningkat menjadi 39 derajat celcius – 40 deajat celcius. Lemas tidak enak badan, mimisan,  sakit kepala, dan batuk kering.

Minggu Kedua
Jika belum mendapat penanganan, pengidap akan masuk stadium kedua dengan mengalami gejala seperti demam tinggi yang terus memburuk di daerah perut dan dada, sakit perut, diare atau sembelit parah, feses umumnya berwarna kehijauan, mengigau, dan perut sangat kembung akibat adanya pembengkakan hati dan empedu.

Minggu Ketiga
Pada gejala tifus minggu ketiga, temperatur tubuh akan menurun, tapi jika tidak segera mendapat penanganan, kemungkinan akan muncul komplikasi, seperti pendarahan pada usus dan pecahnya usus.

Minggu Keempat
Ditandai dengan perlahan-lahan suhu demam akan menurun. Segera periksakan kondisi diri ke dokter jika Anda atau anak Anda merasakan beberapa gejala tifus di atas. Pemeriksaan sebaiknya juga dilakukan bila Anda atau anak Anda terserang demam sehabis berkunjung ke tempat yang mempunyai kasus penyebaran tifus. Bila tidak ditangani dengan baik, gejala tifus ini bisa makin parah dalam beberapa minggu seperti terjadinya komplikasi misalnya pendarahan internal atau pecahnya usus.

(Baca juga: 5 Pengobatan Gejala Tifus yang Perlu Dicoba)

Mudahnya Deteksi Gejala Tifus dengan Aplikasi Halodoc
Saat gejala tifus atau penyakit lainnya menyerang, ada saja orang yang tak bisa dengan mudah dan cepat pergi ke dokter untuk memeriksakan diri atau mendapatkan tindakan medis dari dokter karena berbagai alasan. Misalnya tidak bisa pergi ke rumah sakit tanpa adanya pendamping, jauhnya jarak dari rumah ke rumah sakit, atau masalah jalanan yang macet.

Halodoc platform yang menjadi penghubung antara dokter dengan pengguna, dengan cara komunikasi tatap muka langsung dengan video call/voice dari gadget Anda yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja, asalkan Anda terhubung dengan internet.

Sebelum para dokter yang ada di Halodoc berkomunikasi dengan para pengguna, para dokter harus memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditentukan oleh Halodoc. Dokter yang ada di Halodoc adalah dokter yang telah terdaftar di IDI & KKI, sehingga terpercaya dan ahli di bidangnya . Untuk biaya tarif diskusi dengan dokter, biasanya dokter yang menentukan nominal jumlah tarif per telepon. Halodoc juga memiliki layanan Apotik Antar yaitu layanan untuk membeli obat dan bisa langsung diantarkan dalam waktu kurang dari satu jam. Pembayarannya pun bisa dilakukan dengan cara cash on delivery. Layanan khusus obat ini sangat aman untuk digunakan pembeli. Jadi, kini Anda tak perlu khawatir. Download segera di Google Play dan App Store.

(Baca juga: Kenali 5 Gejala dan Cara Mengobati Tifus pada Anak)