Ini Manfaat Inositol untuk Tubuh

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Oktober 2018
Ini Manfaat Inositol untuk TubuhIni Manfaat Inositol untuk Tubuh

Halodoc, Jakarta – Vitamin B ada berbagai macam jenisnya. Ada vitamin B1 (thiamine), B2 (riboflavin), atau B3 (niacin). Selain tiga vitamin B populer tersebut, ada juga vitamin B8 yang disebut dengan inositol. Vitamin B ini terkandung alami dalam banyak tumbuhan, hewan, dan juga suplemen makanan. Kira-kira, apa saja ya manfaat inositol atau vitamin B8 ini? Berikut ulasannya!

1. Meningkatkan Kesuburan dan Mengobati PCOS

Sejumlah penelitian menunjukan bahwa inositol berpotensi untuk meringankan gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS). PCOS adalah gangguan hormon yang menyebabkan perempuan menstruasi tidak teratur dan sulit hamil. Sekitar 72 persen perempuan dengan kondisi ini mengalami masalah kesuburan.

PCOS juga berkaitan erat dengan gangguan sindrom metabolik, sehingga meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit hati, dan penyakit jantung. Itulah mengapa perempuan dengan PCOS harus mendapatkan pengobatan untuk kondisinya. Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa suplemen inositol, terutama yang mengandung Myo-inositol (MYO) dan D-chiro-inositol (DCI) mampu memperbaiki masa ovulasi dengan cepat untuk meningkatkan peluang kesuburan perempuan.

2. Mengatasi Gangguan Mental

Umumnya, gangguan mental dipicu oleh gangguan pada sistem saraf pusat dan produksi senyawa kimia dalam otak, seperti depresi, gangguan kecemasan, dan gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Setelah masuk ke dalam tubuh, inositol bekerja memengaruhi sistem saraf pusat otak dan meningkatkan suasana hati. Maka dari itu, vitamin ini dipercaya bisa mengobati berbagai gejala gangguan mental termasuk gangguan makanan, seperti binge eating dan bulimia.

Asupan suplemen inositol sebanyak 6.000 miligram per hari dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang yang mengalami depresi dan serangan panik. Dosis yang sama juga mencegah fase mania kambuh pada seseorang yang mengalami gangguan bipolar.

3. Berpotensi untuk Pengobatan Kanker

Bentuk lain dari inositol yaitu filtrat, asam filtrat, dan heksafosfat. Walaupun belum terbukti efektif, ketiganya mampu meningkatkan kemajuan obat-obatan anti-kanker, menghambat penyebaran kanker, dan secara tidak langsung mampu meningkatkan kualitas hidup pengidap kanker selama pengobatan.

Beberapa penyakit kanker yang dapat dicegah perkembangannya dengan inositol adalah kanker paru-paru, payudara, prostat, dan usus besar. Sayangnya penggunaan asam filtrat dapat mengganggu penyerapan nutrisi lain dalam tubuh, sehingga penggunaanya harus di bawah pengawasan dokter.

4. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Inositol mampu menjadi obat untuk sindrom metabolik pada wanita dengan PCOS. Selain itu, vitamin ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan sensitivitas insulin pada pengidap diabetes. Namun, penelitian yang dilakukan masih sangat terbatas.

5. Mengurangi Gejala Sindrom Distres Pernapasan pada Bayi

Bayi yang lahir prematur sering mengalami sindrom distres pernapasan karena aliran darah ke bayi saat dilahirkan sangat terbatas. Studi menunjukkan bahwa bayi dengan kondisi ini yang diberi inositol sebanyak 8 miligram per kilogram beratnya setiap hari membutuhkan lebih sedikit bantuan napas lewat selang oksigen.

Kualitas hidup mereka meningkat sebanyak 77 persen dan sekaligus dapat mencegah komplikasi, seperti displasia bronkopulmoner (kesalahan perkembangan saluran pernapasan), kebutaan, dan prematur retinopati. Namun, inositol dengan tujuan ini hanya dapat diberikan secara suntik, bukan melalui makanan atau suplemen.

Memang selain terkandung pada makanan, inositol juga terdapat dalam suplemen. Namun, kamu perlu melakukan diskusi terlebih dahulu dengan dokter di Halodoc. Diskusi dengan dokter menjadi lebih praktis melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa memilih via Chat atau Voice/ Video Call kapan dan dimana pun. Yuk, segera download aplikasinya sekarang!

Baca juga:



Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan