Ini Sifat yang Menjadi Indikasi Seseorang Kleptomania

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Sifat yang Menjadi Indikasi Seseorang Kleptomania

Halodoc, Jakarta - Kleptomania adalah kondisi seseorang tidak mampu secara berulang untuk menolak dorongan untuk mencuri barang-barang yang biasanya tidak mereka butuhkan dan biasanya memiliki sedikit nilai. Kleptomania adalah kelainan mental yang jarang ditemukan, tetapi kondisi ini cukup serius dan menyebabkan efek negatif terkait hubungan emosional bagi pengidap dan orang-orang terdekatnya jika mereka tidak menjalani perawatan.

Kleptomania masuk dalam jenis gangguan kontrol impuls, yakni gangguan yang ditandai dengan masalah dengan pengendalian diri emosional atau perilaku. Jika seseorang memiliki gangguan kontrol impuls, mereka mengalami kesulitan menahan godaan atau dorongan untuk melakukan tindakan yang berlebihan atau berbahaya bagi dirinya sendiri atau orang lain.

Kebanyakan pengidap kleptomania hidup dalam rasa malu dan merahasiakannya, sehingga mereka kerap takut mencari perawatan kesehatan mental tersebut. Meskipun tidak ada obat untuk kleptomania, perawatan dengan obat-obatan atau terapi bicara (psikoterapi) mampu mengakhiri gangguan ini.

Gejala Kleptomania

Gejala atau sifat dari pengidap kleptomania, di antaranya adalah:

  • Tidak mampu menolak dorongan kuat dalam dirinya untuk mencuri barang yang padahal tidak ia butuhkan

  • Merasakan ketegangan yang meningkat, kecemasan atau gairah yang mengarah ke pencurian

  • Merasakan kesenangan, kelegaan atau kepuasan saat berhasil mencuri

  • Merasa bersalah, penyesalan, membenci diri sendiri, malu atau takut ditangkap setelah melakukan pencurian.

  • Kembalinya desakan dan pengulangan siklus kleptomania.

Baca Juga: Manja dan Delusional, Waspada Sindrom Cinderella Complex

Kleptomania berbeda dengan aksi pencurian pada umumnya. Pada kasus pencurian, pelaku merencanakan pencurian mereka dan melakukannya untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan tetapi tidak mampu secara finansial. Pada pengidap kleptomania, tindakan mencuri ia lakukan secara spontan untuk meredakan ketegangan dalam dirinya yang terus muncul jika mereka tidak bertindak.

Kleptomania terjadi sendiri, tetapi sering muncul bersamaan dengan kondisi lain. Orang dengan kondisi ini rentan terhadap penggunaan zat berbahaya dan rasa cemas berlebihan, serta gangguan lain yang terkait dengan kontrol impuls. Gangguan lain yang dapat terjadi bersamaan dengan kleptomania termasuk:

  • Gangguan suasana hati.

  • Gangguan panik.

  • Gangguan kecemasan perpisahan.

  • Gangguan dismorfik tubuh.

  • Gangguan kompulsif obsesif.

  • Gangguan kontrol impuls lainnya.

Mengatasi Kleptomania

Jika kamu curiga ada teman dekat atau anggota keluarga yang mengidap kleptomania, sampaikan kekhawatiran tersebut dengan lembut kepada orang yang dicintai. Ingatlah kleptomania adalah kondisi kesehatan mental, bukan cacat karakter, jadi dekati orang yang kamu cintai tanpa menyalahkan atau menuduh.

Selain itu, akan sangat bermanfaat untuk menekankan poin-poin ini:

  • Sampaikan bahwa kamu khawatir dan peduli dengan kesehatan dan kesejahteraan si pengidap kleptomania.

  • Kamu khawatir tentang risiko pencurian kompulsif, seperti ditangkap, kehilangan pekerjaan atau merusak hubungan dengan orang lain.

  • Sampaikan padanya terdapat perawatan yang bisa dilakukan dengan tenaga profesional kesehatan mental untuk meminimalkan keinginan untuk mencuri dan hidup tanpa kecanduan dan rasa malu.

Baca Juga: 5 Tanda Gangguan Kepribadian, Hati-Hati Terkena Salah Satunya

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah kleptomania atau keluhan lainnya? Kamu bisa bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!