• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah 3 Obat untuk Tangani Polip Hidung Tanpa Operasi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah 3 Obat untuk Tangani Polip Hidung Tanpa Operasi

Inilah 3 Obat untuk Tangani Polip Hidung Tanpa Operasi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 29 Oktober 2021
Inilah 3 Obat untuk Tangani Polip Hidung Tanpa Operasi

"Penanganan penyakit polip hidung umumnya dilakukan melalui metode operasi. Namun, hal ini tidak selalu menjadi satu-satunya penanganan. Polip hidung dengan gejala ringan masih bisa diatasi oleh penggunaan obat-obatan. Contohnya, seperti obat Semprot dan tetes hidung yang mengandung kortikosteroid."

Halodoc, Jakarta - Polip hidung adalah penyakit yang ditandai dengan adanya pembengkakan lapisan hidung. Penyakit ini terjadi di dalam rongga hidung dan sinus. Rongga ini adalah ruang berisi udara, yang terletak di belakang hidung, mata, dan pipi. Pada kasus yang masih ringan, polip hidung sebenarnya dapat diatasi tanpa metode operasi. Apa saja obat polip hidung yang dapat dicoba?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa ukuran polip hidung dapat bervariasi pada setiap pengidapnya, dan biasanya hanya akan menimbulkan gejala jika tumbuh bergerombol atau berukuran besar. Berikut ini adalah gejala yang bisa timbul, antara lain:

  • Hidung tersumbat.
  • Hidung meler.
  • Lendir atau ingus menetes dari belakang hidung ke tenggorokan.
  • Mendengkur.
  • Wajah terasa kencang.
  • Indra penciuman atau pengecap berkurang.
  • Obstructive sleep apnea (OSA), yaitu menutupnya saluran udara saat tidur.



Baca juga: 7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung 

Obat-Obatan untuk Polip Hidung

Saat ini pengobatan polip hidung tidaklah sulit, bahkan ada beberapa jenis obat polip hidung yang bisa didapatkan tanpa resep dokter. Berikut ini adalah Obat-obat yang umumnya digunakan untuk mengatasi polip hidung, antara lain:

1. Obat Semprot dan Tetes Hidung Kortikosteroid

Ini merupakan langkah pertama untuk menyembuhkan polip hidung. Obat polip hidung tanpa operasi ini mampu mengurangi radang di hidung dan membantu mengecilkan hingga menghilangkan polip tanpa bekas. Biasanya, obat yang mengandung kortikosteroid ini baru memberi efek perbaikan gejala setelah satu atau dua minggu penggunaan. Penggunaan kortikosteroid tetes hidung berisiko menimbulkan efek samping seperti mimisan, sakit tenggorokan, dan iritasi pada bagian dalam hidung.

Cara penggunaannya pun relatif mudah. Cukup berbaring telentang di kasur dengan posisi kepala dan leher melewati tepi tempat tempat tidur. Kemudian teteskan atau semprotkan obat polip ke dalam hidung. Tunggu selama 3-4 menit agar obat tetes sepenuhnya masuk ke bagian belakang lubang hidung.

Baca juga: Inilah 3 Jenis Polip yang Perlu Diketahui

2. Obat Tablet dan Suntikan Kortikosteroid

Jika obat semprot atau tetes hidung tidak efektif, atau jika ukuran polip hidung besar, dokter kemungkinan akan meresepkan kortikosteroid tablet. Obat polip hidung tanpa operasi ini bisa dikombinasikan dengan kortikosteroid semprot atau tetes hidung. Selain itu, obat suntik bisa digunakan jika polip hidung yang diidap cukup parah.

Obat tablet ini biasanya disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka waktu pendek, yaitu tidak lebih dari 5-10 hari. Sebab penggunaan kortikosteroid jangka panjang dapat menimbulkan efek samping seperti tekanan darah tinggi, diabetes, osteoporosis (pengeroposan tulang), dan berat badan bertambah.

Apabila setelah mengonsumsi obat tablet steroid, polip hidung sembuh, perawatan jangka panjang dengan obat semprot hidung steroid biasanya dianjurkan untuk tetap dilakukan. Namun, jika tidak membaik, dokter kemungkinan akan menyarankan operasi untuk menghilangkan polip.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Cuci Hidung dengan Rutin Bisa Cegah Polip Hidung

3. Obat-Obatan Lainnya

Dokter bisa meresepkan obat lain guna mengobati kondisi yang menyebabkan rongga sinus atau hidung mengalami peradangan kronis. Misalnya antihistamin untuk mengobati alergi, atau antibiotik untuk mengatasi infeksi kronis atau berulang. Pada pengidap polip hidung yang disertai asma, obat golongan anti Ig-E dapat memberi perbaikan gejala. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi pemakaian obat ini.

Hingga saat ini, obat yang terbukti efektif untuk mengurangi ukuran polip hidung hanyalah kortikosteroid. Apabila polip hidung tidak sembuh setelah melewati berbagai macam perawatan dengan obat polip hidung, maka jalan keluar satu-satunya adalah dengan operasi. Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala polip hidung selama setidaknya satu bulan. 

Jika saat ini kamu sedang mengalami polip hidung, lebih baik lekas diobati agar gejalanya tidak semakin parah. Nah, kamu pun bisa memesan obat-obatan polip hidung yang sesuai di Halodoc tanpa perlu perlu repot keluar rumah. Praktis, bukan?

Pencegahan Polip Hidung

Meski obat untuk meringankan gejala polip hidung mudah untuk didapatkan, tapi mencegah lebih baik daripada mengobat, bukan? 

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit polip hidung. Antara lain: 

  • Usahakan agar udara yang ada di dalam ruangan tetap lembap.
  • Biasakan mencuci tangan dan hindari memasukan jari ke dalam hidung terlalu sering.
  • Hindari berbagai penyebab alergi hidung, seperti asap (baik rokok maupun kendaraan bermotor), serbuk sari, debu, hingga bulu binatang. 
  • Gunakan masker jika ingin bepergian keluar rumah (pilih masker yang mampu menyaring 95 persen partikel asing).



 



Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Nasal polyps.  
Healthline. Diakses pada 2019. Nasal Polyps. 
WebMD. Diakses pada 2 Agustus 2021. Nasal Polyps symptoms and treatments