Inilah Jenis Aktivitas yang Baik Dilakukan Bareng Anak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Inilah Jenis Aktivitas yang Baik Dilakukan Bareng Anak

Halodoc, Jakarta- Menghabiskan waktu bersama keluarga adalah satu momen yang sangat berharga. Melihat dan terlibat dalam tumbuh kembang si buah hati tentunya adalah impian banyak orang tua di dunia. Tentunya ibu tak ingin waktu yang dilewati bersama anak terbuang begitu saja dan tidak bermanfaat.

Ibu bisa memanfaatkan waktu luang, atau saat libur panjang di akhir pekan alias long weekend untuk mengahabiskan waktu bersama anak. Beberapa kegiatan di bawah ini bisa ibu coba dan baik untuk dilakukan bersama anak. Yuk cari tahu apa saja!

1. Kelas Yoga

Waktu luang tidak selalu dihabiskan dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan belaka. Ibu bisa mengajak anak ikut kelas yoga bersama. Saat ini, yoga menjadi satu jenis olahraga yang cukup diminati.

Yoga adalah jenis olahraga yang melibatkan tubuh dan pikiran. Jika ibu menjalankan yoga dengan benar, olahraga ini dapat membantu tubuh menjadi lebih segar dan bugar. Selain itu, yoga juga dapat membantu mengendalikan stres dan mengurangi rasa gelisah. Bayangkan apa saja manfaat yang akan didapat anak jika mengenal olahraga yang satu ini sejak dini. Namun ingat, jangan bebankan tujuan pada anak yang dapat membuatnya stres. Biarkan dia menikmati waktunya dan biar dia belajar dari apa yang ia lihat.

2. Jalan-Jalan

Jika cuaca mendukung, sempatkanlah untuk mengajak anak jalan-jalan. Tak perlu ke tempat yang jauh, orang tua bisa membawa anak menikmati taman kota atau ke pusat perbelanjaan di dekat rumah. Kegiatan di luar rumah baik dilakukan sebagai relaksasi dan penyegar untuk anak.

Atau ibu bisa mengajaknya untuk berolahraga kecil, seperti berjalan, berlari atau bermaik basket di lapangan. Tak hanya membuta sehat, aktivitas fisik yang dilakukan bersama keluarga juga bisa menambah keharmonisan.

3. Belanja

Salah satu kegiatan yang patut dicoba bersama adalah berbelanja. Tak sekadar menghabiskan uanga, melibatkan anak dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari dapat membantunya belajar mengatur apa saja yang dibutuhkan dan apa yang harus dibeli.

Ajarkan anak untuk mengatur pengeluaran dan menghindari kebiasaan melakukan pemborosan dengan cara membeli barang yang tak diperlukan. Hal ini akan berguna untuk dia saat dewasa nanti.

4. Bersih-Bersih

Lewat kegiatan ini, ibu bisa mengajari anak lebih mandiri dan disiplin. Ibu bisa menerapkan tugas khusus untuk anak, seperti kewajiban merapikan tempat tidur sendiri dan menyapu kamar. Hal ini akan membuat anak belajar bertanggung jawab terhadap tugasnya.

Selain itu, membersihkan rumah juga memiliki manfaat bagi kesehatan, lho. Menurut penelitian, saat ibu bersih-bersih seisi rumah efeknya pada tubuh akan sama dengan  melakukan olahraga selama satu jam. Para ahli menyebut, membersihkan seisi rumah hingga ke sudut dapat membakar hingga 300 kalori dalam tubuh. Menyenangkan bukan?

5. Bermain

Orang tua bisa menemani anak melakukan aktivitas permainan seperti menyusun balok, puzzle dan lego. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan namun  juga bisa mempererat hubungan anak dengan orang tua.

Biasanya, orang tua yang tidak menjaga jarak dengan anak akan membuat mereka tidak sungkan untuk menyampaikan segala hal pada orang tua. Permainan semacam ini juga bermanfaat untuk mengasah otak dan mengembangkan kreativitas anak. Tentunya kehadiran orang tua akan semakin melengkapi proses ini.

Saat menghabiskan waktu bersama, orang tua juga bisa mencoba untuk menggali kondisi kesehatan anak. Tanyakan apakah belakangan ini mereka mengalami kesulitan dan rasa sakit yang tak diceritakan. Jika anak memiliki keluhan, ibu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter di Halodoc bisa dihubungi lewat Video/Voice Call dan Chat. Selain itu, ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan diantar ke rumah dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.