30 November 2017

Inilah yang Menyebabkan Kepuasan Seksual Menurun

Inilah yang Menyebabkan Kepuasan Seksual Menurun

Halodoc, Jakarta- Bagi pasangan yang telah lama menikah, ada banyak masalah yang mungkin pernah menghampiri kehidupan berumah tangga. Mulai dari perbedaan pendapat, rasa cemburu yang tak menentu, serta masalah seputar kehidupan seksual. Masalah yang paling sering terjadi adalah menurunnya gairah seksual.

Hal itu tentu bisa jadi berbahaya dan mengancam keharmonisan kamu dan pasangan. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan gairah menurun. Namun perlu diingat, hal itu tidak melulu terjadi karena masalah besar yang tidak bisa diatasi. Berikut beberapa alasan yang bisa menyebabkan gairah dan kepuasan seksual seseorang menurun.

  1. Olahraga

Sebuh survei yang dilakukan di Inggris menunjukkan bahwa kurang berolahraga atau tidak berolahraga sama sekali bisa memicu masalah kesuburan dan menurunkan gairah seksual. Selain itu, pola makan yang berantakan dan tidak sehat juga akan berdampak pada hal ini.

Hal itu membuat sejumlah ahli menyarankan pasangan yang tengah merasakan surutnya kehidupan seksual untuk rutin berolahraga. Kendati demikian, frekuensi berolahraga tetap harus diperhatikan. Artinya, meski penting bukan berarti kamu harus melakukannya secara berlebihan.

Sebab aktivitas fisik yang terlalu tunggu justru bisa menurunkan performa seksual pria maupun wanita. Hal ini terjadi karena terlalu banyak olahraga bisa menggangu kesuburan alami tubuh. Pada wanita, terlalu banyak berolahraga bisa menyebabkan lemak di tubuh turun secara drastis. Kondisi ini dapat mengganggu produksi estrogen dalam tubuh. Hormon ini adalah hormon seks pada wanita.

Hal lain yang terjadi adalah masa ovulasi wanita akan menjadi berantakan. Hal ini ditandai dengan haid atau menstruasi yang menjadi tidak teratur, tentunya hal ini pun akan menurunkan gairah seksual. Sementara pada pria, olahraga secara berlebihan dapat membuat motilitas sperma menjadi menurun. Selain itu, hal ini juga akan berpengaruh pada bentuk sperma yang akan menjadi kurang sempurna.

  1. Kurang tidur

Salah satu kebiasaan yang juga bisa menurunkan gairah seksual adalah kurang tidur di malam hari. Sejumlah penelitian menyebut bahwa wanita dan pria yang tidur kurang dari enam jam dalam sehari menjadi kurang berminat untuk melakukan aktivitas seksual. Hal ini berbanding lurus dengan penurunan hasrat seksual seseorang.

Salah satu yang terjadi saat seseorang kurang tidur adalah menurunnya kadar hormon estrogen yang berkaitan dengan seks. Selain itu, kurang tidur juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan psikis yang merupakan aspek penting untuk menunjang kepuasan seksual.

Selain itu, kurang tidur juga membuat seseorang menjadi rentan tertekan dan mengalami depresi. Saat seseorang depresi, maka gairah seksual pun akan ikut terganggu dan mengalami penurunan.

  1. Kurang zat besi

Ternyata penurunan kepuasan seksual seseorang juga berkaitan dengan pemenuhan zat gizi harian. Jika kamu atau pasangan kekurangan zat gizi tertentu, biasanya hal ini juga akan memengaruhi hubungan intim. Salah satunya adalah kekurangan zat besi.

Menurut seorang dokter dari London Barat, Radha Modgil, kekurangan zat besi benar-benar berkaitan dengan menurunnya kepuasan seksual. Hal ini karena kadar zat besi yang rendah menyebabkan berkurangnya kualitas aliran darah dan getah sehingga energi pun ikut menurun.

  1. Diabetes

Mengidap penyakit tertentu juga dapat menyebabkan kualitas hubungan pasangan menurun. Salah satunya penyakit diabetes. Hal ini karena diabetes berpotensi menyebabkan kerusakan saraf dan membuat seseorang kurang sensitif terhadap sentuhan.

Selain itu, sejumlah ahli menyebut bahwa sekitar 50 persen pria yang mengidap diabetes mengeluhkan masalah saat berhubungan intim. Umumnya mereka menderita disfungsi ereksi dan testosteron yang rendah.

Untuk mengetahui apa yang menyebabkan gairah seksual dalam hubungan menurun, lakukanlah pemeriksaan kesehatan secara rutin. Cari tahu apakah kamu atau pasangan mengalami hal-hal yang dapat menurunkan gairah seksual. Kamu bisa memulainya dengan membicarakan masalah yang dialami pada dokter di aplikasi Halodoc. Berbicara dengan dokter melalui Voice/Video Call dan Chat. Membeli produk kesehatan pun sangat mudah dengan Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang di Google Play atau App Store.