06 February 2018

Jangan Asal Garuk, Ini Bedanya Gatal Biasa & Diabetes

Jangan Asal Garuk, Ini Bedanya Gatal Biasa & Diabetes

Halodoc, Jakarta – Menggaruk adalah reaksi alami yang dilakukan siapapun saat merasa gatal di kulit.  Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kulit gatal, seperti penyakit kulit, bekas luka, dan tanda penyakit tertentu. Salah satu penyakit yang memiliki gejala berupa rasa gatal adalah diabetes.

Diabetes merupakan satu penyakit yang terjadi karena tingginya kadar gula dalam darah. Biasanya penyakit ini ditandai dengan rasa haus yang tak tertahankan, dibarengi dengan sering buang air kecil hingga rasa gatal hampir di sekujur tubuh.

Rasa gatal pada pengidap diabetes terjadi sebagai respon tubuh terhadap kadar gula darah yang melonjak. Tubuh berusaha untuk menghilangkan kelebihan glukasa dengan cara membuangnya lewat urin. Ini juga yang menyebabkan sering buang air kecil menjadi tanda diabetes. Sementara saat seseorang terlalu sering buang air kecil, tubuh mungkin akan kehilangan banyak cairan. Kondisi tersebut memicu kulit menjadi kering dan munculnya rasa gatal yang mengganggu.

Namun, gatal yang dirasakan kulit tidak melulu berarti diabetes. Gatal juga bukan satu-satunya gejala dari penyakit diabetes. Lantas bagaimana cara membedakan gatal yang disebabkan oleh diabetes atau gatal karena penyakit kulit?

Perbedaannya ada pada pemicu atau penyebab dari rasa gatal. Gatal karena penyakit biasanya terjadi karena adanya infeksi virus, jamur atau bakteri penyebab penyakit. Sementara gatal karena diabetes biasanya berasal dari pembuluh darah, sehingga terkadang rasa gatal bisa menyebabkan luka pada pengidap diabetes. Sayangnya, kedua kondisi tersebut sulit untuk dibedakan secara kasat mata.

Salah satu cara terbaik untuk menentukan gatal merupakan tanda diabetes atau bukan adalah dengan melakukan pemeriksaan darah. Dengan cara ini biasanya akan diketahui tingkat kadar gula dalam darah.

Kenali Diabetes Segera

Meski bukan gejala “tunggal” tapi ada baiknya untuk segera memeriksa kadar gula darah apabila mengalami rasa gatal yang tak kunjung hilang. Apalagi kalau kamu memiliki riwayat penyakit diabetes di keluarga. Pengecekan darah perlu segera dilakukan untuk mengambil tindakan paling cepat dan tepat untuk menghindari komplikasi.

Selain rasa gatal, biasanya diabetes juga ditandai dengan perubahan yang terjadi pada kulit. Seperti warna kulit yang menjadi lebih gelap, bersisik, bahkan kering dan pecah-pecah.

Perubahan warna kulit ini biasanya  terjadi karena adanya perubahan pigmen yang mengatur warna dan keadaan bagian kulit. Kadar insulin yang tinggi dapat mendorong pigmen yang kemudian menimbulkan bercak hitam pada kulit.

Intinya jika kamu merasakan gatal yang tak kunjung mereda segera lakukan pemeriksaan darah. Apalagi kalau rasa gatal tak juga hilang bahkan setelah mengoleskan pelembab atau obat luar untuk kulit. Biasanya akan diikuti pula dengan perubahan kondisi kesehatan kulit.

Saat seseorang telah dinyatakan memiliki penyakit diabetes, maka penting untuk lebih berhati-hati dalam menjaga diri, terutama dalam merawat kulit. Apalagi kalau ada bagian tubuh yang kemudian mengalami luka. Penting untuk benar-benar menjaga dan merawat luka tersebut, apalagi pada beberapa kasus diabetes, luka bisa berubah menjadi lebih berbahaya bahkan bisa menyebabkan pembusukan dan bagian tersebut mungkin harus dibuang.

Tak perlu sungkan untuk segera melakukan pemeriksaan jika merasa mengalami beberapa gejala yang dicurigai sebagai diabetes. Jika masih ragu, kamu bisa menyampaikan gejala awal ke dokter lewat aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi lewat Video/Voice Call dan Chat. Membeli obat dan produk kesehatan pun lebih mudah di Halodoc, pesanan akan diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Kamu pun bisa melakukan lab test lewat fitur Lab Service di Halodoc. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play.