• Home
  • /
  • Jangan Didiamkan, Ini Tanda Kutil Harus Dioperasi

Jangan Didiamkan, Ini Tanda Kutil Harus Dioperasi

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Jangan Didiamkan, Ini Tanda Kutil Harus Dioperasi

Halodoc, Jakarta - Pernah melihat munculnya benjolan kecil pada kulit yang kasar, berwarna pucat, dan terasa gatal saat disentuh? Bisa jadi ini adalah pertanda kamu mengalami kutil. Kondisi ini terjadi saat virus human papilloma virus (HPV) menginfeksi kulit. Akibatnya, kulit menghasilkan keratin lebih banyak dari yang seharusnya. Akibatnya, akan terbentuk tekstur kulit baru yang disebut kutil.

Faktanya, virus penyebab kutil bisa mudah menular apabila pengidapnya bersentuhan langsung dengan kulit orang lain yang sehat. Namun, kondisi ini dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga tidak semua orang langsung tertular. Kutil harus segera diatasi, semisal dengan menggunakan obat kutil atau tindakan pembedahan jika gejalanya yang semakin mengganggu.

Baca juga: Ternyata, Ini Penyebab Kutil Muncul di Kulit Bayi

Tanda Kutil Harus Dioperasi

Sebagian besar kutil bisa sembuh tanpa perawatan khusus. Namun, kondisi ini dapat berlangsung dari beberapa minggu hingga beberapa tahun, tergantung pada lokasi dan jumlah kutil.

Medical News Today mengatakan, kutil akan lebih cepat hilang jika dialami oleh anak-anak. Sepertiga anak diperkirakan memiliki kutil, tetapi penelitian telah menemukan bahwa 50 persennya hilang dalam setahun, dan 70 persen hilang setelah dua tahun.

Jika mereka tidak hilang, atau terjadi gejala lain yang mengganggu, kamu wajib untuk memeriksakannya ke rumah sakit. Nah, tanda bahwa kutil harus segera diberikan tindakan, antara lain: 

  • Kutil muncul kembali setelah sembuh;

  • Pertumbuhan kutil menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman; 

  • Kutil tumbuh di wajah;

  • Pertumbuhan kutil membuat pengidapnya malu, stres, atau bahkan sampai mengganggu aktivitas harian; 

  • Bentuk dan warna kutil berubah;

  • Diduga ada daging yang tumbuh;

  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah;

  • Kutil mengeluarkan darah.

Segeralah buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hanya ahli medis yang bisa diandalkan untuk memberikan obat kutil yang kamu alami.

Baca juga: Kutil di Leher Muncul karena Hormon atau Penyakit?

Obat untuk Kutil dan Tindakan Pengobatan

Terdapat perawatan kutil dirancang untuk melawan infeksi dan membersihkan kutil, antara lain:

  • Asam Salisilat. Kamu bisa menggunakan krim, gel, yang mengandung asam salisilat untuk atasi kutil. Namun, kamu harus melindungi kulit di sekitar kutil sebelum menerapkan perawatan ini karena asam salisilat dapat merusak kulit yang sehat. Oleskanlah petroleum jelly atau plester jagung pada kulit di sekitar kutil untuk melindunginya dari kerusakan. Perawatan biasanya diterapkan setiap hari selama sekitar 3 bulan. Jika kulit menjadi sakit, maka pengobatan harus dihentikan.

  • Cryotherapy. Tindakan ini memerlukan cairan pembeku, seperti nitrogen yang akan disemprotkan ke kutil untuk menghancurkan sel. Namun, perawatan ini harus dilakukan oleh profesional kesehatan. Jika kutil terlalu besar, dibutuhkan bius lokal sebelum melakukan tindakan. 

  • Kuret. Melalui metode ini, jaringan kulit dipotong menggunakan alat bedah, dan kemudian diangkat. Metode ini dinilai efektif dalam mengatasi kutil, akan tetapi ia dapat terasa menyakitkan dan meninggalkan bekas luka. 

  • Sinar Laser. Melalui metode ini, jaringan kutil akan dimatikan dengan cara membakar pembuluh darah di dalam kutil menggunakan sinar laser. Setelah jaringan mati, maka kutil akan lepas dengan sendirinya. 

  • Electrosurgery. Metode ini mirip dengan sinar laser. Namun dalam electrosurgery, jaringan kutil akan dibakar dan dikeringkan dengan muatan listrik yang disalurkan melalui ujung jarum.

Itulah informasi kesehatan yang bisa dipahami tentang perawatan kutil. Ingat, selalu lakukan tindakan medis yang sudah terjamin keamanannya. Jika ada pertanyaan, kamu bisa bertanya langsung dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. How to Treat a Wart.
Healthline. Diakses pada 2020. Warts.