Jangan Sembarangan, Ini Tips Pilih Takjil Sehat Saat Puasa

Jangan Sembarangan, Ini Tips Pilih Takjil Sehat Saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Takjil menjadi makanan pembuka yang wajib ada saat berbuka puasa. Tanpa mengonsumsi takjil, waktu berbuka mungkin akan terasa kurang. Para pedagang takjil pun ramai bermunculan di bulan puasa seiring dengan tingginya kebutuhan pembeli. Terdapat berbagai macam jenis takjil di Indonesia, mulai dari yang bercita rasa manis, seperti es cendol, timun suri, kue lapis sampai bercita rasa gurih, misalnya aneka gorengan.

Baca Juga: Cicip Takjil ala Timur Tengah untuk Berbuka Puasa

Saat membeli takjil, kita perlu memperhatikan kebersihan jajanan yang dibeli agar tidak mempengaruhi kesehatan. Jangan sampai kita mempertaruhkan kesehatan demi makanan yang tampak menarik dari luar dengan harga murah, tapi kebersihannya tidak terjamin. Nah, terdapat enam tips sederhana yang bisa kita lakukan untuk memastikan apakah takjil yang dijual terjamin kebersihannya dan aman dikonsumsi. Berikut tipsnya:

  1. Hindari Makanan dan Minuman yang Berwarna Mencolok

Pewarna makanan lazim digunakan agar penampilan makanan dan minuman menjadi lebih menarik. Bahan pewarna ini bisa berasal dari bahan alami (natural food color) atau bahan sintetis (synthetic food color). Pewarna alami memang lebih mahal ketimbang pewarna sintetis. Sebab, untuk menghasilkan tingkat warna tertentu, bahan yang dibutuhkan lebih banyak dibandingkan pewarna sintetis. Selain itu, warna yang dihasilkan oleh pewarna alami juga biasanya tidak seterang dan semenarik pewarna sintetis.

Mengonsumsi makanan yang mengandung pewarna sintetis, seperti rhodamin B, kuning metanil, magenta, dan kobalt asetat beresiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Kita mungkin akan sulit untuk mengetahui makanan dan minuman mana yang mengandung bahan berbahaya tersebut. Jadi, mulai sekarang lebih baik hindari makanan dan minuman yang berwarna mencolok demi keamanan dan kesehatan kita.

Baca Juga: Begini Cara Diet Cepat dan Sehat di Bulan Puasa

  1. Memperhatikan Bau, Rasa dan Tekstur

Ketiga hal ini perlu diperhatikan saat membeli makanan. Pasalnya, makanan dan minuman yang baunya terlalu menyengat, bercita rasa aneh, dan bertekstur kenyal adalah indikasi dari bahan-bahan kimia yang bercampur didalamnya.  Boraks dan formalin adalah bahan berbahaya yang paling sering ditemukan dalam makanan.

Tujuan penggunaan zat ini agar makanan tahan lama, bahkan sampai tiga hari. Pemanis buatan yang ada dalam makanan dan minuman juga perlu diwaspadai. Biasanya, makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan akan meninggalkan rasa pahit di tenggorokan.

  1. Jangan Mudah Tergiur dengan Harga Murah

Barang murah memang sangat menarik perhatian kita untuk membelinya. Namun, sebaiknya kita perlu logis dan bijak karena kesehatan kita menjadi taruhannya. Jika harga jauh lebih murah dari harga pasaran, tentunya kita perlu bertanya-tanya dan berpikir ulang, bahan apa yang terkandung di dalamnya, sehingga harganya bisa sangat miring?

  1. Perhatikan Bentuk Kemasan

Kemasan juga perlu diperhatikan saat akan membeli takjil. Pasti kamu sering melihat atau membeli makanan, contohnya gorengan yang dibungkus dengan plastik hitam. Kalau kamu sering membeli jajanan tersebut, sebaiknya mulai saat ini hindari ya.

Pasalnya, gorengan yang masih panas yang langsung dimasukkan ke plastik beresiko tercemar oleh tinta plastik dan panas gorengan akan bereaksi dengan bahan kimia dari plastik. Tentunya, ini berbahaya dan bisa mengancam kesehatan kamu. Kresek hitam juga berasal dari bahan-bahan daur ulang tidak diketahui asal mula penggunaannya. Nah, kalau kamu membeli makanan yang sudah bagus kemasannya, jangan lupa untuk mengecek tanggal kadaluarsanya ya.

Baca Juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Memilih Takjil

Jadi, mulai sekarang harus lebih aware ya saat membeli takjil. Tidak ada salahnya untuk memperhatikan secara detail takjil yang kamu beli agar kesehatan kamu tetap terjaga. Nah, biar enggak gampang sakit saat puasa, kamu juga perlu konsumsi vitamin biar daya tahan tubuh kamu semakin kuat.

Enggak perlu repot pergi ke apotek, sekarang beli vitamin bisa lewat aplikasi Halodoc dan pesanan akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!