03 November 2018

Jika Menemukan 5 Gejala DBD Ini, Segera Pergi ke Rumah Sakit

Jika Menemukan 5 Gejala DBD Ini, Segera Pergi ke Rumah Sakit

Halodoc, Jakarta – Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular akibat infeksi virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Virus ini menyebabkan kerusakan dan kebocoran pembuluh darah, serta menurunkan kadar trombosit atau sel keping darah. Jika tidak segera ditangani, DBD bisa menyebabkan kematian.

Gejala Demam Berdarah (DBD)

Gejala demam berdarah biasanya muncul 4 - 10 hari setelah terinfeksi virus dengue. Gejala ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menyebabkan komplikasi yang dapat bertambah parah. Lantas, apa saja gejala demam berdarah yang tidak boleh diabaikan?

1. Demam Tinggi Mendadak

Demam yang disebabkan oleh infeksi virus dengue terjadi secara mendadak dengan suhu lebih dari 40 derajat celcius. Demam ini bisa berlangsung selama 2 - 7 hari.

2. Nyeri pada Otot

Pengidap demam berdarah juga merasakan nyeri pada sendi, otot, dan tulang. Kondisi ini disertai dengan gejala lain, seperti tubuh menggigil dan berkeringat.

3. Sakit Kepala

Beberapa jam setelah demam, gejala demam berdarah yang muncul adalah sakit kepala parah, terutama di sekitar dahi. Sakit kepala yang muncul juga disertai dengan nyeri pada bagian belakang mata.

4. Mual dan Muntah

Pada beberapa kasus, pengidap demam berdarah akan mengalami masalah pencernaan yang ditandai dengan mual, muntah, serta perasaan tidak nyaman pada perut dan punggung. Gejala ini biasanya terjadi selama 2 - 4 hari.

5. Kelelahan

Kondisi ini terjadi akibat gejala yang dialami menurunkan nafsu makan pengidap demam berdarah, sehingga tubuhnya rentan mengalami kelelahan karena kurangnya asupan makanan dan sistem imun yang lemah.

Tiga Fase Demam Berdarah (DBD)

Berikut tiga fase demam berdarah yang perlu diketahui agar penanganannya dilakukan dengan segera:

1. Fase Demam

Demam adalah gejala awal demam berdarah. Pada fase ini, pengidap demam berdarah mengalami demam secara tiba-tiba hingga mencapai 40 derajat celcius selama 2 - 7 hari. Kondisi ini disertai dengan muka kemerahan, kulit memerah, nyeri seluruh tubuh, nyeri otot, dan sakit kepala. Pada beberapa kasus, fase ini disertai dengan nyeri dan infeksi tenggorokan, sakit di sekitar bola mata, mual, dan muntah.

2. Fase Kritis

Setelah melalui fase demam, pengidap demam berdarah mengalami fase kritis. Pengidap mungkin terlihat "sembuh" dan bisa melakukan aktivitas normal karena penurunan suhu tubuh. Namun di fase ini, trombosit pengidap demam berdarah menurun secara drastis dan menyebabkan perdarahan akibat kebocoran pembuluh darah. Indikasi dini kebocoran bisa terlihat saat pengidap demam berdarah muntah secara terus-menerus, mimisan, nyeri perut, dan mengalami pembengkakan pada organ hati.

3. Fase Penyembuhan

Ini adalah fase penyembuhan ketika trombosit perlahan naik dan normal kembali. Pada fase ini, kondisi tubuh pengidap demam berdarah akan membaik yang ditandai dengan peningkatan nafsu makan, penurunan gejala nyeri perut, dan fungsi diuretik yang membaik.

Itulah gejala demam berdarah yang tidak boleh dianggap sepele. Kalau kamu mengalami demam secara mendadak dengan suhu mencapai 40 derajat celcius, segera berbicara dengan dokter Halodoc untuk mencari tahu penyebab dan mendapat penanganan yang tepat. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui fitur Contact Doctor via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca Juga: