Benarkah Kehamilan Kosong Dapat Dicegah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Blighted ovum,  hamil kosong, kondisi kehamilan kosong

Halodoc, Jakarta - Tentu sedih rasanya ketika awalnya mengetahui hamil, tapi ternyata kehamilan yang dialami justru kosong (tidak ada janin di dalamnya). Kondisi ini dalam istilah kedokteran dikenal sebagai blighted ovum (kehamilan kosong). Biasanya, seseorang hanya akan mengalami satu kali kehamilan kosong. Namun, pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak dapat dicegah.

Hampir sebagian besar perempuan yang pernah mengalami kehamilan kosong, dapat tetap hamil dengan baik pada kehamilan selanjutnya. Namun, perlu menunggu 1-3 siklus menstruasi normal untuk merencanakan kehamilan kembali. Kamu dan pasangan dapat melakukan tes genetik jika terjadi keguguran berulang.

Baca juga: Kenali Kehamilan Kosong, Hamil Tapi Tidak Ada Janin di Rahim

Pada dasarnya, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kehamilan kosong ini terjadi. Salah satu faktornya adalah kualitas sel telur dan sel sperma yang kurang baik, sehingga hal ini membuat perkembangan janin menjadi kurang optimal. Dengan adanya kehamilan kosong, maka risiko keguguran dua kali berturut-turut dapat terjadi. Apalagi jika kondisi tersebut tidak mendapatkan penanganan yang baik.

Untuk mengatasi situasi ini, sebaiknya simak beberapa cara berikut ini:

  1. Jalani Pola Hidup Sehat

Salah satu cara menjaga kehamilan muda yang dapat kamu lakukan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Untuk memulai pola hidup sehat, kamu tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat. Kamu bisa memulainya dengan melakukan joging pada pagi dan sore hari. Kamu juga dapat melakukan senam hamil untuk membantu menjaga kesehatan kamu dan janin yang sedang dikandung.

  1. Penuhi Nutrisi Selama Masa Kehamilan

Salah satu faktor penyebab kehamilan kosong adalah nutrisi yang tidak terpenuhi dengan baik. Nutrisi ini sangat penting dalam perkembangan janin. Oleh karena itu, akan lebih baik untuk mencukupi nutrisi tubuh kamu selama tiga bulan sebelum merencanakan kehamilan. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan yang memiliki nutrisi yang cukup dan seimbang. Selain itu, makanan yang dipilih tentunya adalah makanan yang mengandung nutrisi yang mendukung kehamilan. Pemenuhan nutrisi ini akan tetap dilanjutkan saat memasuki masa kehamilan.

Baca juga: Janin Tidak Berkembang, Ini Ciri-Ciri Hamil Anggur

  1. Berdiskusi dengan Dokter

Sembari menjalani hidup sehat, diskusi dengan dokter juga perlu dilakukan. Dengan mendiskusikan kondisi kesahatanmu dengan dokter, maka kamu akan mendapatkan perawatan dan penanganan yang lebih baik, seperti kuret. Dokter juga mungkin akan menyarankan perawatan rahim lainnya untuk membantu menghindarkan kamu dari kehamilan kosong pada kehamilan selanjutnya. Selain dilakukannya proses kuret, janin yang tidak berkembang dalam kasus kehamilan kosong ini, dokter juga akan membantu melakukan diagnosis atas penyebab kehamilan kosong yang kamu alami.

Hal yang paling penting yang perlu kamu perhatikan adalah kualitas hidup dan kecukupan nutrisi selama masa kehamilan. Karena jika kedua hal itu tidak dipenuhi, tidak menutup kemungkinan akan terjadi berbagai masalah kehamilan lainnya.

Baca juga: Hal yang Terjadi pada Otak Saat Hamil

Kamu bisa lho, berdiskusi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat kamu terima dengan praktis dengan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!