07 December 2018

Kenali 4 Tanda Awal Penyakit Parkinson

Kenali 4 Tanda Awal Penyakit Parkinson

Halodoc, Jakarta – Parkinson merupakan jenis penyakit degenerasi sel saraf pada otak. Kondisi ini terjadi secara perlahan pada bagian tengah otak yang berfungsi untuk mengatur pergerakan tubuh. Hal itu yang kemudian menjadikan tremor atau gemetaran yang tidak terkontrol menjadi salah satu gejala yang khas dari penyakit ini.

Namun, tremor bukanlah satu-satunya gejala dari penyakit ini. Malahan, pada awalnya gejala dari penyakit ini mulanya justru sulit untuk dikenali. Pengidap penyakit parkinson awalnya cenderung mudah lelah, merasa lemah, ataupun merasa kaku di bagian tubuh tertentu. Tak hanya itu, gejala lain juga bisa muncul, yaitu gemetaran halus di salah satu tangan, bahkan saat sedang tidak melakukan aktivitas apapun.

Pada dasarnya, gejala yang muncul pada penyakit ini bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya, dan sering bersifat ringan sehingga sering terabaikan. Namun seiring berjalannya waktu, gejala bisa menjadi lebih parah. Terdapat gejala yang umum yang muncul sebagai tanda penyakit parkinson, di antaranya:

1. Tremor

Tremor adalah satu kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami gemetaran dan tidak bisa mengendalikan. Kondisi ini biasanya hanya muncul di satu bagian tubuh yang paling sering menyerang tangan dan jari-jari. Tremor atau gemetaran menjadi salah satu gejala utama dan cukup khas dari penyakit parkinson. Gemetaran ini biasanya terjadi saat bagian tubuh sedang beristirahat atau tidak melakukan aktivitas sama sekali.

2. Gerakan Melambat dan Hilangnya Reflek

Seiring berjalannya waktu, penyakit parkinson akan menyebabkan tubuh kehilangan koordinasi dalam mengatur gerakan tubuh. Alhasil, gerakan tubuh menjadi cenderung melambat, bahkan menjadi sulit untuk melakukan aktivitas yang sederhana sekalipun.

Orang yang mengalami penyakit parkinson juga secara perlahan akan kehilangan kemampuan melakukan gerakan yang bersifat reflek dan otomatis, misalnya mengedipkan mata atau mengayunkan tangan saat akan menangkap sebuah benda.

3. Gangguan Keseimbangan dan Perubahan Cara Bicara

Gejala penyakit parkinson yang semakin bertambah parah bisa menyebabkan pengidapnya mengalami gangguan keseimbangan. Dalam hal ini, pengidap parkinson memiliki risiko yang tinggi mengalami tiba-tiba jatuh saat sedang beraktivitas harian.

Selain itu, parkinson juga menyebabkan pengidapnya mengalami perubahan cara bicara. Kondisi ini bisa membuat seseorang jadi memiliki cara bicara yang lembut, lebih cepat, tidak jelas, hingga ragu dan kesulitan untuk berbicara.

4. Otot Terasa Kaku

Parkinson juga bisa menyebabkan pengidapnya mengalami kaku dan tegang di bagian otot besar serta otot kecil. Kondisi ini juga bisa menyebabkan seseorang kesulitan membuat ekspresi wajah. Tak hanya itu, otot yang kaku pun menyebabkan pergerakan tubuh menjadi sangat terbatas dan memicu rasa nyeri akibat kram otot.

Penyakit ini memengaruhi bagian kecil yang ada di otak tengah yang bernama substantia nigra. Bagian ini berfungsi untuk mengirim pesan ke berbagai saraf yang ada di tulang belakang, dan kemudian mengendalikan otot-otot pada tubuh.

Salah satu zat yang sangat berpengaruh dalam pengaturan gerak tubuh adalah dopamine. Nah, menurunnya kadar dopamine diduga menjadi penyebab munculnya tanda dan gejala dari penyakit parkinson. Hal ini kemudian juga berpengaruh dan menyebabkan aktivitas otak menjadi terganggu.

Cari tahu lebih lanjut seputar parkinson dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips hidup sehat dan rekomendasi beli obat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: