Kenali Perbedaan Introvert dan Gangguan Antisosial

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kenali Perbedaan Introvert dan Gangguan Antisosial

Halodoc, Jakarta - Seseorang yang suka menghabiskan waktu sendirian atau introvert apakah sudah pasti orang tersebut mengidap antisosial? Jawabannya mungkin ya dan mungkin juga tidak. Terdapat banyak kemungkinan yang dapat terjadi ketika seseorang menjadi introvert, setelah itu juga menjadi antisosial, atau introvert yang tidak antisosial, serta ekstrovert yang antisosial.

Walau begitu, terdapat perbedaan yang jelas antara seseorang yang introvert dengan orang yang mengidap kepribadian antisosial. Seseorang yang mengidap antisosial mungkin saja mengabaikan dan melanggar hak-hak orang lain. Selain itu, seseorang yang antisosial juga konsisten menghindari urusan orang lain.

Banyak orang secara keliru berpikir bahwa introvert dan anti sosial adalah suatu hal yang sama, padahal nyatanya hal tersebut berbeda. Lalu, hal apa saja yang dapat membuat kamu dapat membedakan antara introvert dengan antisosial? Berikut penjelasannya!

Apa itu introvert?

Introvert adalah orang-orang yang lebih suka menyendiri dibandingkan berada di dalam keramaian. Introvert memulihkan energi dengan menghabiskan waktu berkualitas dengan diri mereka sendiri dan  menghabiskan waktu dalam kelompok besar orang dapat menghabiskan tenaga dan terkadang membuat frustrasi. Introvert menemukan rangsangan luar menjadi tidak menyenangkan.

Baca Juga : Salahkah Menjadi Introvert? Ini 4 Hal Positifnya

Apa itu Antisosial?

Anti sosial merupakan sebuah gangguan kepribadian dimana terjadi penyimpangan perilaku dari norma-norma, yang terus dilakukan dari waktu ke waktu, dan mengarah pada perbuatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Orang dengan gangguan anti sosial sering mengabaikan dan melanggar hak orang lain, tidak memiliki empati atau rasa kasihan pada orang lain, tidak mawas diri, merasa lebih hebat dari orang lain, dan manipulatif.

Baca Juga : Sering Berinteraksi dengan Orang Bisa Bikin Introvert Kena Hangover

Perbedaan Introvert dan Antisosial

Kebanyakan orang percaya bahwa introvert sudah pasti antisosial atau semua orang antisosial adalah introvert. Padahal, kenyataannya tidak begitu. Introvert dan anti sosial adalah suatu hal yang berbeda.

Seseorang yang mengidap antisosial bisa introvert atau ekstrovert. Perbedaan nyata antara menjadi seorang introvert dan ekstrovert adalah ketika kamu seorang introvert merasa lelah ketika berinteraksi dengan orang-orang, dibandingkan dengan ekstrovert yang terpengaruh sangat sedikit.

Setelah terlalu banyak interaksi, energi introvert akan habis, sehingga membutuhkan lebih banyak waktu untuk diri sendiri. Ini tidak selalu berarti bahwa orang introvert tidak menyukai orang. Introvert mendapatkan energi dengan menjauh dari orang lain.

Seseorang yang antisosial cenderung sangat terampil secara sosial dan manipulatif dengan orang lain, bertentangan dengan apa yang diharapkan. Di sisi lain, menjadi tidak sosial berarti tidak ingin berbicara dengan orang lain. Kamu bisa menjadi ekstrovert atau introvert yang tidak sosial juga.

Tampaknya juga ada banyak kebingungan tentang kepercayaan dalam kaitannya dengan introvert dan ekstrovert. Menjadi seorang introvert tidak selalu berarti kamu kurang percaya diri, meskipun bisa jadi rata-rata orang introvert cenderung kurang percaya diri.

Pada intinya, introvert berarti seseorang menjadi lelah karena terlalu dekat dengan orang lain dibandingkan dengan para ekstrovert yang tampaknya mendapatkan energi darinya.

Baca Juga : 5 Bahaya Media Sosial bagi Kesehatan Mental

Itulah perbedaan antara introvert dengan antisosial. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!