halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Finesteride

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc
FinesterideFinesteride

DAFTAR ISI

  • Apa Itu Finesteride
  • Penyebab Kondisi yang Membutuhkan Finesteride
  • Faktor Risiko
  • Jenis Finesteride
  • Gejala yang Perlu Diwaspadai
  • Diagnosis Sebelum Penggunaan
  • Pengobatan dan Aturan Pakai
  • Komplikasi dan Efek Samping
  • Pencegahan Efek Samping
  • Tips Tambahan
  • Studi Terkait
  • Kapan Harus ke Dokter
  • FAQ

Apa Itu Finesteride

Secara medis, finesteride (atau finasteride) adalah obat resep golongan *5-alpha-reductase inhibitor* (5-ARI). Obat ini pada dasarnya dirancang khusus untuk mengobati masalah kesehatan pria, khususnya pembesaran kelenjar prostat jinak atau *Benign Prostatic Hyperplasia* (BPH) dan masalah kerontokan rambut pola pria (*androgenetic alopecia*).

Cara kerja obat ini cukup spesifik, yakni dengan menghambat enzim 5-alpha-reductase di dalam tubuh. Enzim ini bertugas mengubah hormon testosteron menjadi *dihydrotestosterone* (DHT). Kadar DHT yang terlalu tinggi di dalam tubuh pria dapat menyebabkan folikel rambut menyusut (menyebabkan kebotakan) dan merangsang pertumbuhan sel prostat secara berlebihan.

Dengan menekan produksi DHT, obat ini membantu mengecilkan ukuran prostat yang membesar, memperbaiki aliran urine, sekaligus merangsang pertumbuhan rambut kembali pada kasus kebotakan. Obat ini bukan untuk dikonsumsi oleh wanita maupun anak-anak, dan penggunaannya wajib berada di bawah pengawasan dokter spesialis.

Penyebab Kondisi yang Membutuhkan Finesteride

Penggunaan obat ini didasari oleh dua kondisi medis utama yang disebabkan oleh sensitivitas tubuh terhadap hormon *dihydrotestosterone* (DHT):
1. **Benign Prostatic Hyperplasia (BPH):** Seiring bertambahnya usia pria, perubahan keseimbangan hormon sering kali memicu produksi DHT secara berlebihan di area prostat, menyebabkan sel-sel prostat membelah dan membesar.
2. **Androgenetic Alopecia:** Kebotakan pola pria terjadi karena folikel rambut di kulit kepala sangat sensitif terhadap DHT. DHT menyebabkan siklus pertumbuhan rambut memendek dan membuat helaian rambut menjadi semakin tipis hingga akhirnya rontok permanen.

Faktor Risiko

Tidak semua orang aman menggunakan obat ini. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan potensi efek samping saat mengonsumsi obat ini antara lain:
* **Usia Lanjut:** Pria di atas usia 65 tahun mungkin membutuhkan penyesuaian dosis atau evaluasi lebih ketat terkait interaksi dengan obat lain.
* **Gangguan Fungsi Hati:** Mengingat obat ini dimetabolisme secara ekstensif di organ hati (liver), pasien dengan penyakit hati berat berisiko mengalami penumpukan zat aktif di dalam darah.
* **Paparan pada Wanita Hamil:** Wanita yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan dilarang keras menyentuh tablet yang hancur karena zat aktifnya dapat terserap kulit dan menyebabkan kecacatan organ kelamin pada janin laki-laki.

Jenis Finesteride

Di pasaran medis, obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral dengan dua jenis dosis yang memiliki indikasi berbeda:
* **Dosis 1 mg:** Digunakan secara khusus untuk mengobati kebotakan pola pria (alopecia androgenik).
* **Dosis 5 mg:** Digunakan secara khusus untuk menangani pembesaran prostat jinak (BPH), sering kali dikombinasikan dengan obat golongan penghambat alfa (*alpha-blocker*) seperti tamsulosin.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsi Obat Ini
  1. Selalu minum tablet dalam keadaan utuh, jangan digerus, dibelah, atau dikunyah.
  2. Konsumsi pada jam yang sama setiap hari agar kadar obat dalam darah tetap stabil.
  3. Obat ini membutuhkan waktu 3 hingga 6 bulan pemakaian rutin sebelum hasil perbaikan terlihat.

Gejala yang Membutuhkan Evaluasi

Seseorang mungkin akan diresepkan obat ini jika mengalami gejala-gejala klinis berikut:
* **Pada BPH:** Kesulitan untuk mulai buang air kecil, aliran urine yang lemah, merasa kandung kemih tidak kosong sepenuhnya, dan sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil (nokturia).
* **Pada Kebotakan:** Garis rambut yang semakin mundur (menjauhi dahi) dan penipisan rambut yang signifikan di bagian ubun-ubun kepala.

Diagnosis Sebelum Penggunaan

Sebelum meresepkan finesteride, dokter perlu memastikan diagnosis dengan melakukan serangkaian pemeriksaan:
* **Pemeriksaan Colok Dubur (DRE):** Untuk merasakan ukuran, bentuk, dan konsistensi kelenjar prostat.
* **Tes Darah PSA (Prostate-Specific Antigen):** Mengevaluasi kadar protein prostat di dalam darah untuk menyingkirkan kemungkinan kanker prostat.
* **Uroflowmetry:** Mengukur kecepatan dan jumlah aliran urine.

Pengobatan dan Aturan Pakai

Pengobatan dengan obat ini bersifat jangka panjang. Jika pengobatan dihentikan, prostat akan kembali membesar dalam beberapa bulan, atau rambut yang baru tumbuh akan kembali rontok dalam waktu 9-12 bulan. Obat dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Pasien dianjurkan untuk mengikuti instruksi dokter dengan ketat dan tidak menambahkan atau mengurangi dosis secara mandiri demi mencegah toksisitas.

Komplikasi dan Efek Samping

Seperti obat medis lainnya, penggunaannya berpotensi memicu komplikasi atau efek samping, meskipun tidak semua pria mengalaminya. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi:
* Penurunan gairah seksual (libido).
* Kesulitan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi).
* Penurunan volume air mani saat ejakulasi.
* Pembengkakan atau rasa nyeri pada area payudara pria (ginekomastia).
* Gangguan suasana hati seperti gejala depresi.

Pencegahan Efek Samping

Untuk meminimalisasi risiko efek samping, pasien disarankan untuk rutin berkonsultasi dengan dokter selama pengobatan. Segera laporkan jika terdapat perubahan psikologis atau benjolan pada payudara. Hindari donor darah selama menggunakan obat ini dan hingga setidaknya satu bulan setelah berhenti, guna mencegah darah ditransfusikan kepada wanita hamil.

Tips Tambahan

Selain menggunakan terapi medis, kamu juga dapat mendukung kesehatan prostat dan pertumbuhan rambut melalui pendekatan alami:
* Konsumsi makanan kaya zinc dan likopen (seperti tomat matang, semangka, dan biji labu).
* Kelola stres dengan baik, karena stres dapat memperburuk kerontokan rambut.
* Batasi asupan kafein dan alkohol, terutama pada malam hari jika kamu memiliki masalah sering buang air kecil akibat prostat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami efek samping yang mengkhawatirkan setelah mengonsumsi obat ini, seperti depresi berat, benjolan dan nyeri pada payudara, keluarnya cairan dari puting, atau masalah disfungsi ereksi yang menetap, segera hentikan konsumsi obat dan periksakan diri. Konsultasikan kondisi tersebut lebih lanjut dengan [Dokter Spesialis Urologi](https://halodoc.onelink.me/cQvV/a9g2kn56) di Halodoc untuk mendapatkan penyesuaian dosis atau rekomendasi terapi alternatif yang lebih aman bagi tubuhmu.

Studi Terkait

Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Urology and Andrology pada tahun 2026 menegaskan bahwa penggunaan terapi 5-alpha-reductase inhibitor dalam jangka panjang terbukti secara signifikan menurunkan risiko retensi urine akut pada pasien BPH hingga 60%. Studi tersebut juga mencatat perlunya pemantauan kadar PSA secara berkala, mengingat obat ini secara artifisial dapat menurunkan angka PSA dalam darah hingga 50%, yang berpotensi menutupi deteksi dini kanker prostat jika tidak dikalibrasi oleh dokter.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 
  • Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

    Referensi

    • PubMed. Diakses pada 2026. Long-Term Efficacy and Safety of 5-Alpha-Reductase Inhibitors in Men with Benign Prostatic Hyperplasia.
    • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Finasteride (Oral Route) – Description and Brand Names.
    • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on the Pharmacological Management of Prostate Disorders.
    • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Pembesaran Prostat Jinak.

    FAQ

    1. Apakah obat ini aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang?
    Ya, obat ini umumnya aman dikonsumsi jangka panjang di bawah pengawasan medis. Penggunaan berkelanjutan diperlukan untuk mempertahankan efek penyusutan prostat maupun pertumbuhan rambut, karena efek obat akan hilang jika penggunaannya dihentikan.

    2. Apakah obat ini menyebabkan impotensi permanen?
    Efek samping seperti disfungsi ereksi dan penurunan libido bisa terjadi, namun persentasenya relatif kecil. Pada sebagian besar kasus, keluhan seksual ini akan membaik dengan sendirinya atau setelah konsumsi obat dihentikan, meski pada sebagian kecil pria butuh waktu lebih lama untuk pulih.

    3. Kapan saya bisa melihat hasil dari pengobatan ini?
    Bagi penderita pembesaran prostat maupun kerontokan rambut, hasil pengobatan umumnya baru akan terlihat secara signifikan setelah 3 hingga 6 bulan penggunaan rutin setiap hari.

    4. Bolehkah wanita menggunakan obat ini untuk rambut rontok?
    Tidak. Obat ini tidak disetujui penggunaannya untuk wanita, khususnya bagi wanita hamil atau yang merencanakan kehamilan, karena paparan zat aktifnya berisiko sangat tinggi menyebabkan cacat bawaan pada alat kelamin janin laki-laki.

    Topik Terkini

    Lihat Semua
    halodoc-banner
    Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

    Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

    Homecare icon

    Homecare

    Asuransiku icon

    Asuransiku

    Haloskin icon

    Haloskin

    Halofit icon

    Halofit

    Download app banner
    messagehelp@halodoc.com
    local_phone021-5095-9900

    BANTUAN & PANDUAN

    • Pusat Bantuan
    • Syarat & Ketentuan
    • Pemberitahuan Privasi

    HALODOC

    • Tentang Kami
    • Board of Medical Excellence
    • Halodoc Editorial Board
    • Research & Insights
    • Berita Halodoc
    • Blog Halodoc Tech
    • Kamus Kesehatan
    • Rekomendasi Halodoc
    • Promo Hari ini
    • Donasi dengan Halodoc

    KARIR & KOLABORASI

    • Karir
    • Halodoc for Business
    • Gabung di Tim Medis Kami
    • Halodoc Academy
    • Halodoc Affiliate Program
    • Program Bug Bounty

    Keamanan & privasi

    BSI Security Certification
    BSI Privacy Certification
    Legit Script Certification
    Health Ministry Logo

    © 2016-2025, PT Media Dokter Investama and Affiliates. All rights reserved.