
DAFTAR ISI
- Apa Itu Fleet Enema?
- Manfaat Fleet Enema
- Dosis dan Cara Penggunaan Fleet Enema
- Efek Samping Fleet Enema
- Kontraindikasi Fleet Enema
- Interaksi Obat
- Peringatan dan Perhatian
- Tips Menggunakan Fleet Enema dengan Aman
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Apa Itu Fleet Enema?
Fleet Enema adalah obat pencahar yang digunakan untuk mengatasi sembelit sementara dan membersihkan usus sebelum prosedur medis tertentu, seperti kolonoskopi.
Obat ini bekerja dengan cara memasukkan cairan ke dalam rektum untuk merangsang buang air besar.
Fleet Enema mengandung natrium fosfat (sodium phosphate), yakni kombinasi monobasic sodium phosphate dan dibasic sodium phosphate.
Kedua senyawa ini bekerja secara osmotik, yaitu dengan menarik air ke dalam usus besar. Proses ini meningkatkan tekanan dalam rektum, sehingga merangsang kontraksi otot usus dan mendorong feses keluar lebih cepat.
Manfaat Fleet Enema
Fleet Enema biasanya digunakan dalam situasi tertentu yang membutuhkan pengosongan usus dengan cepat. Beberapa kegunaannya antara lain:
- Mengatasi sembelit akut atau sementara, terutama jika pengobatan oral tidak efektif.
- Persiapan kolonoskopi, sigmoidoskopi, atau prosedur radiologi lain yang membutuhkan usus kosong.
- Persiapan sebelum operasi, terutama operasi di saluran cerna bagian bawah.
- Mengosongkan rektum untuk pemeriksaan dubur atau medis lainnya.
Dosis dan Cara Penggunaan Fleet Enema
Berikut dosis dan cara penggunaan Fleet Enema:
Dosis Umum
- Dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas: 1 botol (118 ml), sekali pakai.
- Anak usia 2–11 tahun: Gunakan produk khusus anak-anak dan konsultasikan dulu ke dokter.
Nah, berikut Ini Dokter yang Bisa Bantu Atasi Gangguan Pencernaan untuk kamu hubungi.
Petunjuk Penggunaan
- Cuci tangan sebelum dan sesudah penggunaan.
- Berbaring menyamping (miring ke kiri), tekuk lutut kanan ke arah dada.
- Lepas penutup botol, dan masukkan ujung aplikator ke dalam rektum dengan hati-hati.
- Tekan botol hingga semua cairan masuk.
- Cabut aplikator perlahan dan tetap dalam posisi berbaring selama beberapa menit.
- Usahakan menahan cairan sekitar 2–5 menit agar obat bekerja optimal, sebelum buang air besar.
Efek Samping Fleet Enema
Beberapa efek samping ringan yang dapat terjadi setelah penggunaan Fleet Enema meliputi:
- Kram perut
- Mual atau rasa tidak nyaman di perut
- Kembung
- Rasa terbakar atau iritasi ringan di rektum
Efek samping serius namun jarang terjadi:
- Dehidrasi
- Ketidakseimbangan elektrolit, seperti hipernatremia atau hiperfosfatemia
- Nefropati fosfat akut (kerusakan ginjal yang serius, terutama pada pasien dengan gangguan ginjal)
Segera hentikan pemakaian dan cari pertolongan medis jika mengalami:
- Pusing berat atau lemas
- Detak jantung tidak teratur
- Urin menjadi sangat sedikit atau tidak keluar
- Nyeri otot atau kram yang parah
Kontraindikasi Fleet Enema
Penggunaan Fleet Enema tidak disarankan pada kondisi-kondisi berikut:
- Obstruksi usus (sumbatan usus).
- Apendisitis aktif (radang usus buntu).
- Perdarahan rektum yang belum diketahui penyebabnya.
- Penyakit ginjal sedang hingga berat, karena risiko gangguan elektrolit dan kerusakan ginjal meningkat.
- Alergi terhadap kandungan natrium fosfat atau komponen lain dalam obat ini.
- Retensi natrium (kondisi kelebihan natrium dalam tubuh).
- Hiperkalsemia atau hiperfosfatemia (kelebihan kalsium atau fosfat dalam darah).
Interaksi Obat
Fleet Enema dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat dan memengaruhi keseimbangan cairan serta elektrolit tubuh. Jenis obat yang perlu diwaspadai meliputi:
- Diuretik, seperti furosemide atau hydrochlorothiazide, yang meningkatkan risiko dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.
- Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen atau naproxen, karena dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal.
- ACE Inhibitor dan ARB, yang bisa memengaruhi keseimbangan natrium dan fosfat dalam tubuh.
- Obat-obatan yang mengandung magnesium, kalium, atau fosfat, yang dapat memperburuk ketidakseimbangan elektrolit.
- Obat pencahar lain, jika digunakan bersamaan, bisa meningkatkan efek pencahar secara berlebihan.
Peringatan dan Perhatian
Penggunaan Fleet Enema perlu memperhatikan hal-hal berikut agar aman:
- Jangan digunakan lebih dari sekali dalam 24 jam, kecuali atas petunjuk dokter.
- Tidak untuk penggunaan rutin. Penggunaan berulang bisa menyebabkan ketergantungan atau gangguan keseimbangan elektrolit.
- Gunakan dengan hati-hati pada anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan ginjal.
- Pastikan tubuh tetap terhidrasi, karena penggunaan enema dapat menyebabkan kehilangan cairan.
- Hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter jika tidak buang air besar dalam waktu 30 menit setelah penggunaan.
Simak juga informasi lain seputar Gangguan Pencernaan – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya berikut ini.
Tips Menggunakan Fleet Enema dengan Aman
Agar penggunaan Fleet Enema efektif dan minim risiko, ikuti beberapa tips berikut:
- Baca dan ikuti petunjuk pada label atau kemasan dengan saksama sebelum digunakan.
- Gunakan hanya sesuai dosis yang dianjurkan, jangan melebihi atau mengulangi dosis tanpa izin dokter.
- Perhatikan waktu penggunaan. idealnya digunakan saat kamu bisa mengakses toilet dalam waktu 30 menit ke depan.
- Hindari penggunaan bersamaan dengan pencahar oral, kecuali diresepkan dokter.
- Konsultasikan lebih dulu jika kamu sedang hamil, menyusui, atau punya penyakit kronis seperti diabetes, gagal jantung, atau hipertensi.
- Minum cukup air sebelum dan sesudah menggunakan Fleet Enema untuk membantu mencegah dehidrasi.
Pahami lebih lanjut tentang Apa Itu Konstipasi (Sembelit)? Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya berikut ini.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala-gejala berikut setelah menggunakan Fleet Enema:
- Nyeri perut yang parah.
- Perdarahan rektum.
- Pusing atau lemas.
- Tidak buang air besar setelah menggunakan enema.
Kesimpulan
Fleet Enema adalah pencahar rektal yang efektif untuk mengatasi sembelit sesekali. Penting untuk menggunakan Fleet Enema dengan benar dan sesuai anjuran dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Jika mengalami masalah pencernaan yang berkelanjutan, segera hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Halodoc menyediakan layanan konsultasi dokter online yang mudah dan terpercaya.


