Hernia Diafragmatika

Pengertian Hernia Diafragmatika

Hernia diafragmatika adalah cacat kongenital yang terdapat sebuah lubang pada otot diafragma (otot yang membatasi rongga dada dan rongga perut). Lubang pada otot diafragma memberikan kesempatan organ-organ pada rongga perut seperti usus dapat naik masuk ke rongga dada. Adanya organ yang memasuki rongga dada ini disebut hernia.

 

Gejala Hernia Diafragmatika

Masalah pernapasan yang berat dapat terjadi segera setelah bayi lahir. Hal ini disebabkan karena adanya organ pencernaan yang masuk mendesak pada rongga dada.

Organ tersebut dapat menghalangi paru-paru untuk berkembang. Beberapa gejala lainnya dapat timbul sebagai berikut:

    • Kebiruan pada kulit karena kekurangan oksigen.
    • Denyut jantung yang cepat.
    • Laju pernapasan yang cepat.

 

Penyebab Hernia Diafragmatika

Penyebab pasti dari hernia diafragmatika sampai saat ini masih belum diketahui, peneliti meyakini bahwa hernia diafragmatika disebabkan oleh kelainan gen.

 

Faktor Risiko Hernia Diafragmatika

Kelainan genetik sampai saat ini diketahui sebagai faktor yang berperan paling penting dalam kejadian hernia diafragmatika.

 

Diagnosis Hernia Diafragmatika

Diagnosis hernia diafragmatika dapat dilakukan dengan uji penapisan sebelum persalinan untuk melihat ada tidaknya kelainan genetik pada bayi. Dokter dapat melakukan diagnosis hernia diafragmatika sebelum persalinan dengan menggunakan pencitraan USG saat kehamilan.

 

Pencegahan Hernia Diafragmatika

Tidak diketahui pencegahan spesifik untuk mencegah hernia diafragmatika. Keluarga dengan riwayat hernia diafragmatika disarankan untuk mendapatkan konseling genetik sebelum merencanakan kehamilan.

 

Pengobatan Hernia Diafragmatika

Tindakan bedah untuk hernia diafragmatika dibutuhkan segera setelah bayi lahir. Hal ini karena organ-organ pencernaan yang masuk ke rongga dada dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan yang berbahaya bagi bayi.

Setelah tindakan operasi, bayi masih membutuhkan bantuan dalam bernafas sampai sistem pernapasan bayi kembali normal dan paru-paru berkembang sempurna.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera datangi Unit Gawat Darurat jika bayi mengalami kesulitan bernapas dan peningkatan laju jantung. Pembedahan darurat diperlukan segera jika diketahui terdapat hernia diafragmatika. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit sesuai domisili di sini.