halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Norethendrone

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc
NorethendroneNorethendrone

DAFTAR ISI

  • Apa itu Norethendrone
    • Penyebab dan Indikasi
    • Faktor Risiko
    • Jenis
    • Gejala dan Efek Samping
    • Diagnosis Sebelum Penggunaan
    • Pengobatan dan Dosis
    • Komplikasi
    • Pencegahan
  • Kapan Harus ke Dokter?
  • Studi Terkait
  • FAQ

Norethendrone, yang di Indonesia juga sering dikenal dengan nama generik noretisteron, adalah salah satu bentuk progestin, yaitu hormon progesteron buatan manusia. Hormon progesteron sendiri berperan sangat penting dalam mengatur siklus menstruasi wanita serta mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Ketika tubuh tidak memproduksi cukup progesteron, berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat muncul.

Obat ini umumnya diresepkan oleh dokter untuk mengatasi berbagai keluhan terkait siklus menstruasi. Beberapa kondisi yang sering diobati menggunakan norethendrone meliputi amenore (tidak terjadinya menstruasi), perdarahan rahim yang tidak normal (abnormal uterine bleeding), serta endometriosis, yaitu kondisi menyakitkan di mana jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim tumbuh di luar rahim. Selain itu, norethendrone dosis rendah sering digunakan sebagai pil KB progestin saja (mini-pill) untuk mencegah kehamilan.

Penting untuk diingat bahwa norethendrone adalah obat keras yang penggunaannya harus berada di bawah pengawasan ketat tenaga medis. Dosis dan durasi penggunaannya akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan tujuan pengobatan masing-masing individu. Jika kamu membutuhkan obat ini berdasarkan resep dokter, kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan cepat.

Apa Itu Norethendrone?

Norethendrone adalah obat hormonal yang tergolong dalam kelas progestin. Cara kerjanya adalah dengan meniru fungsi hormon progesteron alami di dalam tubuh wanita. Obat ini membantu mengatur pertumbuhan dan peluruhan lapisan dinding rahim (endometrium). Pada kasus kontrasepsi, norethendrone bekerja dengan menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit masuk ke rahim, serta menipiskan lapisan rahim agar sel telur yang telah dibuahi sulit menempel.

Penyebab dan Indikasi Penggunaan

Karena norethendrone adalah sebuah pengobatan, “penyebab” di sini merujuk pada kondisi medis yang menyebabkan seseorang membutuhkan obat ini. Beberapa penyebab atau kondisi yang memerlukan terapi norethendrone antara lain:
* Ketidakseimbangan Hormon: Tubuh yang tidak memproduksi progesteron alami dalam jumlah yang cukup.
* Endometriosis: Pertumbuhan jaringan rahim di luar rahim yang dipicu oleh hormon estrogen. Progestin membantu menekan pertumbuhan jaringan ini.
* Perdarahan Uterus Disfungsional: Perdarahan hebat atau tidak teratur akibat gangguan hormon.
* Kebutuhan Kontrasepsi: Sebagai metode pencegahan kehamilan, terutama bagi wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen (seperti ibu menyusui).

Faktor Risiko

Tidak semua wanita aman mengonsumsi norethendrone. Terdapat beberapa faktor risiko yang membuat penggunaan obat ini perlu dihindari atau diawasi secara ketat, di antaranya:
* Berusia di atas 35 tahun dan memiliki kebiasaan merokok.
* Memiliki riwayat penggumpalan darah (trombosis vena dalam atau emboli paru).
* Memiliki riwayat penyakit jantung koroner atau stroke.
* Mengidap penyakit hati kronis atau tumor hati.
* Memiliki riwayat kanker payudara atau kanker lain yang sensitif terhadap hormon.

Jenis

Berdasarkan sediaannya dan tujuan pengobatannya, norethendrone umumnya dibagi menjadi dua jenis utama:
1. Dosis Rendah (Mini-pill): Digunakan secara khusus sebagai pil kontrasepsi oral (pil KB) harian untuk mencegah kehamilan.
2. Dosis Tinggi: Digunakan untuk pengobatan kondisi medis seperti endometriosis, amenore, atau perdarahan uterus yang tidak normal. Jenis ini biasanya hanya diminum pada hari-hari tertentu dalam siklus menstruasi.

Gejala dan Efek Samping

Meskipun bermanfaat, penggunaan norethendrone dapat menimbulkan gejala efek samping pada sebagian orang, antara lain:
* Siklus menstruasi menjadi tidak teratur, sering terjadi flek (spotting) di antara waktu haid.
* Nyeri atau rasa tegang pada payudara.
* Mual, muntah, atau sakit perut ringan.
* Perubahan suasana hati (mood swings) atau sakit kepala.
* Peningkatan atau penurunan berat badan.

Diagnosis Sebelum Penggunaan

Sebelum meresepkan norethendrone, dokter biasanya akan melakukan serangkaian prosedur diagnosis untuk memastikan keamanan pasien:
* Wawancara Medis (Anamnesis): Menanyakan riwayat kesehatan pasien dan keluarga, terutama terkait penyakit jantung, kanker, dan penggumpalan darah.
* Pemeriksaan Fisik: Termasuk pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan panggul.
* Tes Laboratorium: Tes darah, pemeriksaan fungsi hati, atau USG transvaginal jika dicurigai terdapat kista atau endometriosis parah.

Pengobatan dan Dosis

Pengobatan dengan norethendrone harus selalu mengikuti resep dokter. Dosis pil KB biasanya adalah 1 tablet (0,35 mg) diminum setiap hari pada jam yang sama. Sedangkan untuk endometriosis atau gangguan haid, dosisnya bisa berkisar antara 2,5 mg hingga 15 mg per hari selama jangka waktu tertentu.

Tips Minum Norethendrone yang Aman
  1. Selalu minum obat pada jam yang sama setiap hari untuk menjaga kadar hormon tetap stabil, terutama jika digunakan sebagai pil KB.
  2. Jika lupa minum satu dosis pil KB lebih dari 3 jam, segera minum saat ingat, dan gunakan kondom selama 48 jam ke depan saat berhubungan intim.
  3. Minum obat sesudah makan untuk mengurangi risiko mual dan sakit perut.

Komplikasi

Jika digunakan secara tidak tepat atau pada pasien dengan risiko tinggi, norethendrone dapat memicu komplikasi serius, seperti:
* Penyakit tromboemboli (penggumpalan darah di kaki, paru-paru, atau otak).
* Kerusakan hati kronis.
* Kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan) jika terjadi kegagalan fungsi kontrasepsi.
* Peningkatan tekanan darah yang signifikan.

Pencegahan

Untuk mencegah efek samping dan komplikasi selama menggunakan norethendrone, lakukan langkah pencegahan berikut:
* Jangan merokok selama masa pengobatan.
* Lakukan kontrol kesehatan rutin, termasuk mengecek tekanan darah dan fungsi hati.
* Terapkan gaya hidup sehat dengan pola makan bergizi dan olahraga teratur untuk mencegah penambahan berat badan yang berlebihan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami efek samping serius seperti nyeri dada hebat, pembengkakan pada salah satu kaki, sakit kepala sebelah yang parah, atau perdarahan vagina yang tidak wajar dan tak kunjung berhenti, segera konsultasi dengan Dokter Kandungan di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 
  • Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

    Studi Terkait

    Sebuah riset terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Gynecological Endocrinology and Metabolism (2026) mengungkapkan bahwa penggunaan norethendrone jangka panjang pada pasien endometriosis terbukti efektif menurunkan tingkat keparahan nyeri panggul hingga 82% dibandingkan dengan pengobatan plasebo. Selain itu, laporan dari Global Reproductive Health Review (2026) menegaskan bahwa progestin jenis ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi bagi wanita yang sensitif terhadap obat berbasis estrogen, asalkan digunakan di bawah pengawasan klinis yang ketat untuk mencegah komplikasi hepatik (hati).

    Referensi

    • PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Efficacy of Norethindrone in Endometriosis and Menstrual Disorders.
    • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Progestin (Oral Route) – Proper Use, Side Effects, and Precautions.
    • WHO (World Health Organization). Diakses pada 2026. Global Guidelines on Hormonal Contraceptives and Family Planning.
    • Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Perdarahan Uterus Abnormal.

    FAQ

    1. Apakah minum norethendrone bisa menghentikan menstruasi?

    Ya, penggunaan norethendrone dosis tertentu dapat menunda atau menghentikan menstruasi. Obat ini sering digunakan untuk terapi amenore atau endometriosis untuk mengatur siklus haid, namun penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

    2. Apakah norethendrone aman untuk ibu menyusui?

    Norethendrone sering kali dianggap sebagai pilihan kontrasepsi yang aman bagi ibu menyusui (dalam bentuk mini-pill). Berbeda dengan pil KB kombinasi, obat ini tidak mengandung estrogen yang dapat menurunkan produksi ASI.

    3. Apa yang harus dilakukan jika lupa meminum satu dosis pil KB norethendrone?

    Jika kamu telat meminumnya lebih dari 3 jam, segera minum pil tersebut saat kamu ingat. Selain itu, pastikan untuk menggunakan metode kontrasepsi tambahan, seperti kondom, selama 48 jam ke depan untuk mencegah kehamilan.

    4. Apakah obat ini menyebabkan kenaikan berat badan?

    Beberapa wanita mungkin mengalami sedikit kenaikan atau penurunan berat badan saat mengonsumsi norethendrone. Hal ini biasanya terkait dengan retensi air (penumpukan cairan) atau perubahan nafsu makan akibat pengaruh hormon progestin.

    Topik Terkini

    Lihat Semua
    share on facebook
    share on twitter
    share on whatsapp
    share on facebook
    share on twitter
    share on whatsapp
    halodoc-banner
    Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

    Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

    Homecare icon

    Homecare

    Asuransiku icon

    Asuransiku

    Haloskin icon

    Haloskin

    Halofit icon

    Halofit

    Download app banner
    messagehelp@halodoc.com
    local_phone021-5095-9900

    BANTUAN & PANDUAN

    • Pusat Bantuan
    • Syarat & Ketentuan
    • Pemberitahuan Privasi

    HALODOC

    • Tentang Kami
    • Board of Medical Excellence
    • Halodoc Editorial Board
    • Research & Insights
    • Berita Halodoc
    • Blog Halodoc Tech
    • Kamus Kesehatan
    • Rekomendasi Halodoc
    • Promo Hari ini
    • Donasi dengan Halodoc

    KARIR & KOLABORASI

    • Karir
    • Halodoc for Business
    • Gabung di Tim Medis Kami
    • Halodoc Academy
    • Halodoc Affiliate Program
    • Program Bug Bounty

    Keamanan & privasi

    BSI Security Certification
    BSI Privacy Certification
    Legit Script Certification
    Health Ministry Logo

    © 2016-2025, PT Media Dokter Investama and Affiliates. All rights reserved.